Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Kota Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue, 100 Relawan Destana Dilatih Evakuasi Korban di Perairan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta belajar mengoperasikan perahu karet saat pelatihan water rescue. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Water Rescue selama dua hari, 23-24 September 2026. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 100 relawan Desa/Kelurahan Tanggap Bencana (Destana) dari seluruh wilayah Kota Madiun.

Pelatihan menggandeng tim SAR Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan BPBD Kota Madiun sebagai pemateri. Sejumlah materi yang diberikan meliputi pengenalan peralatan water rescue, metode penyelamatan di perairan, resusitasi jantung paru (RJP), pengoperasian perahu karet, teknik mendayung, hingga proses evakuasi korban.Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Deddy Purnomo Santoso mengatakan, praktik lapangan menjadi kelanjutan dari materi teori yang diberikan kepada peserta.

“Praktik hari ini adalah kelanjutan dari pemberian materi di tenda kemarin. Ada materi terkait pengenalan alat, metode penyelamatan di perairan, dan resusitasi jantung paru-paru. Hari ini semua yang disampaikan kemarin dipraktikkan di lapangan,” kata Deddy.

Menurutnya, pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam menghadapi kondisi kedaruratan, khususnya kejadian yang berkaitan dengan perairan.

Relawan yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan dapat menjadi pihak pertama yang melakukan penanganan ketika terjadi keadaan darurat di wilayah masing-masing. BPBD Kota Madiun selanjutnya dapat memberikan dukungan apabila penanganan membutuhkan intervensi lebih lanjut.

“Teman-teman yang sudah dilatih dan tergabung dalam Destana nanti bisa menjadi pionir atau menjadi yang pertama ketika menangani kedaruratan. Kami nanti bisa melakukan intervensi manakala membutuhkan dari kami,” ujarnya.

Peserta pelatihan merupakan relawan dari seluruh kelurahan di Kota Madiun. Setiap kelurahan mengirimkan sekitar dua hingga empat orang relawan. Namun, jumlah peserta dari wilayah yang memiliki potensi risiko banjir lebih banyak.

“Kalau Tawangrejo, Kelun, dan Pilangbango itu termasuk kawasan yang mengirimkan lebih banyak relawan karena memiliki potensi risiko banjir,” jelasnya.

Agnes Asri Nurlinuwih, relawan Destana Kelurahan Patihan, mengatakan bahwa pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru mengenai teknik penyelamatan korban di air.

Menurut Agnes, penyelamatan korban tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena terdapat teknik yang harus dikuasai untuk menjaga keselamatan korban maupun penolong.

Image Not Found
Relawan Destana dilatih mengevakuasi korban dalam kondisi darurat. Foto : Kris-Sinergia

“Water rescue itu pelatihan untuk penyelamatan korban di air. Kalau kebetulan ketemu korban yang tenggelam, kita bisa menyelamatkan. Pelatihannya dibantu untuk penyelamatan korban yang di atas air dan di dalam air,” katanya.

Agnes juga baru pertama kali mengikuti pelatihan water rescue. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan baru, termasuk teknik mendayung dan mengevakuasi korban.

“Seru, karena ternyata dayung itu ada tekniknya. Menyelamatkan korban juga tidak langsung menyelam terus ditarik, tetapi ada tekniknya,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi kebencanaan perlu dilakukan secara rutin. Menurutnya, pengetahuan mengenai mitigasi bencana perlu terus diingatkan kepada relawan dan masyarakat karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Mitigasi, sosialisasi sekaligus praktik ini harus rutin. Kita tidak tahu kapan yang namanya bencana itu hadir. Ini untuk mengingatkan terus para relawan dan masyarakat bahwa bencana bisa datang kapan saja, sekaligus supaya ilmunya tidak lupa,” kata Bagus.

Ia mengatakan karakteristik bencana juga beragam sehingga penanganannya membutuhkan pengetahuan yang berbeda. Karena itu, Pemkot Madiun menghadirkan narasumber yang memiliki keahlian sesuai jenis kedaruratan yang dilatihkan.

