Berita Terkini
Trending Tags

Dindikbud Madiun Pantau Proses SPMB 2026 Tingkat SD, Optimalkan Peran Pengawas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses SPMB tingkat SD di kabupaten Madiun sudah mulai berjalan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Madiun berjalan sejak tanggal 2 Juni lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun memastikan selama proses SPMB sesuai aturan. 

Pengawasan dilakukan melalui pengawas sekolah yang ditugaskan memantau seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Madiun, Suparnoto, menjelaskan bahwa proses SPMB SD dibagi dalam tiga jalur penerimaan. Jalur afirmasi telah berlangsung pada 2-4 Juni 2026, kemudian dilanjutkan jalur mutasi pada 10-13 Juni 2026, serta jalur domisili pada 18-20 Juni 2026.

“Untuk pengawasan, kami menugaskan pengawas sekolah sebagai kepanjangan tangan dinas untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SPMB di masing-masing wilayah,” ujar Suparnoto.

Menurutnya, proses pendaftaran tahun ini masih dilakukan secara luring atau manual sehingga laporan perkembangan penerimaan siswa baru akan direkap setelah tahapan pendaftaran selesai.

Dari sisi target, Dindikbud berharap seluruh SD negeri di Kabupaten Madiun dapat memenuhi kuota atau pagu yang telah ditetapkan. Namun, terdapat sejumlah sekolah yang setiap tahun menjadi favorit masyarakat sehingga jumlah pendaftarnya cenderung tinggi.

“Yang peminatnya cukup besar itu terutama SDN Mejayan 1 dan SDN Balerejo 2 di wilayah Caruban. Kalau wilayah lain seperti Dolopo dan kawasan selatan relatif aman,” katanya.

Image Not Found
Dindikbud Madiun pantau ketat pelaksanaan SPMB SD 2026. Foto : Tova-Sinergia

Suparnoto menambahkan, kondisi SPMB SD di Kabupaten Madiun tidak mengalami persoalan berarti seperti yang kerap terjadi pada jenjang SMP. Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, hanya beberapa sekolah tertentu yang menjadi tujuan utama calon peserta didik.

Terkait kemungkinan terjadinya perpindahan calon siswa dari sekolah yang kelebihan pendaftar ke sekolah lain yang masih kekurangan kuota, Suparnoto menegaskan kondisi tersebut hampir tidak ditemukan pada jenjang SD.

Menurutnya, apabila calon siswa tidak diterima di sekolah favorit, sebagian besar orang tua cenderung memilih alternatif lain seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT).

“Kalau di SD tidak ada penggeseran seperti itu. Biasanya kalau tidak diterima di sekolah favorit, mereka memilih MI atau SDIT,” jelasnya.

Sementara itu, bagi sekolah yang jumlah pendaftarnya sedikit bahkan di bawah 10 siswa, Dindikbud tetap memberikan layanan pendidikan secara penuh. Hal itu dilakukan untuk menjamin hak seluruh anak memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi.

“Kalau memang jumlah siswanya sedikit, tetap kami terima dan tetap dilayani seperti sekolah lainnya. Pendidikan adalah hak semua lapisan masyarakat,” tegasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejurkot Panjat Tebing Kota Madiun 2026 Diikuti 80 Peserta, FPTI Siapkan Bibit Atlet untuk Porprov

    Kejurkot Panjat Tebing Kota Madiun 2026 Diikuti 80 Peserta, FPTI Siapkan Bibit Atlet untuk Porprov

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kejuaraan Kota (Kejurkot) Panjat Tebing Kota Madiun 2026 mendapat respons positif dari para atlet. Tercatat, sebanyak 80 peserta telah mendaftar untuk mengikuti kompetisi yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Madiun tersebut. Kejurkot Panjat Tebing Kota Madiun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di halaman Stadion Wilis Kota […]

    Bagikan
  • Sapi “Bruno” Seberat 1,1 Ton Milik Pemuda Madiun Dibeli Presiden Prabowo 

    Sapi “Bruno” Seberat 1,1 Ton Milik Pemuda Madiun Dibeli Presiden Prabowo 

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah kandang sederhana di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, suara kunyahan sapi terdengar bersahut-sahutan sejak pagi. Di antara puluhan sapi yang memenuhi kandang itu, seekor sapi jantan berbadan jumbo bernama Bruno tampak paling mencolok. Bobotnya mencapai 1,1 ton, tak banyak yang menyangka, sapi jenis simental itu kini menjadi hewan […]

    Bagikan
  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
  • Wartawan Laporkan Dugaan Intimidasi Pegawai SPPG Bintang Mantingan

    Wartawan Laporkan Dugaan Intimidasi Pegawai SPPG Bintang Mantingan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya peliputan terkait pengambilan sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Dinas Kesehatan Ngawi berujung pada pelaporan dugaan intimidasi. Delapan wartawan dari berbagai media, mulai dari portal berita hingga televisi, resmi mengadukan tindakan seorang pegawai SPPG Bintang Mantingan ke kepolisian pada Jumat (05/12/2025). Insiden terjadi ketika jurnalis tengah mendokumentasikan proses […]

    Bagikan
  • Perguruan PSCP Pusat Magetan Bantah Maklumat Beredar, Sebut Hoaks dan Minta Anggota Tak Terprovokasi

    Perguruan PSCP Pusat Magetan Bantah Maklumat Beredar, Sebut Hoaks dan Minta Anggota Tak Terprovokasi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengurus Pusat Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih (PSCP) Pusat Magetan menerbitkan surat sanggahan terkait beredarnya maklumat di media sosial yang dinilai memuat sejumlah informasi tidak benar. Pengurus meminta seluruh warga perguruan tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas. Surat bernomor PP/00112/PSCP.Pst/VIII/2026 tersebut ditandatangani pada 25 Agustus 2026 dan ditujukan kepada seluruh […]

    Bagikan
  • Anggaran Terpangkas 52 Persen, DPUPR Magetan Fokus Pertahankan Jalan Kabupaten

    Anggaran Terpangkas 52 Persen, DPUPR Magetan Fokus Pertahankan Jalan Kabupaten

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan harus melakukan penyesuaian penanganan infrastruktur jalan menyusul berkurangnya transfer keuangan ke daerah. Tahun ini, anggaran penanganan jalan disebut mengalami penurunan sekitar 52 persen. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan pembangunan maupun peningkatan jalan secara masif. Fokus penanganan diarahkan pada pemeliharaan […]

    Bagikan
expand_less