Berita Terkini
Trending Tags

6 Pejabat Eselon II Pemkot Madiun Dirombak, Dua Kepala Dinas Digeser Jadi Staf Ahli

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Enam pejabat eselon IIb Pemkot Madiun dilantik dan dirotasi. (18/9/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun melakukan rotasi dan pengisian sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan pemerintah daerah, Jumat (18/9/2026) malam. Sebanyak enam pejabat Eselon IIb diambil sumpah dan dilantik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Gedung GCIO Diskominfo.

Rotasi tersebut mengubah sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkot Madiun. Bahkan, dua pejabat kepala dinas juga digeser ke posisi staf ahli.

Salah satu pejabat yang mengalami rotasi yakni Heri Suwartono. Dari sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Heri kini dipercaya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Sementara Sudandi, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Noor Aflah kini definitif menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai Plt. Adapun posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) kini ditempati Agus Mursidi.

Rotasi juga menyasar dua kepala dinas yang sebelumnya menduduki posisi strategis. Lismawati, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, kini digeser sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan Sumarno, sebelumnya Kepala DPMPTSP, dirotasi menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Bagus Panuntun mengatakan rotasi dilakukan antara lain untuk memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus memberikan penyegaran setelah sejumlah pejabat cukup lama menduduki posisi tertentu.

Image Not Found
Lismawati dan Sumarno digeser menjadi Staf Ahli. Foto : Kris-Sinergia

“Sebenarnya pemenuhan kebutuhan terus kemudian banyak yang sudah sangat lama, sehingga ini perlu refresh. Makanya ada yang rotasi, ada yang baru,” kata Bagus seusai pelantikan.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan pola kerja pemerintahan yang diterapkan Pemkot Madiun.

“Teman-teman yang hari ini dilantik langsung bisa gaspol mulai per hari besok,” ujarnya.

Bagus menjelaskan, proses administrasi dan persetujuan dari pemerintah pusat yang baru diterima Pemkot Madiun. Menurut dia, proses pengisian dan rotasi jabatan tersebut telah berjalan sekitar enam bulan.

“Baru turun dari Kemendagri, karena ini prosesnya sangat panjang. Ini sudah enam bulan proses ini berjalan. Jadi memang aturannya begitu, ya kita ikuti dan supaya lebih cepat sekalian,” jelasnya.

Terkait posisi pimpinan pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berstatus pelaksana tugas, seperti Dinas Pendidikan, Diskominfo, Dinsos PPPA dan BKAD, Bagus menyebut Pemkot Madiun masih menunggu proses berikutnya. Sementara untuk Plt Kepala BKPSDM kini masih diisi oleh Totok Sugiarto yang juga Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum.

“Nanti menunggu. Insyaallah Senin sudah ada (Plt),” katanya.

Bagus juga menegaskan para pejabat yang mendapat amanah baru harus mengikuti pola kerja pemerintahan yang telah berjalan.

“Sekarang polanya kan semua kita baru. Basic dari bawah, dari lurah, dari RT. Nah sekarang mereka harus mengikuti pola yang ada,” ujarnya.

Selain enam pejabat yang dilantik, Pemkot Madiun masih memproses pengisian empat jabatan lainnya hasil seleksi terbuka. Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim). 

Bagus mengatakan usulan untuk empat jabatan tersebut telah dikirim kepada Gubernur Jawa Timur untuk memperoleh persetujuan. Setelah itu, proses akan berlanjut ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Yang empat kemarin sudah kita kirim ke Ibu Gubernur untuk dapat persetujuan, terus BKN sudah, terus nanti dikirim ke Kemendagri. Nanti ada proses bolak-balik lagi yang mungkin butuh waktu,” jelasnya.

Di tengah masih adanya sejumlah jabatan yang diisi Plt, Bagus mengaku tetap melakukan koordinasi dengan seluruh OPD.

“Saya selalu koordinasi dengan seluruh dinas walaupun itu Plt. Saya terjun langsung, semua juga saya lihat. Bagaimana nanti yang terpenting rel kita masih sesuai dengan rencana,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Kamis (18/6/2026). Agenda persidangan difokuskan pada pembuktian melalui pemeriksaan 11 saksi yang dihadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam perkara tersebut, Maidi menjalani persidangan bersama terdakwa Rochim Ruhdiyanto. Sidang yang dimulai pukul 09.00 […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati APBD 2026, Menjaga Kesinambungan Pembangunan

    DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati APBD 2026, Menjaga Kesinambungan Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun melaksanakan rapat paripurna pada Kamis (13/11/2025) malam di Gedung Paripurna. Rapat paripurna ini dengan agenda Pengambilan Keputusan yang didahului Pendapat Akhir tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026. 8 fraksi DPRd Kota Madiun memberikan saran masukan […]

    Bagikan
  • 299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebanyak 299 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun mulai menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing. Proses ini menjadi tahap awal sebelum pemberangkatan haji tahun 2026. Pantauan di Puskesmas Mejayan, Senin (10/11/2025) siang, menunjukkan 19 calon jemaah tengah diperiksa oleh tim medis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, dan tes psikologis […]

    Bagikan
  • Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Api sempat bergerak dari kawasan atas menuju bagian bawah hingga mendekati permukiman dan sejumlah jaringan utilitas warga. Titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Melihat kobaran yang berpotensi meluas, sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Skandal Narkoba Guncang Kepolisian Madiun, Empat Oknum Polisi Terlibat

    Skandal Narkoba Guncang Kepolisian Madiun, Empat Oknum Polisi Terlibat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Skandal perkara narkotika mengguncang kepolisian di Madiun. Hal itu setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun menangkap seorang pria di wilayah Kabupaten Madiun. Hal mengejutkan terkuak dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh tim penyidik. Seorang oknum anggota Polres Madiun Kota berinisial HD diamankan dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8,4 gram […]

    Bagikan
expand_less