Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Titik Api Baru Muncul di Lereng Lawu Magetan, 8 Hektare Hutan Pinus Terbakar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas membuat ilaran untuk membatasi rambatan api. (16/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu kembali memunculkan titik api baru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026). Sedikitnya delapan hektare kawasan hutan produksi di Petak 66 RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, terdampak kobaran api.

Titik kebakaran diketahui sekitar pukul 11.30 WIB setelah kepulan asap terlihat dari kawasan hutan di Soge. Asap tersebut terpantau Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Getas Anyar yang kemudian melaporkannya kepada petugas kehutanan.

Image Not Found
Sekitar 8 hektare hutan produksi terdampak kebakaran. Foto : Kus-Sinergia

Mantri Hutan Lawu Selatan Bara Ariawan mengatakan, laporan tersebut segera diteruskan kepada KRPH Bedagung. Petugas Perhutani bersama personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas.

“Kawasan yang terbakar merupakan hutan produksi. Luas baku Petak 66 sekitar 57 hektare, sedangkan yang terdampak kebakaran sekitar 8 hektare,” ujar Bara.

Vegetasi yang terbakar meliputi tanaman pinus, serasah, dan tumbuhan bawah yang berada di lantai hutan. Kondisi vegetasi kering membuat penanganan harus dilakukan secara cepat untuk mengantisipasi rambatan api ke kawasan lainnya.

Sebanyak 114 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Mereka berasal dari Perhutani, TNI-Polri, BPBD, unsur pemerintah, PGL, CDK, serta masyarakat sekitar.

Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan alat gepyok. Petugas juga membuat ilaran atau sekat bakar untuk memutus jalur rambatan api dan membatasi area terdampak. Bara memastikan kobaran api di Petak 66 telah berhasil dikendalikan.

“Api sudah bisa dikendalikan dengan pembuatan ilaran dan padam,” katanya.

Meski api dinyatakan padam, petugas masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan mencegah munculnya titik api baru.

Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas masih mengumpulkan informasi dan melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal munculnya api. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun memastikan peningkatan sarana dan prasarana demi kenyamanan serta keamanan penumpang. Terutama menghadapi persiapan masa Angkutan Lebaran 2026 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron saat mengecek sarana prasarana pada Rabu (04/03/2026). Ali Imron menjelaskan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Konter di Ponorogo Kibarkan Bendera One Piece, Petugas TNI-Polri Lakukan Peneguran

    Konter di Ponorogo Kibarkan Bendera One Piece, Petugas TNI-Polri Lakukan Peneguran

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah konter handphone di Desa Bulu Kidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, didatangi petugas gabungan dari TNI dan Polri pada Rabu (06/08/2025). Hal ini menyusul laporan warga terkait pengibaran bendera bermotif bajak laut dari serial anime One Piece yang dinilai tidak sesuai dengan konteks peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. […]

    Bagikan
  • Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi yang berada di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (21/01/2026).  Dari keterangan warga sekitar, operasi senyap KPK ini sudah dilakukan sejak Rabu sore. Sekitar pukul 20.39 WIB, tim penyidik KPK keluar dari kediaman […]

    Bagikan
  • HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Madiun menjadi momentum penguatan kualitas pendidik di tengah perubahan zaman. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa guru dituntut untuk tidak terpaku pada hal-hal yang tidak produktif serta harus mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan modern. Hal itu ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Dugaan Pupuk Bersubsidi Dijual di Atas HET di Magetan, Perhitungan Selisih Capai Rp. 24,8 Miliar

    Polisi Dalami Dugaan Pupuk Bersubsidi Dijual di Atas HET di Magetan, Perhitungan Selisih Capai Rp. 24,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan mulai mendalami laporan dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Penyidik Unit Idik II Satreskrim Polres Magetan memeriksa petani sekaligus pelapor, Dimyati Dahlan, selama sekitar lima jam, Kamis (10/9/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penjualan pupuk bersubsidi melebihi HET di […]

    Bagikan
  • Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Mantan Bupati Madiun, Muhtarom, bereaksi dengan besar hati ketika mendengar bahwa program Bakti Sosial Terpadu (BST) telah berubah nama menjadi Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja. Bupati Madiun dua periode itu mengaku tidak masalah dengan perubahan nama tersebut. Menurutnya justru yang terpenting adalah substansi dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. […]

    Bagikan
expand_less