Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Kota Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue, 100 Relawan Destana Dilatih Evakuasi Korban di Perairan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta belajar mengoperasikan perahu karet saat pelatihan water rescue. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Water Rescue selama dua hari, 23-24 September 2026. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 100 relawan Desa/Kelurahan Tanggap Bencana (Destana) dari seluruh wilayah Kota Madiun.

Pelatihan menggandeng tim SAR Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan BPBD Kota Madiun sebagai pemateri. Sejumlah materi yang diberikan meliputi pengenalan peralatan water rescue, metode penyelamatan di perairan, resusitasi jantung paru (RJP), pengoperasian perahu karet, teknik mendayung, hingga proses evakuasi korban.Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Deddy Purnomo Santoso mengatakan, praktik lapangan menjadi kelanjutan dari materi teori yang diberikan kepada peserta.

“Praktik hari ini adalah kelanjutan dari pemberian materi di tenda kemarin. Ada materi terkait pengenalan alat, metode penyelamatan di perairan, dan resusitasi jantung paru-paru. Hari ini semua yang disampaikan kemarin dipraktikkan di lapangan,” kata Deddy.

Menurutnya, pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam menghadapi kondisi kedaruratan, khususnya kejadian yang berkaitan dengan perairan.

Relawan yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan dapat menjadi pihak pertama yang melakukan penanganan ketika terjadi keadaan darurat di wilayah masing-masing. BPBD Kota Madiun selanjutnya dapat memberikan dukungan apabila penanganan membutuhkan intervensi lebih lanjut.

“Teman-teman yang sudah dilatih dan tergabung dalam Destana nanti bisa menjadi pionir atau menjadi yang pertama ketika menangani kedaruratan. Kami nanti bisa melakukan intervensi manakala membutuhkan dari kami,” ujarnya.

Peserta pelatihan merupakan relawan dari seluruh kelurahan di Kota Madiun. Setiap kelurahan mengirimkan sekitar dua hingga empat orang relawan. Namun, jumlah peserta dari wilayah yang memiliki potensi risiko banjir lebih banyak.

“Kalau Tawangrejo, Kelun, dan Pilangbango itu termasuk kawasan yang mengirimkan lebih banyak relawan karena memiliki potensi risiko banjir,” jelasnya.

Agnes Asri Nurlinuwih, relawan Destana Kelurahan Patihan, mengatakan bahwa pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru mengenai teknik penyelamatan korban di air.

Menurut Agnes, penyelamatan korban tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena terdapat teknik yang harus dikuasai untuk menjaga keselamatan korban maupun penolong.

Image Not Found
Relawan Destana dilatih mengevakuasi korban dalam kondisi darurat. Foto : Kris-Sinergia

“Water rescue itu pelatihan untuk penyelamatan korban di air. Kalau kebetulan ketemu korban yang tenggelam, kita bisa menyelamatkan. Pelatihannya dibantu untuk penyelamatan korban yang di atas air dan di dalam air,” katanya.

Agnes juga baru pertama kali mengikuti pelatihan water rescue. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan baru, termasuk teknik mendayung dan mengevakuasi korban.

“Seru, karena ternyata dayung itu ada tekniknya. Menyelamatkan korban juga tidak langsung menyelam terus ditarik, tetapi ada tekniknya,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi kebencanaan perlu dilakukan secara rutin. Menurutnya, pengetahuan mengenai mitigasi bencana perlu terus diingatkan kepada relawan dan masyarakat karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Mitigasi, sosialisasi sekaligus praktik ini harus rutin. Kita tidak tahu kapan yang namanya bencana itu hadir. Ini untuk mengingatkan terus para relawan dan masyarakat bahwa bencana bisa datang kapan saja, sekaligus supaya ilmunya tidak lupa,” kata Bagus.

Ia mengatakan karakteristik bencana juga beragam sehingga penanganannya membutuhkan pengetahuan yang berbeda. Karena itu, Pemkot Madiun menghadirkan narasumber yang memiliki keahlian sesuai jenis kedaruratan yang dilatihkan.

