Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Tak Sekadar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Madiun Siapkan Anggaran untuk Kreativitas Pemuda

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun sosialisasikan aturan cukai kepada Karang Taruna. (17/9/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun bersama Bea Cukai Madiun menyosialisasikan Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai kepada pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna di wilayah Kecamatan Taman, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut tak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terkait cukai dan pemberantasan rokok ilegal. Pemkot Madiun juga membuka peluang bagi pemuda untuk mengembangkan kegiatan kreatif di masing-masing kelurahan.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, pemerintah kota tengah menyiapkan dukungan anggaran untuk kegiatan kreatif pemuda pada tahun depan. Program tersebut rencananya akan dimulai di 10 kelurahan.

“Saya mempersiapkan buat tahun depan. Makanya sudah saya infokan sekarang supaya Karang Taruna ini sudah mulai persiapan di kelurahan,” kata Bagus.

Menurutnya, pemuda yang memiliki gagasan dan ide kegiatan kreatif akan mendapatkan dukungan anggaran sekaligus pendampingan dari pemerintah. Program tersebut akan dievaluasi pada pertengahan tahun untuk melihat kemungkinan penambahan alokasi anggaran.

“Siapa yang punya gagasan, ide yang bagus, itu nanti akan kami biayai sekaligus dampingi. Sepuluh dulu. Nanti kalau hasilnya di pertengahan tahun bagus, PAK mungkin akan saya tambahi alokasinya,” ujarnya.

Image Not Found
Pemkot Madiun siapkan anggaran kreativitas pemuda di 10 kelurahan. Foto : Kris-Sinergia

Bagus berharap program tersebut dapat mendorong pemuda di seluruh kelurahan untuk lebih aktif mengeksplorasi potensi wilayah masing-masing.

“Ini kesempatannya anak-anak muda untuk bisa mengeksplor masing-masing kelurahan,” katanya.

Ia juga mengaitkan rencana tersebut dengan gagasan pengembangan kelurahan kreatif yang sebelumnya disampaikan Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurut Bagus, pemerintah perlu hadir untuk memberikan ruang dan dukungan agar kreativitas anak muda dapat berkembang.

“Namanya kreatif anak-anak muda, sehingga pemerintah harus hadir mempersiapkan segala sesuatunya untuk teman-teman,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga menjelaskan manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang mendukung berbagai program pemerintah.

Menurut dia, kegiatan sosialisasi cukai yang digelar bersama Bea Cukai Madiun merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana tersebut.

“Kalau hari ini nggak ada Dana Bagi Hasil Cukai, kita tidak akan bisa ketemu menyampaikan. Makanya cukai itu manfaatnya banyak,” katanya.

Ia menyebut pemanfaatan DBHCHT tidak terbatas pada kegiatan sosialisasi. Dana tersebut juga dapat mendukung program pelatihan, kesehatan, serta perlindungan tenaga kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak hanya untuk kegiatan ini saja, tapi untuk pelatihan, untuk kesehatan, jaminan keselamatan kerja, jaminan kematian juga pakai dana cukai,” ujarnya.

Selain mendorong kreativitas, pemuda juga diharapkan ikut berperan dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. Bagus meminta peserta sosialisasi mengenali ciri-ciri rokok ilegal dan membedakannya dengan produk yang legal.

“Ojo tuku rokok ora jelas, rokok ilegal. Sekarang kan sudah kelihatan ciri-cirinya rokok ilegal dan non-ilegal,” ucapnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot Madiun berharap pemuda tidak hanya menjadi penerima informasi mengenai ketentuan cukai, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mengembangkan potensi kreatif di lingkungan kelurahan masing-masing. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kursi Ketua Askot PSSI Madiun Kosong, Wawali Minta Pembinaan Sepak Bola Tak Boleh Terhenti

    Kursi Ketua Askot PSSI Madiun Kosong, Wawali Minta Pembinaan Sepak Bola Tak Boleh Terhenti

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kekosongan kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun menjadi perhatian serius berbagai pihak. Jabatan yang hingga kini belum terisi itu dikhawatirkan mempengaruhi jalannya organisasi, termasuk pembinaan atlet muda di Kota Pendekar. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tidak boleh terhambat hanya karena persoalan struktur kepengurusan. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Perampingan OPD di Kabupaten Madiun, Baru 2 Penataan Direalisasikan

    Perampingan OPD di Kabupaten Madiun, Baru 2 Penataan Direalisasikan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rencana perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Madiun belum sepenuhnya terealisasi. Dari sejumlah skema penataan yang disiapkan Pemkab Madiun, baru dua perubahan yang dipastikan berjalan, sementara rencana penggabungan sejumlah dinas lainnya masih tertunda. Dua penataan yang telah dilakukan yakni penggabungan Dinas Pertanian dan Perikanan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan […]

    Bagikan
  • Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun kembali menyoroti kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Umbul Square yang hingga kini belum mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dewan menilai persoalan internal yang berkepanjangan menjadi penyebab utama mandeknya kinerja perusahaan daerah tersebut. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, mengatakan Umbul Square membutuhkan […]

    Bagikan
  • Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolres Madiun Periksa Senpi Anggota

    Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolres Madiun Periksa Senpi Anggota

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) dinas di Joglo Polres Madiun, Rabu (19/2/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Zainur Rofik didampingi Wakapolres Madiun, Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun, serta anggota pemegang senpi dinas. Dihadapan Anggota pemegang Senpi Kapolres […]

    Bagikan
  • Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tahun 2025 menjadi sorotan DPRD. Sejumlah program yang tidak terealisasi hingga akhir tahun menyebabkan munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kali ini merupakan kelanjutan agenda yang sempat tertunda. DPRD pun membentuk panitia khusus […]

    Bagikan
expand_less