Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tengah melaksanakan Lempar Jumroh, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Sinergia | Mina,Arab Saudi – Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata. Usai melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah dengan murur, jemaah Sindo Wisata pun bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah. Pada 10 Dzulhijjah 1444 H, jemaah berangkat menuju ke Jamarat atau tempat melempar jumrah di Mina sekitar pukul 02.00 Waktu Arab Saudi.

Dari Ma’tab, jemaah Sindo Wisata berjalan kaki menuju ke Jamarat. Para jemaah tetap memakai Ihram dan telah dibekali dengan batu kerikil untuk melempar jumrah Aqabah.

“Alhamdulillah, para jemaah sudah bersiap untuk berangkat menuju Jamarat. Sudah disediakan juga dari Tim Sindo Wisata batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah nanti,” terang Dieskha Idella, Reporter Haji Sinergia.

Image Not Found
Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Hanya berjarak sekitar 1 km dari Ma’tab ke Jumrah Aqabah. Jemaah pun penuh semangat dan lantang meneriakkan Bismillahi Allahu Akbar, jemaah Sindo Wisata melempar 7 batu kerikil ke Jumrah Aqabah.

Diketahui, melontar jumrah ini merujuk pada kisah Nabi Ibrahim AS ketika diuji oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dalam perjalanan melaksanakan perintah tersebut, iblis beberapa kali muncul dan mencoba menggoda Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Ismail agar membatalkan perintah Allah.

Setiap lemparan merupakan simbol penolakan terhadap godaan setan dan keteguhan iman kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa setan akan terus mencoba menyesatkan manusia dari jalan kebenaran, dan setiap Muslim harus siap melawannya dengan tekad dan keimanan.

“Alhamdulillah baru selesai lempah Jumrah Aqabah dengan lancer. Lega sekali rasanya, selesai Wukuf, Mabit dan ini tadi lempar jumrah,” ujar Zainal Arifin, jemaah Sindo Wisata.

Usai melaksanakan lempar jumrah, jemaah Sindo Wisata melaksanakan Tahallul atau memotong rambut. Tahallul ini sebagai tanda bahwa jemaah haji telah melepaskan diri dari keadaan ihram dan diperbolehkan untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang selama ihram.

Image Not Found
Nafar Tsani, Jemaah Sindo Wisata Melempar Jumrah Ula, Wusta dan Aqabah, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Nafar Tsani, Jemaah Sindo Wisata Melempar Jumrah Ula, Wusta dan Aqabah

Jemaah haji dalam melempar jumrah dapat memilih untuk melaksanakan dengan Nafar Awal atau Nafar Tsani. Hal itu, mengacu pada dua pilihan waktu bagi jemaah haji untuk meninggalkan Mina setelah melontar jumrah. Keduanya memiliki aturan yang berbeda, terutama terkait jumlah hari dan jumlah lontaran batu kerikil yang harus dilakukan. 

Nah, untuk Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata memilih untuk melaksanakan dengan Nafar Tsani. Jemaah yang memilih nafar tsani akan tinggal di Mina satu hari lebih lama dan melempar jumrah pada tiga hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah. Dengan demikian, Nafar Tsani memberikan kesempatan bagi jemaah untuk menyelesaikan seluruh rangkaian lontar jumrah hingga hari terakhir.

Dalam lempar jumrah kali ini, jemaah Sindo Wisata menyiapkan 21 batu kerikil untuk dilemparkan di Jumrah Ula, Wusta dan Aqbah secara berurutan. Masing-masing jemaah melemparkan 7 batu kerikil di tiap jumrah. Meski hanya dibutuhkan 21 batu kerikil, namun jemaah tetap membawa cadangan batu kerikil.

Image Not Found
Lempar Jumrah, Simbol Keteguhan Iman kepada Allah SWT dan Penolakan Terhadap Godaan Setan, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Lempar Jumrah, Simbol Keteguhan Iman kepada Allah SWT dan Penolakan Terhadap Godaan Setan

Jumrah Ula secara simbolis jumrah ini melambangkan godaan awal yang sering kali berupa rayuan halus dari setan. Godaan ini bisa datang dalam bentuk keinginan untuk melakukan dosa-dosa kecil yang tampaknya sepele, namun bisa membawa manusia jauh dari jalan kebenaran. Jumrah Wusta, godaan yang lebih kuat dibandingkan godaan awal. Dalam kehidupan ini bisa berupa godaan kekayaan, kekuasaan, atau hawa nafsu yang lebih besar.

