Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Sebatas Usulkan Lokasi Sekolah Rakyat, Magetan Tunggu Petunjuk Teknis dari Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dindikpora Magetan, Suwata, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) menyatakan tengah menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat terkait rencana pendirian Sekolah Rakyat. Program ini merupakan inisiasi Kementerian Sosial yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan konsep sekolah berasrama (boarding school).

Kepala Dindikpora Magetan, Suwata, menyampaikan bahwa pihaknya baru sebatas mengusulkan lokasi untuk program tersebut dan belum menerima juknis secara lengkap.

“Sekolah Rakyat itu leading sector-nya Kementerian Sosial di pusat. Kami di daerah hanya bagian dari tim karena terkait dengan pendidikan. Untuk kurikulum, teknis rekrutmen siswa, hingga lokasi masih menunggu hasil asistensi dari kementerian,” jelas Suwata, Rabu (28/05/2025).

Program Sekolah Rakyat ini rencananya mencakup jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari kalangan tidak mampu yang membutuhkan akses pendidikan lebih layak.

“Konsep awalnya adalah sekolah berasrama. Namun, karena juknis belum diterbitkan secara resmi, kami belum bisa menyampaikan detail teknisnya. Untuk rekrutmen siswa juga masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat,” tambahnya.

Suwata menegaskan, Pemkab Magetan siap mendukung program ini dan akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial dalam pelaksanaannya di daerah.

Sementara itu, menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut pemerintah wajib menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri, baik SD maupun SMP, termasuk swasta, Suwata menyatakan pihaknya belum menerima arahan resmi.

“Kalau kebijakan dari putusan MK soal sekolah gratis, kami belum terima juklak dan juknisnya. Kita tunggu saja bagaimana pemerintah pusat menyusun kebijakan dan melakukan sosialisasi ke daerah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan akan mengikuti perkembangan dan instruksi lanjutan dari kementerian terkait demi memastikan implementasi program dan kebijakan berjalan sesuai aturan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Bakal di Mutasi Wali Kota Madiun Maidi ?

    Siapa Bakal di Mutasi Wali Kota Madiun Maidi ?

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi secara gambling menyampaikan bakal ada mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Hal itu ditegaskan Maidi usai acara halalbihalal bersama ASN Pemkot Madiun di Pahlawan Business Center (PBC) pada Selasa (08/04/2025). Bahkan, Maidi yang didampingi Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun telah […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menyatakan sikap tegas terhadap penggunaan sound horeg yang kerap digunakan dalam hajatan atau konvoi dengan volume ekstrem. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa perangkat audio dengan suara berlebihan yang mengganggu ketertiban umum akan ditindak tegas. “Tak ada ukuran baku soal bentuk atau ukuran sound system, tapi bila […]

    Bagikan
  • Debit Waduk Dawuhan Menyusut, Ratusan Hektare Sawah di Madiun Kekurangan Air

    Debit Waduk Dawuhan Menyusut, Ratusan Hektare Sawah di Madiun Kekurangan Air

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan hektare lahan sawah di Kabupaten Madiun mulai kekurangan pasokan air setelah volume Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, terus menyusut. Kondisi ini terjadi di tengah cuaca panas dan tidak adanya pasokan air dari sungai menuju waduk. Saat ini, volume air Waduk Dawuhan hanya tersisa sekitar 15 persen atau 520 […]

    Bagikan
  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Antisipasi “Getok Harga” Saat Lebaran, Pemkab Magetan Minta Pedagang Telaga Sarangan Pasang Daftar Harga

    Antisipasi “Getok Harga” Saat Lebaran, Pemkab Magetan Minta Pedagang Telaga Sarangan Pasang Daftar Harga

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan mengantisipasi praktik “getok harga” di kawasan wisata Telaga Sarangan menjelang libur Lebaran. Lonjakan kunjungan wisatawan pada musim libur panjang dinilai berpotensi memicu kembali praktik tersebut. Pemkab Magetan mengimbau para pedagang untuk mencantumkan daftar harga secara jelas pada setiap produk yang dijual, baik makanan maupun minuman. Langkah ini dinilai […]

    Bagikan
expand_less