Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Ditinggal ke Pasar, Empat Rumah Perajin Tempe di Ngawi Terbakar Hebat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah terbakar di Desa Karangtengah Prandon, Kec/Kab. Ngawi ludes terbakar

Sinergia | Ngawi – Kebakaran menghanguskan empat rumah semi permanen milik perajin tempe di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (23/9/2026) pagi. Kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong karena para penghuninya pergi ke pasar untuk berjualan tempe.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang berada di kawasan padat penduduk. Kepulan asap tebal dan kobaran api membuat warga sekitar panik karena khawatir api merembet ke rumah-rumah lain.

Rumah yang terbakar diketahui milik Aris Putra Pratama, 25 tahun. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu mengendalikan api.

Di tengah kepanikan, warga berusaha menyelamatkan barang dan hewan milik korban. Motor serta sejumlah sapi berhasil dievakuasi dari lokasi kebakaran. Sementara itu, empat bangunan semi permanen terlanjur dilalap api.

Ririn Winarni, warga setempat, mengatakan dirinya mengetahui kebakaran setelah mendapat informasi dari tetangga. Ia kemudian berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran, sebelum akhirnya warga lain berhasil menghubungi layanan pemadam.

“Saya ditelepon tetangga, disuruh menelepon pemadam. Saya tidak punya nomor, kemudian warga lain berhasil menghubungi pemadam. Saat saya ke sini, empat rumah sudah terbakar hebat. Hanya motor dan sapi yang bisa diselamatkan,” ujar Ririn.

Dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Ngawi kemudian dikerahkan menuju lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi, Joko Kartono, mengatakan api sudah membesar saat laporan diterima. Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik.

“Kami mendapat laporan dan langsung mengerahkan dua unit damkar. Saat tiba, api sudah membesar. Dugaan sementara akibat korsleting listrik,” kata Joko.

Petugas berhasil memadamkan api sekitar satu jam setelah proses pemadaman dilakukan. Setelah api dinyatakan padam, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada empat rumah dan kerugian materi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan korsleting listrik masih menjadi penyebab sementara dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP, 6 ASN Berebut Kursi Kepala DPMPTSP Kota Madiun

    Seleksi JPTP, 6 ASN Berebut Kursi Kepala DPMPTSP Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kursi kosong Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kota Madiun akan segera terisi. Hal ini setelah Pemerintah Kota Madiun menggelar seleksi terbukapengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). 6 nama yang masuk dalam proses seleksi ini di antaranya: Terkait proses seleksi JPTP tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi […]

    Bagikan
  • Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang perempuan muda berusia 19 tahun ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Raya Saradan–Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (27/06/2025) pagi. Di dekat jasad korban, ditemukan sepeda motor jenis matik dalam kondisi rusak. Polisi menduga korban tewas akibat kecelakaan tunggal. Korban diketahui bernama Jepi Novia, warga Desa Durenan, Kecamatan Gemarang. […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapsiagakan Personil Gabungan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Polres Magetan Siapsiagakan Personil Gabungan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menghadapi potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi di awal musim penghujan, Polres Magetan bersama BPBD, TNI, Satpol PP, serta gabungan relawan Tim SAR dari berbagai organisasi menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, di halaman Mapolres Magetan, Rabu (05/11/2025). Apel yang dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, ini menjadi langkah […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang hewan ternak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sedikitnya 30 ekor sapi dilaporkan terjangkit PMK, dengan rincian 20 ekor di Kecamatan Saradan dan Gemarang sedangkan 10 ekor di Kecamatan Dolopo. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Belum Bebas dari Penjara, Mantan Kades Ngariboyo Kembali Terseret Korupsi APBDes 2023, Negara Rugi Rp614 Juta

    Belum Bebas dari Penjara, Mantan Kades Ngariboyo Kembali Terseret Korupsi APBDes 2023, Negara Rugi Rp614 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kembali menetapkan mantan Kepala Desa Ngariboyo, Sumadi, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2023, Kamis (16/4/2026). Penetapan ini menambah daftar kasus hukum yang menjerat Sumadi, setelah sebelumnya ia divonis dua tahun penjara dalam perkara serupa. Kepala Seksi Pidana Khusus […]

    Bagikan
expand_less