Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana warung Mbok Yem setelah di tutup, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek yang menampilkan enam pria di dalam warung di Gunung Lawu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, salah satu pria memegang papan bertuliskan “Warung Tutup Sementara 27 Mei 2025” sambil menyampaikan pesan perpisahan, memunculkan kabar bahwa Warung Mbok Yem akan tutup.

“Saudara-saudaraku semua para pecinta alam, khususnya di Gunung Lawu, besok tanggal 27 saya menetapkan pensiun dari Gunung Lawu, khususnya dari Warung Mbok Yem,” ucap pria dalam video tersebut.

Ia juga menyebut telah 19 tahun membantu Mbok Yem, dan kini warung legendaris tersebut akan tutup sementara tanpa kepastian kapan akan kembali buka. Pria tersebut bahkan menjelaskan bahwa Temon hewan peliharaan ikonik milik Mbok Yem saat ini berada di Blora dan diasuh oleh pecinta binatang.

Namun, kabar tersebut segera dibantah oleh pihak keluarga.

Saiful Bachri, cucu almarhumah Mbok Yem, menegaskan bahwa informasi dalam video itu tidak benar. Ia menyampaikan klarifikasi lewat pesan singkat pada Selasa (03/06/2025).

“Kabar soal penutupan Warung Mbok Yem di Gunung Lawu itu tidak benar,” tegas Saiful.

Ia menjelaskan bahwa pria dalam video itu bernama Muis, yang selama ini hanya membantu operasional warung. Muis bukan pemilik atau pengelola utama.

“Kami menyayangkan video itu menjadi viral dan menimbulkan kesalahpahaman. Warung Mbok Yem tetap buka seperti biasa. Pak Muis hanya bersifat membantu,” lanjutnya.

Penjelasan senada juga disampaikan oleh Rina Dwi Prayekti, kerabat Mbok Yem, melalui unggahan di akun Instagram-nya, @rina_arpo. Rina menyatakan bahwa warung ikonik yang berada di jalur pendakian Gunung Lawu tersebut tidak tutup permanen, dan akan segera kembali beroperasi.

“Warung Mbok Yem tidak ditutup. Akan diteruskan oleh keluarganya, anaknya sendiri. Jadi info yang beredar kalau warung akan tutup, itu bohong banget,” kata Rina dalam video yang diunggah di Instagram.

Ia menjelaskan bahwa warung sementara tidak beroperasi karena keluarga masih menjalani masa 40 hari setelah kepergian almarhumah Mbok Yem yang wafat pada Rabu (23/04/2025).

Terkait Muis, Rina membenarkan bahwa yang bersangkutan bukan mengundurkan diri, tetapi diberhentikan oleh keluarga.

“Pak Muis bukan pensiun, tapi diturunkan oleh keluarga. Karena warung akan diteruskan oleh keluarga sendiri,” ujarnya.

Dalam klarifikasinya, Rina juga menjawab pertanyaan banyak pendaki tentang nasib Temon, hewan peliharaan yang akrab dengan para tamu Warung Mbok Yem.

“Temon sekarang masih di Blora. Semoga bisa kembali lagi ke Gunung Lawu,” tutup Rina.

Sementara untuk diketahui, Warung Mbok Yem selama ini dikenal sebagai warung tertinggi di Indonesia, yang terletak di jalur pendakian Cemoro Sewu menuju puncak Gunung Lawu. Warung ini tak hanya menjadi tempat beristirahat para pendaki, tapi juga menjadi simbol keramahan dan keteguhan almarhumah Mbok Yem selama puluhan tahun.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 2 Kota Madiun menyuguhkan pertandingan futsal antar sekolah yang bertajuk SMADA CUP 2025. Event ini mempertandingkan tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK se-eks karesidenan Madiun. Event telah digelar pada 15-16 Agustus dan 22-23 Agustus mendatang. Untuk tingkat SMP sederajat hanya tersedia 16 slot, sedangkan tingkat SMA sederajat sebanyak 32 slot. […]

    Bagikan
  • Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, tampak menurun. Kondisi cuaca yang tak stabil serta padatnya aktivitas pendaki dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor utama. Data Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan menunjukkan penurunan tersebut. Asisten Perhutani (Asper) […]

    Bagikan
  • Pertamina Tambah 999 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur, Antisipasi Libur Panjang Tahun Baru Islam 2025

    Pertamina Tambah 999 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur, Antisipasi Libur Panjang Tahun Baru Islam 2025

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut libur panjang Tahun Baru Islam 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan energi, terutama LPG 3 kg, tetap aman dan mencukupi di wilayah Jawa Timur. Selama periode long weekend 27–29 Juni 2025, permintaan bahan bakar dan LPG diperkirakan meningkat signifikan. Menanggapi hal […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

    Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana membuat seragam sekolah khusus bagi pelajar dengan tidak meninggalkan ciri khas lokal, yakni pakaian penadon. Seragam itu diberi nama donda untuk pelajar putra dan dondi untuk pelajar putri. Seragam donda dondi rencananya akan dipakai seminggu sekali oleh seluruh siswa, mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah […]

    Bagikan
  • Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pelajar dari berbagai kota di se-Karesidenan Madiun memadati Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/07/2025). Mereka antusias mengikuti lomba panahan tradisional yang menjadi agenda tahunan dan selalu ramai peminat. Kejuaraan ini unik karena seluruh peserta diwajibkan menggunakan busur tradisional, tanpa alat bidik modern. Busur hanya mengandalkan tali […]

    Bagikan
  • Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tim gabungan dari Polres Ponorogo dan Tim Medis RSUD dr Harjono Ponorogo Minggu malam (26/1/2025) membongkar bungkusan paket yang dibuang di tepi hutan Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo. Sesuai informasi, paket itu diduga berisi potongan kaki potongan korban Uswatun Khasanah. Sementara itu, tubuh korban dimasukan koper merah yang ditemukan di Kabupaten Ngawi […]

    Bagikan
expand_less