Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana warung Mbok Yem setelah di tutup, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek yang menampilkan enam pria di dalam warung di Gunung Lawu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, salah satu pria memegang papan bertuliskan “Warung Tutup Sementara 27 Mei 2025” sambil menyampaikan pesan perpisahan, memunculkan kabar bahwa Warung Mbok Yem akan tutup.

“Saudara-saudaraku semua para pecinta alam, khususnya di Gunung Lawu, besok tanggal 27 saya menetapkan pensiun dari Gunung Lawu, khususnya dari Warung Mbok Yem,” ucap pria dalam video tersebut.

Ia juga menyebut telah 19 tahun membantu Mbok Yem, dan kini warung legendaris tersebut akan tutup sementara tanpa kepastian kapan akan kembali buka. Pria tersebut bahkan menjelaskan bahwa Temon hewan peliharaan ikonik milik Mbok Yem saat ini berada di Blora dan diasuh oleh pecinta binatang.

Namun, kabar tersebut segera dibantah oleh pihak keluarga.

Saiful Bachri, cucu almarhumah Mbok Yem, menegaskan bahwa informasi dalam video itu tidak benar. Ia menyampaikan klarifikasi lewat pesan singkat pada Selasa (03/06/2025).

“Kabar soal penutupan Warung Mbok Yem di Gunung Lawu itu tidak benar,” tegas Saiful.

Ia menjelaskan bahwa pria dalam video itu bernama Muis, yang selama ini hanya membantu operasional warung. Muis bukan pemilik atau pengelola utama.

“Kami menyayangkan video itu menjadi viral dan menimbulkan kesalahpahaman. Warung Mbok Yem tetap buka seperti biasa. Pak Muis hanya bersifat membantu,” lanjutnya.

Penjelasan senada juga disampaikan oleh Rina Dwi Prayekti, kerabat Mbok Yem, melalui unggahan di akun Instagram-nya, @rina_arpo. Rina menyatakan bahwa warung ikonik yang berada di jalur pendakian Gunung Lawu tersebut tidak tutup permanen, dan akan segera kembali beroperasi.

“Warung Mbok Yem tidak ditutup. Akan diteruskan oleh keluarganya, anaknya sendiri. Jadi info yang beredar kalau warung akan tutup, itu bohong banget,” kata Rina dalam video yang diunggah di Instagram.

Ia menjelaskan bahwa warung sementara tidak beroperasi karena keluarga masih menjalani masa 40 hari setelah kepergian almarhumah Mbok Yem yang wafat pada Rabu (23/04/2025).

Terkait Muis, Rina membenarkan bahwa yang bersangkutan bukan mengundurkan diri, tetapi diberhentikan oleh keluarga.

“Pak Muis bukan pensiun, tapi diturunkan oleh keluarga. Karena warung akan diteruskan oleh keluarga sendiri,” ujarnya.

Dalam klarifikasinya, Rina juga menjawab pertanyaan banyak pendaki tentang nasib Temon, hewan peliharaan yang akrab dengan para tamu Warung Mbok Yem.

“Temon sekarang masih di Blora. Semoga bisa kembali lagi ke Gunung Lawu,” tutup Rina.

Sementara untuk diketahui, Warung Mbok Yem selama ini dikenal sebagai warung tertinggi di Indonesia, yang terletak di jalur pendakian Cemoro Sewu menuju puncak Gunung Lawu. Warung ini tak hanya menjadi tempat beristirahat para pendaki, tapi juga menjadi simbol keramahan dan keteguhan almarhumah Mbok Yem selama puluhan tahun.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puja Bhakti Waisak di Vihara Giri Bhanda Sukhavati Madiun, Momentum Memaknai Jalan Kebajikan

    Puja Bhakti Waisak di Vihara Giri Bhanda Sukhavati Madiun, Momentum Memaknai Jalan Kebajikan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perayaan Hari Raya Waisak menjadi momen penuh makna bagi umat Buddha di Kota Madiun. Bertempat di Vihara Giri Bhanda Sukhavati Jalan Anggrek Nomor 11, Kota Madiun, sebanyak 50 umat Buddha mengikuti rangkaian puja bhakti pada Minggu (31/5/2026). Ini sebagai bentuk penghormatan dan refleksi spiritual dalam memperingati Waisak ke-2570 tahun Buddhis […]

    Bagikan
  • Ngabuburit, KPS Tonatan Evakuasi Sampah dari Sungai

    Ngabuburit, KPS Tonatan Evakuasi Sampah dari Sungai

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit biasa diisi dengan jalan-jalan atau berburu takjil. Namun, hal berbeda dilakukan oleh Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tonatan, Ponorogo. Meski tengah berpuasa, para pemuda pecinta lingkungan ini tetap semangat mengevakuasi sampah yang menyangkut di barikade ban di aliran sungai Dam Tambak Kemangi, kawasan Jalan Ir Juanda, […]

    Bagikan
  • 11.369 Rumah Tak Layak Huni di Madiun Belum Tuntas, Pemkab Tambah 100 Unit Lewat P-APBD 2026

    11.369 Rumah Tak Layak Huni di Madiun Belum Tuntas, Pemkab Tambah 100 Unit Lewat P-APBD 2026

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menambah target penanganan rumah tidak layak huni (RTLH). Melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mengusulkan bantuan untuk 100 unit rumah. Langkah tersebut dilakukan di tengah masih besarnya jumlah RTLH di Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat Satreskrim Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor

    Gerak Cepat Satreskrim Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia|Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Sikatan Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Minggu (26/01/2025) yang sempat viral di media sosial berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Madiun Kota. Pelaku curanmor yang terekam CCTV warga berhasil dibekuk Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang pada Senin (27/01/2025) dan Selasa (28/01/2025). Pelaku […]

    Bagikan
  • Dua Truk Bertabrakan di Ngawi, Muatan Sapi Berserakan dan Empat Orang Luka-Luka

    Dua Truk Bertabrakan di Ngawi, Muatan Sapi Berserakan dan Empat Orang Luka-Luka

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi–Karangjati, tepatnya di Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Benturan keras antara truk pengangkut sapi dan truk bermuatan kain perca itu menyebabkan empat orang terluka serta menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama tersebut. Kecelakaan yang […]

    Bagikan
  • Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang petani di dalam sumur sawah miliknya, Kamis (16/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Muchlas (68), warga setempat. Korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya, Aprilia (16), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Aprilia tengah mencari ayahnya yang sejak […]

    Bagikan
expand_less