Berita Terkini
Trending Tags

Satgas Pangan Polres Magetan Pastikan Harga Sembako Stabil Usai Lebaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satgas Pangan Polres Magetan pantau harga bahan pokok agar tetap stabil, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Magetan melakukan pengawasan intensif terhadap ketersediaan pasokan dan harga bahan pokok pasca perayaan Lebaran 1447 Hijriah. Hasilnya, harga kebutuhan pokok di sejumlah titik terpantau relatif stabil, bahkan cenderung menurun dibandingkan saat Ramadan.

Pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi strategis, mulai dari pasar tradisional, distributor sembako, pangkalan LPG, hingga SPBU yang tersebar di wilayah Kabupaten Magetan. Dari hasil sidak tersebut, harga bahan pokok penting (bapokting) masih berada dalam batas wajar sesuai Harga Acuan Penjualan.

Beberapa komoditas utama tercatat di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.100 per kilogram, bawang merah Rp36.300 per kilogram, bawang putih Rp29.600 per kilogram, cabai rawit Rp60.000 per kilogram, daging sapi Rp126.000 per kilogram, daging ayam Rp35.000 per kilogram, serta telur ayam Rp25.000 per kilogram.

Kasat Reskrim Polres Magetan sekaligus Kasatgas Pangan, AKP Joko Santoso, menyebut kondisi pasokan dan harga pangan di wilayahnya masih aman dan terkendali.

“Secara umum ketersediaan bahan pokok di Magetan cukup dan tidak ada indikasi pelanggaran yang menonjol. Harga juga masih dalam batas yang ditetapkan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan seluruh pihak untuk tidak lengah terhadap potensi gangguan stabilitas harga, terutama akibat praktik spekulasi.

“Kami menghimbau semua pihak tetap waspada. Pengawasan harus terus dilakukan agar tidak ada praktik curang yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Image Not Found
Distribusi BBM di SPBU terpantau Satgas Pangan bersama Tim Resmob lancar dan aman, Foto : Kus-Sinergia

Dalam pengawasan tersebut, petugas tidak menemukan adanya pengurangan kuota LPG 3 kilogram dari Pertamina. Namun, sempat terjadi kenaikan harga di beberapa wilayah yang diduga dipicu aksi pembelian berlebih oleh spekulan. Sementara itu, distribusi BBM di SPBU terpantau lancar tanpa adanya kelangkaan maupun antrean panjang.

Satgas Pangan bersama Tim Resmob juga melakukan patroli ke gudang penyimpanan, agen, distributor, hingga jalur distribusi logistik. Petugas turut memberikan himbauan kepada pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan maupun penyimpangan distribusi barang.

Selain itu, pengawasan distribusi LPG juga menjadi perhatian khusus agar tetap sesuai ketentuan. Kegiatan monitoring ini melibatkan Unit Reskrim Polsek jajaran serta Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.


“Kita akan memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk mengagendakan pertemuan antara Hiswana Migas, Pemerintah Kabupaten Magetan, dan agen LPG untuk mencari solusi atas perbedaan harga LPG 3 kilogram di lapangan,” imbuhnya.

Pengawasan rutin juga akan terus dilakukan melalui monitoring harga dan stok, operasi pasar mendadak, serta himbauan kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar.

“Diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Magetan tetap terjaga. Masyarakat juga dapat menjalani aktivitas pasca Lebaran dengan aman dan nyaman,” pungkas AKP Joko Santoso. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Bangun Pasar Barang Bekas, Fasilitasi Warga Rusunawa dan Masyarakat Menengah ke Bawah

    Pemkot Madiun Bangun Pasar Barang Bekas, Fasilitasi Warga Rusunawa dan Masyarakat Menengah ke Bawah

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun Maidi meluncurkan gagasan inovatif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kali ini, Pemerintah Kota Madiun mulai membangun pasar barang bekas yang berlokasi di kawasan Rusunawa, Jalan Hayam Wuruk Kelurahan/Kecamatan Manguharjo. Peletakan batu pertama dilakukan pada Senin pagi (04/08/2025), usai apel bersama pejabat struktural di lingkungan Pemkot Madiun. Wali […]

    Bagikan
  • Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 20 November 2025, akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 3 menit 58 detik di akun media sosialnya, @leilajenn18.2.0, Rabu (26/11/2025). Dalam video tersebut, L menanggapi laporan orang hilang yang dibuat oleh DN, pria yang pernah tinggal […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Angka insiden di perlintasan sebidang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih tergolong tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan kejadian sepanjang 2025 hingga awal 2026, yang sebagian besar dipicu rendahnya disiplin pengguna jalan. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, sepanjang 2025 terjadi 24 insiden di […]

    Bagikan
  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
expand_less