Berita Terkini
Trending Tags

Mobil Pick Up Hangus Terbakar Diduga Terkena Percikan Mesin Gerinda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah mobil pickup Terbakar di teras rumah warga, ( foto: tangkapan layar video – Ega patria – Sinergia ) 

Sinergia | Ponorogo – Sebuah mobil pick up milik warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo, ludes terbakar pada Jumat (9/5/2025) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB atau menjelang waktu salat Jumat itu sempat membuat warga panik karena kobaran api yang cukup besar.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari mesin gerinda yang mengenai bensin di bawah mobil. Saat kejadian, pemilik mobil, Nurcholis (40), baru saja pulang dari pasar dan memarkirkan kendaraan di depan rumahnya. Di waktu yang sama, salah satu pekerjanya sedang menggerinda besi di bengkel las milik Nurcholis yang berada di sebelah rumah.

“Apinya mungkin kena bensin yang bocor di bawah. Tiba-tiba langsung membesar dan membakar seluruh bodi mobil. Kami berusaha memadamkan dengan ember dan selang, tapi sulit karena alat terbatas,” kata Deni Wijaya, pekerja yang saat itu sedang mengoperasikan mesin gerinda.

Image Not Found
Kondisi pick up dan teras rumah pasca kebakaran, Foto : Jepretan Video, Ega patria – Sinergia

Selain membakar habis mobil, api juga sempat merusak sebagian teras rumah Nurcholis. Warga bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih 15 menit.

“Cukup panik waktu itu, karena tidak ada alat pemadam. Kami hanya mengandalkan air dari ember dan selang,” ujar Nurcholis.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta. Insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan yang dapat memicu api, terutama di dekat bahan yang mudah terbakar.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
  • Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) […]

    Bagikan
  • Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

    Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upaya memastikan anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai tahapan usianya kini semakin mudah diakses masyarakat Kabupaten Madiun. RSUD Caruban menghadirkan layanan Poli Tumbuh Kembang Anak, yang fokus pada pemantauan serta penanganan dini berbagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Layanan ini dikembangkan sebagai bentuk skrining kesehatan sejak dini agar potensi anak dapat […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
expand_less