Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Lawu Dipadamkan, Polisi Dalami Penyebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memadamkan kebakaran lahan di lereng Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran semak dan lahan terjadi di kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di Petak 73, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026). Api muncul di sejumlah titik di bawah tegakan pohon pinus, namun berhasil dipadamkan sebelum meluas.

Penanganan dilakukan secara cepat oleh personel Polsek Plaosan bersama Perhutani, TNI dan masyarakat. Petugas menggunakan metode manual dengan cara gepyok serta penyemprotan air untuk mengendalikan kobaran api.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB ketika Bhabinkamtibmas bersama petugas Perhutani melakukan patroli di kawasan hutan di sebelah utara kawasan LGF Sarangan. Saat menyusuri kawasan tersebut, petugas menemukan beberapa titik api yang membakar semak-semak dan lahan di sekitar tegakan pinus.

Karena lokasi berada di kawasan hutan dengan vegetasi yang mudah terbakar, petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke area yang lebih luas.

Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno, yang memimpin proses pemadaman mengatakan, kecepatan penanganan menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran berkembang.

“Begitu mendapatkan informasi adanya beberapa titik api, kami bersama Perhutani, TNI dan masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman. Api saat itu belum terlalu besar sehingga dengan penanganan bersama secara cepat, kebakaran dapat segera dikendalikan dan dipadamkan,” ujar Agus.

Image Not Found
Polisi dan Perhutani menyisir lokasi usai kebakaran dipadamkan. Foto : Kus-Sinergia

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.

Hingga kini, luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. Pasalnya, titik api ditemukan di beberapa lokasi. Polisi bersama Perhutani juga masih melakukan koordinasi dan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Agus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan, khususnya pada kondisi vegetasi yang mudah terbakar.

“Kami masih berkoordinasi dengan Perhutani untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan yang kondisi semaknya mudah terbakar,” katanya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian Call Center 110 agar petugas dapat segera melakukan penanganan.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Polsek Plaosan bersama Perhutani meningkatkan patroli di kawasan hutan yang memiliki potensi kebakaran. Bhabinkamtibmas juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaannya mengenai pencegahan kebakaran.

Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan dan Dinas Pemadam Kebakaran turut diperkuat sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran dengan cakupan lebih luas.

Kolaborasi antara kepolisian, TNI, Perhutani, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga kawasan hutan lereng Gunung Lawu. Selain mempercepat penanganan ketika api muncul, upaya pencegahan menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang dan mengancam kawasan hutan yang lebih luas. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Madiun Segera Sidangkan Kasus Dugaan Tipikor Pembebasan Lahan Tol

    Kejari Madiun Segera Sidangkan Kasus Dugaan Tipikor Pembebasan Lahan Tol

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam waktu dekat akan segera melakukan persidangan terhadap mantan Camat Sawahan, MSD. Yakni tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembebasan tanah tol ruas Madiun-Kertosono di titik Desa Cabean, pada 2016-2017 lalu. “Segera, akan kami lakukan sidang pada tersangka mantan camat tersebut,” kata […]

    Bagikan
  • 2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan dua pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia di wilayahnya terinfeksi penyakit menular seksual, masing-masing HIV dan sifilis (raja singa). Temuan itu diketahui usai dilakukan rapid test pada Senin (26/05/2025) malam. Pemeriksaan dilakukan setelah enam PSK dan dua pengelola warung remang-remang diamankan Satpol PP dalam […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
  • Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pelemparan bom molotov di depan Gedung DPRD Kota Madiun memasuki sidang perdana. Terdakwa Vical putra Ardiyansyah Turner alias Londo menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Kota Madiun, Rabu (12/11/2025). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rahmi Dwi Astuti tersebut berlangsung sekitar 30 […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemerintah Kota Madiun dalam meminimalkan risiko banjir kembali dilakukan melalui program normalisasi sungai. Langkah tersebut digencarkan sebagai bagian dari mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam waktu dekat. Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa pekerjaan utama pada program ini adalah pengerukan […]

    Bagikan
expand_less