Berita Terkini
Trending Tags

Polres Madiun Bangun SPPG Ketiga di Desa Sogo Balerejo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Madiun melaksanakan (ground breaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Foto: Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (12/11/2025). Pembangunan fasilitas ini berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak usia sekolah.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pembangunan SPPG ini merupakan yang ketiga di wilayah Kabupaten Madiun. 

“Hari ini kita melaksanakan ground breaking untuk SPPG Polres Madiun yang ketiga dengan rekan dari mitra SPPG. Progresnya sudah berjalan sekitar 60 persen, dan insyaallah dalam 45 hari ke depan bisa selesai,” ujar AKBP Kemas di lokasi kegiatan.

SPPG yang tengah dibangun tersebut nantinya akan melayani 2.268 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan di sekitar Desa Sogo. Rinciannya, 96 siswa dari 12 TK/RA, 764 siswa dari 12 SD/MI, 1.259 siswa dari 2 SMP/MTs, serta 149 siswa dari 1 SMK.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra menambahkan, SPPG di Balerejo merupakan bagian dari program Polri untuk mendukung peningkatan gizi anak-anak usia sekolah. 

“Di Balerejo sudah ada tiga SPPG, dan yang kita bangun ini adalah yang ketiga. Insyaallah bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak SD maupun SMP yang membutuhkan makanan bergizi gratis,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Madiun dalam memperluas cakupan layanan gizi di wilayahnya.

“Target kami empat SPPG di Kabupaten Madiun. Ini yang ketiga, dan dalam waktu dekat satu lagi akan segera kita laksanakan ground breaking,” kata Kemas.

Program SPPG merupakan inisiatif sosial Bhayangkari yang berfokus pada peningkatan status gizi anak-anak di lingkungan pendidikan, terutama di wilayah pedesaan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan angka kekurangan gizi pada anak usia sekolah dapat terus ditekan. (Tov/Kris)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi

    Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Momentum Idul Adha dimanfaatkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo untuk menanamkan nilai kepedulian dan keikhlasan kepada para siswa. Pada Jumat pagi, sekolah tersebut menyembelih delapan hewan kurban yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga pendidik, wali asuh hingga para siswa. Kepala sekolah SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
  • Ratusan PPPK Akan Perkuat Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Magetan

    Ratusan PPPK Akan Perkuat Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Magetan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penguatan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus dilakukan seiring arahan dari pemerintah pusat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menempatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna menopang kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pengelolaan koperasi yang lebih profesional dan transparan. Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Evakuasi Batu Jumbo Timpa Rumah di Slahung

    Petugas Gabungan Evakuasi Batu Jumbo Timpa Rumah di Slahung

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo Minggu (23/2/2025) meninjau batu berukuran jumbo jatuh dari tebing setinggi 50 meter yang longsor menimpa rumah milik Sunarto di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (22/02/2025) kemarin. Batu tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah. Polres dan BPBD Ponorogo kini fokus pada pemecahan batu tersebut […]

    Bagikan
  • Siapa Pimpin PKB Kota Madiun? Ini Nama Kandidat Mulai Mencuat Jelang Muscab

    Siapa Pimpin PKB Kota Madiun? Ini Nama Kandidat Mulai Mencuat Jelang Muscab

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses penjaringan calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Madiun mulai mengerucut menjelang pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab). Sedikitnya lima nama bakal calon telah dipetakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB untuk disiapkan dalam proses seleksi kepemimpinan partai di tingkat kota. Ketua DPC PKB Kota […]

    Bagikan
  • Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Kenaikan harga kedelai impor yang kini menembus Rp10.500 per kilogram membuat para produsen tempe di Ponorogo, kelimpungan. Tak hanya dibayangi kerugian karena biaya produksi melonjak, mereka juga harus menghadapi turunnya permintaan pasar. Di Dusun Krajan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, para perajin tempe terpaksa mencari cara agar tetap bisa bertahan. Salah […]

    Bagikan
expand_less