Berita Terkini
Trending Tags

Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tengah melaksanakan Lempar Jumroh, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Sinergia | Mina,Arab Saudi – Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata. Usai melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah dengan murur, jemaah Sindo Wisata pun bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah. Pada 10 Dzulhijjah 1444 H, jemaah berangkat menuju ke Jamarat atau tempat melempar jumrah di Mina sekitar pukul 02.00 Waktu Arab Saudi.

Dari Ma’tab, jemaah Sindo Wisata berjalan kaki menuju ke Jamarat. Para jemaah tetap memakai Ihram dan telah dibekali dengan batu kerikil untuk melempar jumrah Aqabah.

“Alhamdulillah, para jemaah sudah bersiap untuk berangkat menuju Jamarat. Sudah disediakan juga dari Tim Sindo Wisata batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah nanti,” terang Dieskha Idella, Reporter Haji Sinergia.

Image Not Found
Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Hanya berjarak sekitar 1 km dari Ma’tab ke Jumrah Aqabah. Jemaah pun penuh semangat dan lantang meneriakkan Bismillahi Allahu Akbar, jemaah Sindo Wisata melempar 7 batu kerikil ke Jumrah Aqabah.

Diketahui, melontar jumrah ini merujuk pada kisah Nabi Ibrahim AS ketika diuji oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dalam perjalanan melaksanakan perintah tersebut, iblis beberapa kali muncul dan mencoba menggoda Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Ismail agar membatalkan perintah Allah.

Setiap lemparan merupakan simbol penolakan terhadap godaan setan dan keteguhan iman kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa setan akan terus mencoba menyesatkan manusia dari jalan kebenaran, dan setiap Muslim harus siap melawannya dengan tekad dan keimanan.

“Alhamdulillah baru selesai lempah Jumrah Aqabah dengan lancer. Lega sekali rasanya, selesai Wukuf, Mabit dan ini tadi lempar jumrah,” ujar Zainal Arifin, jemaah Sindo Wisata.

Usai melaksanakan lempar jumrah, jemaah Sindo Wisata melaksanakan Tahallul atau memotong rambut. Tahallul ini sebagai tanda bahwa jemaah haji telah melepaskan diri dari keadaan ihram dan diperbolehkan untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang selama ihram.

Image Not Found
Nafar Tsani, Jemaah Sindo Wisata Melempar Jumrah Ula, Wusta dan Aqabah, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Nafar Tsani, Jemaah Sindo Wisata Melempar Jumrah Ula, Wusta dan Aqabah

Jemaah haji dalam melempar jumrah dapat memilih untuk melaksanakan dengan Nafar Awal atau Nafar Tsani. Hal itu, mengacu pada dua pilihan waktu bagi jemaah haji untuk meninggalkan Mina setelah melontar jumrah. Keduanya memiliki aturan yang berbeda, terutama terkait jumlah hari dan jumlah lontaran batu kerikil yang harus dilakukan. 

Nah, untuk Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata memilih untuk melaksanakan dengan Nafar Tsani. Jemaah yang memilih nafar tsani akan tinggal di Mina satu hari lebih lama dan melempar jumrah pada tiga hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah. Dengan demikian, Nafar Tsani memberikan kesempatan bagi jemaah untuk menyelesaikan seluruh rangkaian lontar jumrah hingga hari terakhir.

Dalam lempar jumrah kali ini, jemaah Sindo Wisata menyiapkan 21 batu kerikil untuk dilemparkan di Jumrah Ula, Wusta dan Aqbah secara berurutan. Masing-masing jemaah melemparkan 7 batu kerikil di tiap jumrah. Meski hanya dibutuhkan 21 batu kerikil, namun jemaah tetap membawa cadangan batu kerikil.

Image Not Found
Lempar Jumrah, Simbol Keteguhan Iman kepada Allah SWT dan Penolakan Terhadap Godaan Setan, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Lempar Jumrah, Simbol Keteguhan Iman kepada Allah SWT dan Penolakan Terhadap Godaan Setan

Jumrah Ula secara simbolis jumrah ini melambangkan godaan awal yang sering kali berupa rayuan halus dari setan. Godaan ini bisa datang dalam bentuk keinginan untuk melakukan dosa-dosa kecil yang tampaknya sepele, namun bisa membawa manusia jauh dari jalan kebenaran. Jumrah Wusta, godaan yang lebih kuat dibandingkan godaan awal. Dalam kehidupan ini bisa berupa godaan kekayaan, kekuasaan, atau hawa nafsu yang lebih besar.

