Berita Terkini
Trending Tags

Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tengah melaksanakan Lempar Jumroh, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Sinergia | Mina,Arab Saudi – Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata. Usai melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah dengan murur, jemaah Sindo Wisata pun bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah. Pada 10 Dzulhijjah 1444 H, jemaah berangkat menuju ke Jamarat atau tempat melempar jumrah di Mina sekitar pukul 02.00 Waktu Arab Saudi.

Dari Ma’tab, jemaah Sindo Wisata berjalan kaki menuju ke Jamarat. Para jemaah tetap memakai Ihram dan telah dibekali dengan batu kerikil untuk melempar jumrah Aqabah.

“Alhamdulillah, para jemaah sudah bersiap untuk berangkat menuju Jamarat. Sudah disediakan juga dari Tim Sindo Wisata batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah nanti,” terang Dieskha Idella, Reporter Haji Sinergia.

Image Not Found
Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Hanya berjarak sekitar 1 km dari Ma’tab ke Jumrah Aqabah. Jemaah pun penuh semangat dan lantang meneriakkan Bismillahi Allahu Akbar, jemaah Sindo Wisata melempar 7 batu kerikil ke Jumrah Aqabah.

Diketahui, melontar jumrah ini merujuk pada kisah Nabi Ibrahim AS ketika diuji oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dalam perjalanan melaksanakan perintah tersebut, iblis beberapa kali muncul dan mencoba menggoda Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Ismail agar membatalkan perintah Allah.

Setiap lemparan merupakan simbol penolakan terhadap godaan setan dan keteguhan iman kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa setan akan terus mencoba menyesatkan manusia dari jalan kebenaran, dan setiap Muslim harus siap melawannya dengan tekad dan keimanan.

“Alhamdulillah baru selesai lempah Jumrah Aqabah dengan lancer. Lega sekali rasanya, selesai Wukuf, Mabit dan ini tadi lempar jumrah,” ujar Zainal Arifin, jemaah Sindo Wisata.

Usai melaksanakan lempar jumrah, jemaah Sindo Wisata melaksanakan Tahallul atau memotong rambut. Tahallul ini sebagai tanda bahwa jemaah haji telah melepaskan diri dari keadaan ihram dan diperbolehkan untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang selama ihram.

Image Not Found
Nafar Tsani, Jemaah Sindo Wisata Melempar Jumrah Ula, Wusta dan Aqabah, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Nafar Tsani, Jemaah Sindo Wisata Melempar Jumrah Ula, Wusta dan Aqabah

Jemaah haji dalam melempar jumrah dapat memilih untuk melaksanakan dengan Nafar Awal atau Nafar Tsani. Hal itu, mengacu pada dua pilihan waktu bagi jemaah haji untuk meninggalkan Mina setelah melontar jumrah. Keduanya memiliki aturan yang berbeda, terutama terkait jumlah hari dan jumlah lontaran batu kerikil yang harus dilakukan. 

Nah, untuk Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata memilih untuk melaksanakan dengan Nafar Tsani. Jemaah yang memilih nafar tsani akan tinggal di Mina satu hari lebih lama dan melempar jumrah pada tiga hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah. Dengan demikian, Nafar Tsani memberikan kesempatan bagi jemaah untuk menyelesaikan seluruh rangkaian lontar jumrah hingga hari terakhir.

Dalam lempar jumrah kali ini, jemaah Sindo Wisata menyiapkan 21 batu kerikil untuk dilemparkan di Jumrah Ula, Wusta dan Aqbah secara berurutan. Masing-masing jemaah melemparkan 7 batu kerikil di tiap jumrah. Meski hanya dibutuhkan 21 batu kerikil, namun jemaah tetap membawa cadangan batu kerikil.

Image Not Found
Lempar Jumrah, Simbol Keteguhan Iman kepada Allah SWT dan Penolakan Terhadap Godaan Setan, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Lempar Jumrah, Simbol Keteguhan Iman kepada Allah SWT dan Penolakan Terhadap Godaan Setan

Jumrah Ula secara simbolis jumrah ini melambangkan godaan awal yang sering kali berupa rayuan halus dari setan. Godaan ini bisa datang dalam bentuk keinginan untuk melakukan dosa-dosa kecil yang tampaknya sepele, namun bisa membawa manusia jauh dari jalan kebenaran. Jumrah Wusta, godaan yang lebih kuat dibandingkan godaan awal. Dalam kehidupan ini bisa berupa godaan kekayaan, kekuasaan, atau hawa nafsu yang lebih besar.

Melempar Jumrah Wusta mengajarkan jemaah untuk tetap teguh dalam menghadapi godaan yang lebih berat dan tidak tergoda oleh hal-hal yang bisa merusak keimanan merekA. Jumrah Aqabah adalah jumrah terbesar yang dilontarkan. Hal itu melambangkan godaan terbesar yang bisa dialami oleh manusia. Setiap jemaah haji melempar tujuh kerikil ke jumrah ini sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan yang paling berat.

H. Ulul Azmi, Pimpin dan Sindo Wisata Jawa Timur yang turut mendampingi terus mengajak jemaah untuk meneguhkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,. Setiap selesai menjalankan lempar jumrah pada hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah mengajak untuk berdoa bersama.

“Terus memohon ampunan kepada Allah SWT. Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan sehingga kita bisa sampai dititik ini, menjalankan rukun Islam yang ke 5 ini. Mudah-mudahan jemaah Sindo Wisata senantiasa diberikan kesehatan, murah rezeki dan dalam perlindungan Allah SWT., dan bisa kembali lagi ke Tanah Suci ini, Aamiin Ya Rabbal Allamin,” doa H. Ulul Azmi yang diamine jemaah Sindo Wisata.

Image Not Found
Rukun dan Wajib Haji di Armuzna Selesai, Jemaah Kembali ke Hotel Transit, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Rukun dan Wajib Haji di Armuzna Selesai, Jemaah Kembali ke Hotel Transit

Alhamdulillah, perjalanan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata dalam menjalankan rukun dan wajib haji telah usai. Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah hingga lempah jumrah di Mina telah dilalui dengan penuh khitmad dan perjuangan yang tak kenal lelah. Usai menjalani lempar jumrah terakhir pada 13 Dzulhijjah, jemaah Sindo Wisata bersiap untuk kembali ke hotel transit di Aziziah.

Banyak kesan mendalam dirasakan oleh seluruh jemaah Sindo Wisata selama di Armuzna. Perjalanan spiritual yang tidak akan dilupakan dengan penuh perjuangan dan air mata hingga sampai dititik rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan khitmad dan lancar.

Tim Liputan Haji – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak. Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab […]

    Bagikan
  • Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun […]

    Bagikan
  • Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, di ruang rapat paripurna DPRD Magetan, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia mengingatkan bahwa waktu yang […]

    Bagikan
  • Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus berlanjut dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah Madiun Raya. Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Salah satu jembatan yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa […]

    Bagikan
  • Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban. Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah […]

    Bagikan
  • Vandalisme Cemari Miniatur Kakbah, Walikota : Akan Dipasang CCTV dan Peringatan

    Vandalisme Cemari Miniatur Kakbah, Walikota : Akan Dipasang CCTV dan Peringatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun dalam memperindah dan memajukan kotanya melalui pembangunan berbagai miniatur ikon dunia. Salah satu ikon yang paling menarik perhatian adalah miniatur Kakbah yang berada di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC), lengkap dengan replika kain Kiswah. Miniatur ini kerap dijadikan lokasi edukasi keagamaan dan tempat berfoto bagi warga […]

    Bagikan
expand_less