Melempar Jumrah Wusta mengajarkan jemaah untuk tetap teguh dalam menghadapi godaan yang lebih berat dan tidak tergoda oleh hal-hal yang bisa merusak keimanan merekA. Jumrah Aqabah adalah jumrah terbesar yang dilontarkan. Hal itu melambangkan godaan terbesar yang bisa dialami oleh manusia. Setiap jemaah haji melempar tujuh kerikil ke jumrah ini sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan yang paling berat.

H. Ulul Azmi, Pimpin dan Sindo Wisata Jawa Timur yang turut mendampingi terus mengajak jemaah untuk meneguhkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,. Setiap selesai menjalankan lempar jumrah pada hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah mengajak untuk berdoa bersama.

“Terus memohon ampunan kepada Allah SWT. Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan sehingga kita bisa sampai dititik ini, menjalankan rukun Islam yang ke 5 ini. Mudah-mudahan jemaah Sindo Wisata senantiasa diberikan kesehatan, murah rezeki dan dalam perlindungan Allah SWT., dan bisa kembali lagi ke Tanah Suci ini, Aamiin Ya Rabbal Allamin,” doa H. Ulul Azmi yang diamine jemaah Sindo Wisata.

Image Not Found
Rukun dan Wajib Haji di Armuzna Selesai, Jemaah Kembali ke Hotel Transit, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Rukun dan Wajib Haji di Armuzna Selesai, Jemaah Kembali ke Hotel Transit

Alhamdulillah, perjalanan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata dalam menjalankan rukun dan wajib haji telah usai. Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah hingga lempah jumrah di Mina telah dilalui dengan penuh khitmad dan perjuangan yang tak kenal lelah. Usai menjalani lempar jumrah terakhir pada 13 Dzulhijjah, jemaah Sindo Wisata bersiap untuk kembali ke hotel transit di Aziziah.

Banyak kesan mendalam dirasakan oleh seluruh jemaah Sindo Wisata selama di Armuzna. Perjalanan spiritual yang tidak akan dilupakan dengan penuh perjuangan dan air mata hingga sampai dititik rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan khitmad dan lancar.

Tim Liputan Haji – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Candimulyo Cup II 2026, Ajang Menggali Bibit Muda Atlet Voli 

    Candimulyo Cup II 2026, Ajang Menggali Bibit Muda Atlet Voli 

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menutup gelaran turnamen bola voli bergengsi, Candimulyo Cup II Tahun 2026. Ajang yang mempertandingkan dua kategori utama, yakni kategori Gala Desa dan klub, sukses menjadi magnet bagi masyarakat dan talenta muda berbakat di Bumi Pesilat. Dalam sambutan penutupnya, Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh […]

    Bagikan
  • Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Madiun menggelar Gebyar Anak PAUD pada Kamis (27/11/2025) di Taman Ngrowo Bening. Kegiatan meriah ini diikuti oleh 53 lembaga PAUD se-Kota Madiun dengan total peserta mencapai 1.263 anak dari tiga kecamatan Taman, Manguharjo, dan Kartoharjo. Acara dibuka secara […]

    Bagikan
  • MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 262 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Jumat, 31 Juli 2026. Selama dua hingga tiga pekan, para peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan dibekali proses adaptasi sebelum memulai pembelajaran di sekolah berkonsep asrama tersebut. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi […]

    Bagikan
  • Jelang Libur Lebaran 2025, Wali Kota Madiun Sidak Stasiun hingga Terminal Purboyo

    Jelang Libur Lebaran 2025, Wali Kota Madiun Sidak Stasiun hingga Terminal Purboyo

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, Wali Kota Madiun Maidi bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau kesiapan fasilitas umum (fasum) di berbagai titik di Kota Madiun, Selasa (25/03/2025). Seperti meninjau Stasiun Madiun, RSUD Kota Madiun hingga Terminal Tipe A Purboyo Madiun. Sidak ini dilakukan sebagai bagian […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap Kasus Sabu, 11 Tersangka Diamankan

    Polres Magetan Ungkap Kasus Sabu, 11 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satresnarkoba Polres Magetan mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sebanyak 11 tersangka diamankan dalam pengungkapan tersebut dengan barang bukti diduga sabu mencapai 1,63 gram bruto. Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil penindakan Satresnarkoba terhadap aktivitas […]

    Bagikan
  • Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses tukar guling tanah kas desa ( TKD ) Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, yang dimanfaatkan untuk sebagian area Masjid Agung Quba terus bergulir. Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sudah memproses administrasi dokumen tukar menukar aset tersebut. Kepala […]

    Bagikan
expand_less