Berita Terkini
Trending Tags

Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana warung Mbok Yem setelah di tutup, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek yang menampilkan enam pria di dalam warung di Gunung Lawu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, salah satu pria memegang papan bertuliskan “Warung Tutup Sementara 27 Mei 2025” sambil menyampaikan pesan perpisahan, memunculkan kabar bahwa Warung Mbok Yem akan tutup.

“Saudara-saudaraku semua para pecinta alam, khususnya di Gunung Lawu, besok tanggal 27 saya menetapkan pensiun dari Gunung Lawu, khususnya dari Warung Mbok Yem,” ucap pria dalam video tersebut.

Ia juga menyebut telah 19 tahun membantu Mbok Yem, dan kini warung legendaris tersebut akan tutup sementara tanpa kepastian kapan akan kembali buka. Pria tersebut bahkan menjelaskan bahwa Temon hewan peliharaan ikonik milik Mbok Yem saat ini berada di Blora dan diasuh oleh pecinta binatang.

Namun, kabar tersebut segera dibantah oleh pihak keluarga.

Saiful Bachri, cucu almarhumah Mbok Yem, menegaskan bahwa informasi dalam video itu tidak benar. Ia menyampaikan klarifikasi lewat pesan singkat pada Selasa (03/06/2025).

“Kabar soal penutupan Warung Mbok Yem di Gunung Lawu itu tidak benar,” tegas Saiful.

Ia menjelaskan bahwa pria dalam video itu bernama Muis, yang selama ini hanya membantu operasional warung. Muis bukan pemilik atau pengelola utama.

“Kami menyayangkan video itu menjadi viral dan menimbulkan kesalahpahaman. Warung Mbok Yem tetap buka seperti biasa. Pak Muis hanya bersifat membantu,” lanjutnya.

Penjelasan senada juga disampaikan oleh Rina Dwi Prayekti, kerabat Mbok Yem, melalui unggahan di akun Instagram-nya, @rina_arpo. Rina menyatakan bahwa warung ikonik yang berada di jalur pendakian Gunung Lawu tersebut tidak tutup permanen, dan akan segera kembali beroperasi.

“Warung Mbok Yem tidak ditutup. Akan diteruskan oleh keluarganya, anaknya sendiri. Jadi info yang beredar kalau warung akan tutup, itu bohong banget,” kata Rina dalam video yang diunggah di Instagram.

Ia menjelaskan bahwa warung sementara tidak beroperasi karena keluarga masih menjalani masa 40 hari setelah kepergian almarhumah Mbok Yem yang wafat pada Rabu (23/04/2025).

Terkait Muis, Rina membenarkan bahwa yang bersangkutan bukan mengundurkan diri, tetapi diberhentikan oleh keluarga.

“Pak Muis bukan pensiun, tapi diturunkan oleh keluarga. Karena warung akan diteruskan oleh keluarga sendiri,” ujarnya.

Dalam klarifikasinya, Rina juga menjawab pertanyaan banyak pendaki tentang nasib Temon, hewan peliharaan yang akrab dengan para tamu Warung Mbok Yem.

“Temon sekarang masih di Blora. Semoga bisa kembali lagi ke Gunung Lawu,” tutup Rina.

Sementara untuk diketahui, Warung Mbok Yem selama ini dikenal sebagai warung tertinggi di Indonesia, yang terletak di jalur pendakian Cemoro Sewu menuju puncak Gunung Lawu. Warung ini tak hanya menjadi tempat beristirahat para pendaki, tapi juga menjadi simbol keramahan dan keteguhan almarhumah Mbok Yem selama puluhan tahun.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Tewas dalam Kecelakaan Berkecepatan Tinggi di Jalan Raya Ngawi–Bringin

    Pemuda Tewas dalam Kecelakaan Berkecepatan Tinggi di Jalan Raya Ngawi–Bringin

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Bringin, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Minggu (18/1/2026) malam. Seorang pemuda berusia 19 tahun meninggal di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan kendaraan lain. Insiden tragis ini terjadi ketika korban tengah melaju dengan kecepatan tinggi. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
  • Olah TKP Kebakaran Pasar Srijaya Bakal Libatkan Tim Labfor Polda Jatim Play Button

    Olah TKP Kebakaran Pasar Srijaya Bakal Libatkan Tim Labfor Polda Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peristiwa kebakaran kios di Pasar Srijaya Kota Madiun pada Senin (26/01/2026) malam masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pada Selasa (27/01/2026) tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota bersama Polsek Kartoharjo melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi kejadian. Sebanyak 4 kios terdampak kebakaran dengan 2 diantaranya hangus terbakar. Kasat Reskrim Polres Madiun […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar photo_camera 2

    Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan di wilayah Madiun Raya. Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Madiun pada Kamis (12/3/2026). Program revitalisasi tersebut mencakup 62 sekolah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, serta Magetan. Total anggaran dalam program tersebut sekitar […]

    Bagikan
  • Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-87 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Puncak Gunung Lawu, Minggu (17/08/2025). Lebih dari seribu pendaki ikut serta dalam upacara bendera yang digelar di ketinggian 3.265 mdpl tersebut. Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyampaikan jumlah pendaki yang mengikuti upacara di puncak mencapai sekitar 1.017 orang. “Data […]

    Bagikan
  • Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

    Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Paguyuban Pedagang Wisata Sarangan menanggapi viralnya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Ketua Paguyuban, Sudardi, menekankan bahwa kasus tersebut tidak mencerminkan perilaku mayoritas pedagang. Sudardi menjelaskan bahwa terdapat sekitar 500 pedagang yang beraktivitas di kawasan wisata Sarangan. Ia menilai permasalahan harga seperti yang ramai dibicarakan […]

    Bagikan
expand_less