Selain peningkatan kapasitas relawan, Pemkot Madiun juga melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Informasi tersebut dihimpun dari BPBD dan laporan masyarakat maupun relawan di tingkat kelurahan.

“Relawan ini semua dari kelurahan ada. Mereka sudah memberikan laporan bagaimana titik-titik yang mempunyai kerawanan. Ini nanti ditindaklanjuti BPBD untuk persiapan mitigasinya, preventifnya, persiapan apa yang harus disiapkan dan lain-lain,” jelasnya.

Bagus juga mendorong keterlibatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dalam edukasi kebencanaan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah sungai.

Menurutnya, BBWS memiliki pengetahuan teknis mengenai pengelolaan sungai, termasuk aliran air dan upaya pengendalian risiko banjir.

“BBWS ini yang punya sungai. Sungai yang ada di Madiun pasti keilmuannya ada di BBWS. Bagaimana larinya air, bagaimana melindungi supaya tidak sampai banjir, itu yang tahu BBWS,” ujarnya.

Pelatihan water rescue tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Kota Madiun dalam menghadapi kedaruratan, sekaligus memperkuat peran relawan Destana sebagai unsur awal dalam penanganan bencana di tingkat kelurahan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 999 Kg Siap Disembelih di RPH Magetan

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 999 Kg Siap Disembelih di RPH Magetan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Salah satu perhatian utama dalam perayaan Iduladha di Kabupaten Magetan tahun ini adalah hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sapi berukuran besar dengan bobot nyaris satu ton, tepatnya 999 kilogram ini dibeli langsung dari peternak lokal di Kecamatan Plaosan, Magetan. Karena ukuran tubuhnya yang sangat besar, sapi […]

    Bagikan
  • Menunggu Izin Kemendagri, Pelantikan Sekda Magetan Definitif Berpotensi Oktober ini

    Menunggu Izin Kemendagri, Pelantikan Sekda Magetan Definitif Berpotensi Oktober ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah proses panjang, penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan tampaknya masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Meski seluruh proses seleksi telah rampung dan Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti telah menentukan satu nama kandidat terbaik. Namun, izin pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga kini belum turun. Kepala Badan Kepegawaian […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Akan Lakukan Pembinaan Pelaku Usaha Kerupuk Yang Diduga Pakai Boraks

    Dinkes Madiun Akan Lakukan Pembinaan Pelaku Usaha Kerupuk Yang Diduga Pakai Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun merespons temuan dugaan kandungan boraks pada sejumlah sampel takjil yang diuji oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya di kawasan Alun-Alun Caruban, Kamis (5/3/2026) sore. Pemerintah daerah menilai pengawasan tersebut penting untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat selama Ramadan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr […]

    Bagikan
  • Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun -Bulog Cabang Madiun kian masif dalam ikut menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan. Meski ditarget 10 ribu ton SPHP badan usaha plat merah optimis  mampu memenuhi target hingga akhir bulan Desember tahun 2025. Kepala Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menjelaskan berbagai terobosan dilakukan untuk mendistribusikan pasokan pangan. “Optimis kita bisa tercapai targetnya […]

    Bagikan
  • LKPJ 2025 Kota Madiun, SiLPA Tercatat Rp. 113 Miliar, Legislatif Bakal Bentuk Pansus

    LKPJ 2025 Kota Madiun, SiLPA Tercatat Rp. 113 Miliar, Legislatif Bakal Bentuk Pansus

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menyampaikan Nota Penjelasan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Jumat (27/3/2026). Dalam laporan tersebut, realisasi pendapatan daerah tercatat melampaui target yang telah ditetapkan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

    Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Matahari baru saja muncul di ufuk timur ketika nyanyian lantang itu membelah kesunyian pagi. Jalan beraspal hitam kelam mulai dipijak derap kaki ratusan prajurit. Meski napas tersengal, namun tak ada satu pun yang mundur. Di antara mereka, terlihat sosok yang selalu memberi semangat prajurit-prajurit itu. Walau tubuhnya dibalut keringat, namun matanya […]

    Bagikan
expand_less