Melempar Jumrah Wusta mengajarkan jemaah untuk tetap teguh dalam menghadapi godaan yang lebih berat dan tidak tergoda oleh hal-hal yang bisa merusak keimanan merekA. Jumrah Aqabah adalah jumrah terbesar yang dilontarkan. Hal itu melambangkan godaan terbesar yang bisa dialami oleh manusia. Setiap jemaah haji melempar tujuh kerikil ke jumrah ini sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan yang paling berat.

H. Ulul Azmi, Pimpin dan Sindo Wisata Jawa Timur yang turut mendampingi terus mengajak jemaah untuk meneguhkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,. Setiap selesai menjalankan lempar jumrah pada hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah mengajak untuk berdoa bersama.

“Terus memohon ampunan kepada Allah SWT. Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan sehingga kita bisa sampai dititik ini, menjalankan rukun Islam yang ke 5 ini. Mudah-mudahan jemaah Sindo Wisata senantiasa diberikan kesehatan, murah rezeki dan dalam perlindungan Allah SWT., dan bisa kembali lagi ke Tanah Suci ini, Aamiin Ya Rabbal Allamin,” doa H. Ulul Azmi yang diamine jemaah Sindo Wisata.

Image Not Found
Rukun dan Wajib Haji di Armuzna Selesai, Jemaah Kembali ke Hotel Transit, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Rukun dan Wajib Haji di Armuzna Selesai, Jemaah Kembali ke Hotel Transit

Alhamdulillah, perjalanan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata dalam menjalankan rukun dan wajib haji telah usai. Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah hingga lempah jumrah di Mina telah dilalui dengan penuh khitmad dan perjuangan yang tak kenal lelah. Usai menjalani lempar jumrah terakhir pada 13 Dzulhijjah, jemaah Sindo Wisata bersiap untuk kembali ke hotel transit di Aziziah.

Banyak kesan mendalam dirasakan oleh seluruh jemaah Sindo Wisata selama di Armuzna. Perjalanan spiritual yang tidak akan dilupakan dengan penuh perjuangan dan air mata hingga sampai dititik rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan khitmad dan lancar.

Tim Liputan Haji – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deteksi Pesawat Asing, TNI AU Paksa Mendarat di Lanud Iswahjudi

    Deteksi Pesawat Asing, TNI AU Paksa Mendarat di Lanud Iswahjudi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satuan radar di bawah kendali Komando Sektor II (Kosek II) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi mendeteksi keberadaan pesawat asing. Pesawat tersebut terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa izin terbang (Flight Clearance), sehingga memicu respons cepat dari unsur pertahanan udara. Komandan Lanud Iswahjudi segera menginstruksikan unsur tempur Skadron Udara 15 […]

    Bagikan
  • Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas pemerintahan di Gedung DPRD Kota Madiun dipastikan segera berjalan kembali usai kericuhan yang menimbulkan kerusakan. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa ruang paripurna yang terdampak kini sudah siap difungsikan kembali. “Besok, fasilitas dapat digunakan untuk rapat Badan Musyawarah yang sebelumnya sempat tertunda,” ungkapnya, Senin (01/09/2025). Rehabilitasi fasilitas negara […]

    Bagikan
  • Satyalancana Karya Satya, Apresiasi Negara untuk 139 ASN Kota Madiun

    Satyalancana Karya Satya, Apresiasi Negara untuk 139 ASN Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 139 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Madiun menerima Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama 10, 20, hingga 30 tahun. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut tidak diberikan sembarangan. ’’ASN penerima Satyalancana harus memenuhi syarat, di antaranya […]

    Bagikan
  • Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan kembali diperkuat oleh Polres Magetan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini digelar dengan menggandeng Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Berbeda dari kegiatan pasar murah konvensional, […]

    Bagikan
  • Begini Kondisi Bengkel Yang Tertabrak Mobil Penyanyi Cantika Davinca

    Begini Kondisi Bengkel Yang Tertabrak Mobil Penyanyi Cantika Davinca

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dampak kecelakaan maut yang melibatkan mobil penyanyi dangdut Imelda Naisya Ayudya Cantika alias Cantika Davinca masih terasa hingga Sabtu (04/10/2025). Tidak hanya menewaskan dua pelajar SMP, insiden di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan itu juga menyebabkan kerusakan parah pada bengkel warga di tepi jalan. Bengkel milik Eko Susanto (48) menjadi […]

    Bagikan
  • Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo meningkat signifikan. Tercatat 21 warga terserang penyakit dari nyamuk Aedes aegypti itu. Sebagai upaya mencegah penyebaran lebih luas, Pemerintah Desa Bancar bersama petugas kesehatan melakukan fogging di 26 RT sejak sepekan terakhir. Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, menjelaskan […]

    Bagikan
expand_less