Berita Terkini
Trending Tags

Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • visibility 200
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Teka-teki terkait pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkab Ponorogo yang terancam sanksi non-job terungkap. Sosok itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno. Gulang terancam dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2024 lalu.

Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo tentang hukuman disiplin berupa pembebasan dari jabatan telah diterimanya sejak Jumat (14/2/2025). Namun, Gulang memanfaatkan haknya dengan mengajukan surat sanggahan pada Selasa (4/3/2025) kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dengan tembusan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), BKPSDM, dan BKN.

“Saya sudah menerima SK tersebut. Intinya, saya distafkan atau dijadikan pelaksana. Lewat sanggahan ini, saya memohon kebijaksanaan Pak Bupati untuk meninjau ulang dan meringankan sanksi kepada saya,” ujar Gulang.

Menurutnya, hukuman disiplin tersebut dijatuhkan karena ia diduga memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon kepala daerah saat Pilkada serentak.

“Mengajukan sanggahan ini hak saya sebagai ASN. Saya hanya berharap sanksi yang dijatuhkan tidak terlalu berat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Ponorogo, Agus Pramono, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti sanggahan tersebut. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Bupati Ponorogo.

“Jika sanggahan ditolak, maka yang bersangkutan akan ditempatkan di OPD lain, kemungkinan di Dinas Perpustakaan,” ungkapnya.

Diketahui, sanksi tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 94/2021 tentang Disiplin ASN. Sebelum keputusan dijatuhkan, Gulang telah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat, BKPSDM, dan tim yang dipimpin Sekda. Jika sanggahannya ditolak, Gulang terancam menjadi staf selama maksimal 12 bulan.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Pemadaman Bergilir, Ini Penjelasan PLN dan Penyebabnya

    Soal Pemadaman Bergilir, Ini Penjelasan PLN dan Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Madiun dalam beberapa hari terakhir terus bermunculan. Warga mengaku aktivitas rumah tangga hingga usaha terganggu akibat listrik yang padam pada waktu-waktu tertentu. Menanggapi hal tersebut, Manajer ULP Madiun Kota, Catur Surya Dharma Suryana, menegaskan bahwa kondisi yang terjadi bukanlah pemadaman […]

    Bagikan
  • Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Kabupaten Madiun memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Jumlah yang diterima bahkan melebihi usulan awal pemerintah daerah. Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa penambahan alokasi dan proses pengadaan sepenuhnya diatur Kementerian Pertanian […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
  • Kios di Terminal Purboyo Madiun Ludes Terbakar, Api Padam dalam 30 Menit

    Kios di Terminal Purboyo Madiun Ludes Terbakar, Api Padam dalam 30 Menit

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda salah satu kios di dalam Terminal Purboyo Kota Madiun pada Rabu dini hari (29/10/2025). Kios milik Indah Lestari, warga Kabupaten Madiun, ludes dilalap si jago merah. Beruntung, api tidak sempat merembet ke kios lain di sekitarnya. Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 02.00 WIB. Tim pemadam […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan di Terminal Caruban Madiun

    Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan di Terminal Caruban Madiun

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Madiun, Dinas Perhubungan, dan Badan Pendapatan Daerah menggelar operasi gabungan kendaraan di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, Kamis (13/11/2025). Dalam operasi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, sebanyak 72 kendaraan terjaring razia. Operasi ini menyasar berbagai jenis kendaraan, mulai dari roda dua hingga roda empat. Pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

    Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun yang diduga mengalami keracunan massal pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 18 siswa dilaporkan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah tak lama usai makan siang. Insiden ini langsung memicu respons […]

    Bagikan
expand_less