Berita Terkini
Trending Tags

Pesantren di Nganjuk Kembangkan Peternakan Domba untuk Dukung Usaha Pertanian

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternakan domba di sebuah pesantren yang ada di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Foto : Istimewa

Sinergia | Nganjuk – Sebuah pesantren di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berhasil mengembangkan unit peternakan domba skala besar sebagai solusi kebutuhan pupuk kompos sekaligus diversifikasi ekonomi santri.

Pondok Pesantren Alfuukat yang berlokasi di Dusun Nglerep, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, memulai peternakan domba pada 2020. Usaha ini diawali dari meningkatnya kebutuhan kohe (kotoran hewan) untuk mendukung pembibitan alpukat yang digarap pesantren sejak 2015.

“Awalnya kami butuh kohe untuk memperkuat media tanam bibit alpukat. Permintaan terus meningkat hingga suplai dari peternak lokal tak lagi mencukupi,” ujar Nubula Abror, pengelola peternakan sekaligus alumnus Pondok Modern Gontor, kepada wartawan, Senin (14/07/2025).

Pada tahun pertama, Abror langsung membangun kandang dan mendatangkan 50 ekor domba betina siap kawin.

“Target kami pada 2021 adalah menjamin pasokan kohe tetap tersedia sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kini, Dombastis telah berkembang menjadi unit peternakan profesional dengan dua kandang besar berkapasitas masing-masing 300 ekor. Selain menyuplai kohe untuk kebun alpukat, peternakan ini juga menjual domba ke berbagai daerah di luar Nganjuk seperti Kediri, Bogor, dan Yogyakarta.

Menariknya, sistem penjualan tidak menggunakan harga per ekor, melainkan per kilogram bobot hidup. Harga jual berkisar Rp. 85 ribu hingga Rp. 90 ribu per kilogram, dengan berat rata-rata domba antara 20 hingga 30 kilogram per ekor.

Tantangan terbesar berikutnya adalah soal pakan. Abror menjelaskan, tingginya harga pakan dari luar membuat Dombastis memilih memproduksi sendiri. Mereka memanfaatkan limbah pertanian lokal seperti jagung, kedelai, kopi, hingga kangkung kering.

“Sekarang kami gunakan limbah-limbah organik kering dari pabrik jagung dan sawit sebagai bahan utama pakan,” jelas Abror.

Model usaha pesantren berbasis pertanian dan peternakan seperti ini dinilai efektif sebagai sumber kemandirian ekonomi santri sekaligus bagian dari praktik pendidikan kewirausahaan berbasis komunitas.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji bakal mengunjungi Kota Madiun. Kini, Pemerintah Kota Madiun tengah mempersiapkan diri untuk kunjungan yang direncanakan pada Rabu (26/2/2025). Hal itu menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta stakeholder terkait […]

    Bagikan
  • Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku pembunuhan terhadap Sundari alias Mak Santi akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Madiun. Tersangka berinisial PRJ alias SRT (46) diamankan di Sukoharjo, Jawa Tengah, saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah masjid. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di […]

    Bagikan
  • Anak Terlibat Demo Dikumpulkan, Walikota Madiun: Harus Jadi Pelajaran

    Anak Terlibat Demo Dikumpulkan, Walikota Madiun: Harus Jadi Pelajaran

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar pembinaan terhadap sejumlah pelajar yang terlibat dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) lalu. Dalam kegiatan yang dihadiri siswa, perwakilan OSIS, orang tua, guru, hingga kepala sekolah tersebut, para pelajar diminta menyampaikan permintaan maaf kepada orang tuanya masing-masing. Walikota Madiun Maidi menegaskan, kegiatan […]

    Bagikan
  • WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

    WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo kembali menjaring pengemis di jalanan selama bulan Ramadhan. Kali ini, tiga pengemis yang merupakan penyandang disabilitas terjaring razia pada Selasa (11/03/2025). Ketiganya merupakan warga luar Ponorogo, masing-masing berasal dari Madiun, Sragen, dan Blitar. Kini, mereka dibawa ke rumah singgah Dinsos P3A […]

    Bagikan
  • Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

    Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun angkat bicara terkait merosotnya harga tomat hasil panen petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, yang hanya dihargai Rp2 ribu per kilogram. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan langkah darurat penyerapan hasil panen. Dari upaya itu, sebanyak […]

    Bagikan
  • KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 2.649
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025. Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). “Progres pencapaian kegiatan MCSP […]

    Bagikan
expand_less