Berita Terkini
Trending Tags

TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi TPA Mrican yang sudah menumpuk, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Tumpukan sampah yang terbawa aliran air dari TPA menyebabkan aliran sungai penuh dengan limbah domestik, mulai dari plastik hingga sampah organik. Warga pun terpaksa melakukan pembersihan secara mandiri, meski hasilnya tidak signifikan.

Tak hanya merusak lingkungan, kondisi ini juga berdampak langsung pada para petani. Mereka kini enggan menggunakan air irigasi dari sungai karena khawatir terhadap dampak kesehatan maupun hasil panen.

“Setiap musim hujan pasti sampah kesini, bahkan sampai ke sawah. Selain itu juga bikin gatal,” ujar Mbah Soir, seorang petani setempat.

Hal senada disampaikan oleh Ibnu Atoillah, warga sekaligus petani lain di Desa Mrican. Ia mengaku dampak dari overload sampah di TPA Mrican sangat merugikan, terutama saat musim tanam. “Sampah pasti sampai ke sini. Dampaknya, panen juga menurun,” katanya.

Image Not Found
Kondisi TPA Mrican yang sudah menumpuk, Foto : Ega Patria – Sinergia

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT TPA Mrican dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Abri Susilo, membenarkan bahwa kondisi TPA saat ini memang sudah kelebihan kapasitas.

“Sekarang sedang dalam pembahasan penggunaan lahan milik Perhutani untuk perluasan TPA Mrican, karena kapasitas yang ada sudah penuh,” jelas Abri, saat ditemui di lokasi.

Pencemaran seperti ini disebut warga sudah sering terjadi setiap musim hujan. Mereka berharap, pemerintah segera memberikan solusi konkret agar persoalan ini tidak terus berulang dan mengancam kelestarian lingkungan serta kesejahteraan petani.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75). Akibat ledakan, kedua korban […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Rayakan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan Santunan dan Bantuan Kursi Roda

    Polres Magetan Rayakan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan Santunan dan Bantuan Kursi Roda

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara di Polres Magetan tak hanya diisi doa bersama, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial. Dalam acara tasyakuran sederhana di Gedung Pesat Gatra, jajaran Polres Magetan memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas korban kecelakaan lalu lintas. […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Bupati dan Wabup Terpilih: Program Kerja 2025-2030 Resmi Dimulai

    Sinkronisasi Bupati dan Wabup Terpilih: Program Kerja 2025-2030 Resmi Dimulai

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kab Madiun-Bupati dan Wabup Madiun Terpilih memulai pergerakan program kerja bersama sejumlah OPD. Sinkronisasi dihadiri langsung Bupati Terpilih Hari Wuryanto dan Pj Sekda Kab Madiun, Sodik Heri Purnomo di Hotel Amaris lantai dua, Rabu (22/01/2025). Dikutip dari akun resmi instagram Bupati Madiun terpilih @mashariwuryanto, kegiatan sinkronisasi bersama seluruh jajaran OPD Pemkab Madiun disebut sebagai memulai […]

    Bagikan
  • Bupati Wajibkan Pakai Baju Santri Menyambut Hari Santri Nasional 2025

    Bupati Wajibkan Pakai Baju Santri Menyambut Hari Santri Nasional 2025

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengeluarkan surat edaran bernomor 100.3.4.2/KH/11/405.01.2/2025 tentang Pakaian Khusus Menyambut Hari Santri Nasional. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, mahasiswa, guru, pedagang, hingga masyarakat umum diwajibkan mengenakan pakaian ala santri selama sembilan hari penuh. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan bahwa kebijakan ini […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas photo_camera 2

    Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memulai Operasi Keselamatan Semeru 2026 melalui Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Magetan, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini melibatkan TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan sejumlah instansi terkait, serta dihadiri unsur Forkopimda. Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo memimpin apel sekaligus membacakan amanat Kapolda Jatim. Ia menegaskan bahwa gelar pasukan bukan […]

    Bagikan
  • Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri. Rafli yang juga pemilik RQ […]

    Bagikan
expand_less