Selain peningkatan kapasitas relawan, Pemkot Madiun juga melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Informasi tersebut dihimpun dari BPBD dan laporan masyarakat maupun relawan di tingkat kelurahan.

“Relawan ini semua dari kelurahan ada. Mereka sudah memberikan laporan bagaimana titik-titik yang mempunyai kerawanan. Ini nanti ditindaklanjuti BPBD untuk persiapan mitigasinya, preventifnya, persiapan apa yang harus disiapkan dan lain-lain,” jelasnya.

Bagus juga mendorong keterlibatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dalam edukasi kebencanaan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah sungai.

Menurutnya, BBWS memiliki pengetahuan teknis mengenai pengelolaan sungai, termasuk aliran air dan upaya pengendalian risiko banjir.

“BBWS ini yang punya sungai. Sungai yang ada di Madiun pasti keilmuannya ada di BBWS. Bagaimana larinya air, bagaimana melindungi supaya tidak sampai banjir, itu yang tahu BBWS,” ujarnya.

Pelatihan water rescue tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Kota Madiun dalam menghadapi kedaruratan, sekaligus memperkuat peran relawan Destana sebagai unsur awal dalam penanganan bencana di tingkat kelurahan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Glonggong 04 Tanamkan Cinta Budaya Lewat Ekstrakurikuler Dongkrek

    SDN Glonggong 04 Tanamkan Cinta Budaya Lewat Ekstrakurikuler Dongkrek

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun punya cara unik menanamkan nilai budaya kepada siswanya. Sekolah ini menjadikan kesenian tradisional Dongkrek sebagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan untuk membentuk karakter dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal. Kepala SDN Glonggong 04, Suhartini, mengatakan pelestarian Dongkrek bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan identitas […]

    Bagikan
  • Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

    Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membuat jalur menanjak kembali menjadi titik rawan. Tidak sedikit kendaraan pribadi, roda empat maupun dua, yang tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan dan memicu kepanikan pengemudi dan penumpang. Di momen-momen genting itulah, personel Tim Drogba (Dorong […]

    Bagikan
  • Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

    Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebahagiaan tengah dirasakan Siti Robiah (91), warga Dusun Jatisari, Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Di usia senjanya, ia akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama enam tahun sejak mendaftar pada 2020. Nenek yang akrab disapa Mbah Robiah tersebut tercatat sebagai calon jemaah haji tertua asal Ponorogo tahun 2026. Ia dijadwalkan […]

    Bagikan
  • Peringati May Day 2025, Disnaker KUKM Kota Madiun Gelar Senam Bersama dan Penghargaan Lomba 5R

    Peringati May Day 2025, Disnaker KUKM Kota Madiun Gelar Senam Bersama dan Penghargaan Lomba 5R

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun menggelar kegiatan senam bersama Wali Kota Madiun Maidi serta pemberian penghargaan lomba 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), Kamis (01/04/2025), bertempat di Pahlawan Busines Center (PBC) Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ulat bulu menyerang SDN 2 Klegen sejak 2 minggu terakhir. Bahkan, hampir setiap hari, siswa merasakan gatal-gatal. Menyikapi hal ini, petugas BPBD Kota Madiun melakukan penanganan usai menerima laporan dari pihak sekolah. Sumarsih, Kepala Sekolah SDN 2 Klegen, menjelaskan pihak sekolah awalnya sudah melakukan penanganan dengan menyemprotkan cairan garam […]

    Bagikan
  • Tiga Perangkat Desa Gemarang Diperiksa, Usai Penetapan Tersangka Proyek Kolam Renang Mangkrak

    Tiga Perangkat Desa Gemarang Diperiksa, Usai Penetapan Tersangka Proyek Kolam Renang Mangkrak

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memeriksa tiga perangkat Desa Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terkait kasus dugaan korupsi pembangunan kolam renang yang terbengkalai di Dusun Mundu. Pemeriksaan dilakukan menyusul penetapan mantan Kepala Desa Gemarang, Suprapti, sebagai tersangka dalam kasus ini pada Selasa (10/06/2025). Kepala Desa Gemarang saat ini, Tri Wiwik, […]

    Bagikan
expand_less