Berita Terkini
Trending Tags

Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana warung Mbok Yem setelah di tutup, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek yang menampilkan enam pria di dalam warung di Gunung Lawu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, salah satu pria memegang papan bertuliskan “Warung Tutup Sementara 27 Mei 2025” sambil menyampaikan pesan perpisahan, memunculkan kabar bahwa Warung Mbok Yem akan tutup.

“Saudara-saudaraku semua para pecinta alam, khususnya di Gunung Lawu, besok tanggal 27 saya menetapkan pensiun dari Gunung Lawu, khususnya dari Warung Mbok Yem,” ucap pria dalam video tersebut.

Ia juga menyebut telah 19 tahun membantu Mbok Yem, dan kini warung legendaris tersebut akan tutup sementara tanpa kepastian kapan akan kembali buka. Pria tersebut bahkan menjelaskan bahwa Temon hewan peliharaan ikonik milik Mbok Yem saat ini berada di Blora dan diasuh oleh pecinta binatang.

Namun, kabar tersebut segera dibantah oleh pihak keluarga.

Saiful Bachri, cucu almarhumah Mbok Yem, menegaskan bahwa informasi dalam video itu tidak benar. Ia menyampaikan klarifikasi lewat pesan singkat pada Selasa (03/06/2025).

“Kabar soal penutupan Warung Mbok Yem di Gunung Lawu itu tidak benar,” tegas Saiful.

Ia menjelaskan bahwa pria dalam video itu bernama Muis, yang selama ini hanya membantu operasional warung. Muis bukan pemilik atau pengelola utama.

“Kami menyayangkan video itu menjadi viral dan menimbulkan kesalahpahaman. Warung Mbok Yem tetap buka seperti biasa. Pak Muis hanya bersifat membantu,” lanjutnya.

Penjelasan senada juga disampaikan oleh Rina Dwi Prayekti, kerabat Mbok Yem, melalui unggahan di akun Instagram-nya, @rina_arpo. Rina menyatakan bahwa warung ikonik yang berada di jalur pendakian Gunung Lawu tersebut tidak tutup permanen, dan akan segera kembali beroperasi.

“Warung Mbok Yem tidak ditutup. Akan diteruskan oleh keluarganya, anaknya sendiri. Jadi info yang beredar kalau warung akan tutup, itu bohong banget,” kata Rina dalam video yang diunggah di Instagram.

Ia menjelaskan bahwa warung sementara tidak beroperasi karena keluarga masih menjalani masa 40 hari setelah kepergian almarhumah Mbok Yem yang wafat pada Rabu (23/04/2025).

Terkait Muis, Rina membenarkan bahwa yang bersangkutan bukan mengundurkan diri, tetapi diberhentikan oleh keluarga.

“Pak Muis bukan pensiun, tapi diturunkan oleh keluarga. Karena warung akan diteruskan oleh keluarga sendiri,” ujarnya.

Dalam klarifikasinya, Rina juga menjawab pertanyaan banyak pendaki tentang nasib Temon, hewan peliharaan yang akrab dengan para tamu Warung Mbok Yem.

“Temon sekarang masih di Blora. Semoga bisa kembali lagi ke Gunung Lawu,” tutup Rina.

Sementara untuk diketahui, Warung Mbok Yem selama ini dikenal sebagai warung tertinggi di Indonesia, yang terletak di jalur pendakian Cemoro Sewu menuju puncak Gunung Lawu. Warung ini tak hanya menjadi tempat beristirahat para pendaki, tapi juga menjadi simbol keramahan dan keteguhan almarhumah Mbok Yem selama puluhan tahun.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dampak banjir beberapa waktu lalu sejumlah tanaman padi yang baru berusia 7-21 hari terancam gagal tanam. Genangan air yang masih ada mengancam kondisi tanaman padi. Data menyebut sekitar 427 hektar lahan tanaman padi terendam banjir. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi menjelaskan, dampak hujan deras di wilayah […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
  • Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

    Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satu per satu jendela ditutup lebih awal di sudut Totog, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Suara tawa anak-anak yang biasa riuh di lorong-lorong sempit tak lagi terdengar. Hanya angin sore yang membawa sunyi, menyusup ke rumah-rumah mungil berukuran tak lebih dari 4×5 meter, tempat 18 keluarga kini menyimpan ketakutan yang sama […]

    Bagikan
  • Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2024, Kamis (20/3/2025). Dalam rapat yang dipimpin oleh Mujono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan capaian kinerja jajaran OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun selama tahun anggaran 2024.  Menanggapi LKPJ yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari. Ini Menyusul adanya kekecewaan seorang pasien atas permintaan surat rujukan pemegang BPJS penerima bantuan iuran daerah (PBID) di UPT Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari, Selasa (7/1/2025). Sidak yang dipimpin oleh ketua […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Magetan Pasang Traffic Light Baru Dipasang di Perempatan Takeran

    Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Magetan Pasang Traffic Light Baru Dipasang di Perempatan Takeran

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya peningkatan keselamatan berkendara kembali dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan. Perempatan Takeran, yang sejak lama dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, kini resmi dilengkapi traffic light baru. Titik tersebut berada tepat di depan Mapolsek Takeran dan Kantor Kecamatan Takeran, sekaligus menjadi jalur penghubung utama Magetan–Madiun. Pemasangan dan pengoperasian lampu […]

    Bagikan
expand_less