Berita Terkini
Trending Tags

Ditinggal ke Pasar, Empat Rumah Perajin Tempe di Ngawi Terbakar Hebat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah terbakar di Desa Karangtengah Prandon, Kec/Kab. Ngawi ludes terbakar

Sinergia | Ngawi – Kebakaran menghanguskan empat rumah semi permanen milik perajin tempe di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (23/9/2026) pagi. Kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong karena para penghuninya pergi ke pasar untuk berjualan tempe.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang berada di kawasan padat penduduk. Kepulan asap tebal dan kobaran api membuat warga sekitar panik karena khawatir api merembet ke rumah-rumah lain.

Rumah yang terbakar diketahui milik Aris Putra Pratama, 25 tahun. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu mengendalikan api.

Di tengah kepanikan, warga berusaha menyelamatkan barang dan hewan milik korban. Motor serta sejumlah sapi berhasil dievakuasi dari lokasi kebakaran. Sementara itu, empat bangunan semi permanen terlanjur dilalap api.

Ririn Winarni, warga setempat, mengatakan dirinya mengetahui kebakaran setelah mendapat informasi dari tetangga. Ia kemudian berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran, sebelum akhirnya warga lain berhasil menghubungi layanan pemadam.

“Saya ditelepon tetangga, disuruh menelepon pemadam. Saya tidak punya nomor, kemudian warga lain berhasil menghubungi pemadam. Saat saya ke sini, empat rumah sudah terbakar hebat. Hanya motor dan sapi yang bisa diselamatkan,” ujar Ririn.

Dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Ngawi kemudian dikerahkan menuju lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi, Joko Kartono, mengatakan api sudah membesar saat laporan diterima. Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik.

“Kami mendapat laporan dan langsung mengerahkan dua unit damkar. Saat tiba, api sudah membesar. Dugaan sementara akibat korsleting listrik,” kata Joko.

Petugas berhasil memadamkan api sekitar satu jam setelah proses pemadaman dilakukan. Setelah api dinyatakan padam, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada empat rumah dan kerugian materi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan korsleting listrik masih menjadi penyebab sementara dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah rumah milik warga di Dusun Kedungjati RT 19 RW 06, Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, terbakar pada Jumat (27/3/2026) malam. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berada di Ponorogo untuk takziah. Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat api sudah membesar dan menjalar hingga atap […]

    Bagikan
  • Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

    Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal tekad dan konsistensi menabung selama bertahun-tahun, Wahyudi Gecol (61) akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri tahun ini. Wahyudi, warga Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, telah menekuni usaha berjualan kopi sejak 2004. Dari usaha sederhana […]

    Bagikan
  • Diduga Hendak Ambil Ayam, Warga Sobontoro Magetan Tewas Terjebur Sumur Sedalam 20 Meter

    Diduga Hendak Ambil Ayam, Warga Sobontoro Magetan Tewas Terjebur Sumur Sedalam 20 Meter

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan insiden seorang warga yang terjebur ke dalam sumur miliknya sendiri, Kamis (10/9/2026). Korban diketahui bernama Miran, 71 tahun, warga Dukuh Donggedang, Desa Sobontoro. Miran ditemukan berada di dasar sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter. Korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah tim […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • Cabdindik Madiun Monev Tahapan SPMB 2026, Temukan Salah Input Nilai Rapor dan Nilai TKA Belum Keluar

    Cabdindik Madiun Monev Tahapan SPMB 2026, Temukan Salah Input Nilai Rapor dan Nilai TKA Belum Keluar

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tahapan pengambilan PIN Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 telah dilaksanakan sejak 28 Mei hingga 9 Juni mendatang. Pengambilan PIN dilakukan secara online melalui portal resmi SPMB Jatim dengan memasukkan data seperti NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, serta data Kartu Keluarga atau surat domisili. Setelah mengisi data, calon siswa […]

    Bagikan
  • Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Usaha pembuatan beduk di Kabupaten Magetan tengah menghadapi masa paling berat dalam hampir tiga dekade terakhir. Produksi beduk yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan, justru anjlok hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Seperti yang dialami Apung, pengrajin beduk asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, yang sudah menekuni kerajinan tersebut sejak 1997. Ia menyebut […]

    Bagikan
expand_less