Berita Terkini
Trending Tags

Pesantren di Nganjuk Kembangkan Peternakan Domba untuk Dukung Usaha Pertanian

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternakan domba di sebuah pesantren yang ada di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Foto : Istimewa

Sinergia | Nganjuk – Sebuah pesantren di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berhasil mengembangkan unit peternakan domba skala besar sebagai solusi kebutuhan pupuk kompos sekaligus diversifikasi ekonomi santri.

Pondok Pesantren Alfuukat yang berlokasi di Dusun Nglerep, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, memulai peternakan domba pada 2020. Usaha ini diawali dari meningkatnya kebutuhan kohe (kotoran hewan) untuk mendukung pembibitan alpukat yang digarap pesantren sejak 2015.

“Awalnya kami butuh kohe untuk memperkuat media tanam bibit alpukat. Permintaan terus meningkat hingga suplai dari peternak lokal tak lagi mencukupi,” ujar Nubula Abror, pengelola peternakan sekaligus alumnus Pondok Modern Gontor, kepada wartawan, Senin (14/07/2025).

Pada tahun pertama, Abror langsung membangun kandang dan mendatangkan 50 ekor domba betina siap kawin.

“Target kami pada 2021 adalah menjamin pasokan kohe tetap tersedia sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kini, Dombastis telah berkembang menjadi unit peternakan profesional dengan dua kandang besar berkapasitas masing-masing 300 ekor. Selain menyuplai kohe untuk kebun alpukat, peternakan ini juga menjual domba ke berbagai daerah di luar Nganjuk seperti Kediri, Bogor, dan Yogyakarta.

Menariknya, sistem penjualan tidak menggunakan harga per ekor, melainkan per kilogram bobot hidup. Harga jual berkisar Rp. 85 ribu hingga Rp. 90 ribu per kilogram, dengan berat rata-rata domba antara 20 hingga 30 kilogram per ekor.

Tantangan terbesar berikutnya adalah soal pakan. Abror menjelaskan, tingginya harga pakan dari luar membuat Dombastis memilih memproduksi sendiri. Mereka memanfaatkan limbah pertanian lokal seperti jagung, kedelai, kopi, hingga kangkung kering.

“Sekarang kami gunakan limbah-limbah organik kering dari pabrik jagung dan sawit sebagai bahan utama pakan,” jelas Abror.

Model usaha pesantren berbasis pertanian dan peternakan seperti ini dinilai efektif sebagai sumber kemandirian ekonomi santri sekaligus bagian dari praktik pendidikan kewirausahaan berbasis komunitas.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota

    Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana malam kemenangan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Madiun terasa semakin semarak pada Jumat (20/3/2026). Dari depan Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun digelar takbir keliling yang diikuti puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sebanyak 43 peserta yang terdiri dari lembaga pendidikan, pesantren, takmir masjid hingga stakeholder terkait turut […]

    Bagikan
  • Penumpang Kereta Saat Mudik Wajib Tahu! KAI Daop 7 Madiun Buka Jalur Cepat Pengaduan

    Penumpang Kereta Saat Mudik Wajib Tahu! KAI Daop 7 Madiun Buka Jalur Cepat Pengaduan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang puncak arus mudik, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat layanan aspirasi masyarakat guna menjaga kenyamanan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan implementasi SP4N-LAPOR! sebagai kanal resmi penyampaian aspirasi dan pengaduan publik, baik di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api. Manager […]

    Bagikan
  • KPU Segera Tetapkan Walikota-Wakil Madiun Kota Madiun Terpilih

    KPU Segera Tetapkan Walikota-Wakil Madiun Kota Madiun Terpilih

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | KPU Kota Madiun akan segera melakukan Rapat Pleno Terbuka terkait penetapan Walikota dan Wakil Walikota Madiun Pemilihan tahun 2024. Itu menyusul terbitnya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK). KPU Kota Madiun telah menjadwalkan penetapan calon terpilih pada Kamis 9 Januari 2025. ‘’Kami sudah menerima BRPK pada 6 […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Amankan Ratusan Liter Miras, Diedarkan ke Pelanggan Kafe

    Polres Madiun Kota Amankan Ratusan Liter Miras, Diedarkan ke Pelanggan Kafe

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepolisian Resor Madiun Kota melalui Satresnarkoba membongkar peredaran minuman keras illegal jenis arak jowo di salah satu kafe di Kota Madiun, Jawa Timur. Pengungkapan dilakukan pada Senin (05/01/2026) lalu di kafe yang berada di Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sekitar 300 liter arak […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

    Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memberikan pembinaan kepada sejumlah siswa SMP yang sebelumnya diduga terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab kolektif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah. […]

    Bagikan
  • 24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah jemaah haji asal Ponorogo dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Dari total kuota 519 jemaah Kabupaten Ponorogo, sedikitnya 24 orang mengundurkan diri karena berbagai alasan. “Sudah ada 24 jemaah yang dipastikan tidak berangkat tahun ini,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Ponorogo, Marjuni, Kamis (30/01/2025). […]

    Bagikan
expand_less