Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 413
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi TPA Mrican yang sudah menumpuk, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Tumpukan sampah yang terbawa aliran air dari TPA menyebabkan aliran sungai penuh dengan limbah domestik, mulai dari plastik hingga sampah organik. Warga pun terpaksa melakukan pembersihan secara mandiri, meski hasilnya tidak signifikan.

Tak hanya merusak lingkungan, kondisi ini juga berdampak langsung pada para petani. Mereka kini enggan menggunakan air irigasi dari sungai karena khawatir terhadap dampak kesehatan maupun hasil panen.

“Setiap musim hujan pasti sampah kesini, bahkan sampai ke sawah. Selain itu juga bikin gatal,” ujar Mbah Soir, seorang petani setempat.

Hal senada disampaikan oleh Ibnu Atoillah, warga sekaligus petani lain di Desa Mrican. Ia mengaku dampak dari overload sampah di TPA Mrican sangat merugikan, terutama saat musim tanam. “Sampah pasti sampai ke sini. Dampaknya, panen juga menurun,” katanya.

Image Not Found
Kondisi TPA Mrican yang sudah menumpuk, Foto : Ega Patria – Sinergia

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT TPA Mrican dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Abri Susilo, membenarkan bahwa kondisi TPA saat ini memang sudah kelebihan kapasitas.

“Sekarang sedang dalam pembahasan penggunaan lahan milik Perhutani untuk perluasan TPA Mrican, karena kapasitas yang ada sudah penuh,” jelas Abri, saat ditemui di lokasi.

Pencemaran seperti ini disebut warga sudah sering terjadi setiap musim hujan. Mereka berharap, pemerintah segera memberikan solusi konkret agar persoalan ini tidak terus berulang dan mengancam kelestarian lingkungan serta kesejahteraan petani.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda. Perjalanannya bukan sekadar deretan […]

    Bagikan
  • Memasuki Hari Ketiga Kebakaran Lereng Lawu, Titik Api di Magetan Padam

    Memasuki Hari Ketiga Kebakaran Lereng Lawu, Titik Api di Magetan Padam

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki hari ketiga, kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu di wilayah Magetan berhasil dikendalikan. Namun, sejumlah titik api masih muncul dan bergerak ke utara, memasuki wilayah Ngawi. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti memantau kondisi dari Posko Penanganan Kebakaran Hutan di Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan, Rabu (16/9/2026). Ia mengatakan, hingga siang hari […]

    Bagikan
  • Menanamkan Rasa Syukur Lewat Berkurban dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan

    Menanamkan Rasa Syukur Lewat Berkurban dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih (PPSCP) Pusat Magetan menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di Padepokan Agung PPSCP, Panekan, Magetan, pada Sabtu (07/06/2025). Momen ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur, tetapi juga menjadi ajang penghormatan kepada para pendiri perguruan: Eyang Wagiman, Eyang Kusdi, dan Eyang Mufani. Penyembelihan hewan […]

    Bagikan
  • Menilik Keseruan Kontes Ratusan Kambing Etawa Seharga Jutaan Rupiah

    Menilik Keseruan Kontes Ratusan Kambing Etawa Seharga Jutaan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kambing etawa ras Kaligesing kembali berebut juara dalam ajang kontes tahunan yang digelar di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Lomba ini menjadi magnet bagi peternak maupun warga, karena menghadirkan koleksi kambing elit dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah. Sejak pagi, arena lomba sudah dipadati peserta yang membawa […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Kebut Pembangunan 6 Dapur Umum untuk Program MBG

    Wali Kota Madiun Kebut Pembangunan 6 Dapur Umum untuk Program MBG

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun segera merealisasikan 6 dapur untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 6 dapur umum tersebut direncanakan dibangun di 3 titik lokasi diantaranya Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman, Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo serta Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. Wali Kota Madiun, Maidi […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

    Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun langsung menindaklanjuti sejumlah aspirasi warga Desa Bener, Kecamatan Saradan, yang disampaikan dalam Sarasehan Bahana Bersahaja. Salah satunya membuka akses jalan yang sebelumnya masih terputus sekitar 50 meter. Kegiatan Bahana Bersahaja digelar di Desa Bener selama dua hari, Selasa-Rabu (15-16/9/2026). Forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengar […]

    Bagikan
expand_less