Berita Terkini
Trending Tags

KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan milik perusahaan di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (10/06/2025). Langkah ini merupakan bagian dari proses penataan kawasan Stasiun Madiun guna mendukung peningkatan layanan perkeretaapian.

Menurut Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Suharjono, penertiban dilakukan di area seluas 3.144 meter persegi yang terletak di sisi timur stasiun. Di kawasan tersebut terdapat total 50 bangunan, terdiri dari 39 rumah yang disewa oleh karyawan maupun masyarakat umum, serta 21 bangunan non-permanen yang dulunya digunakan warga.

“Penataan ini menjadi bagian dari rencana pengembangan Stasiun Madiun, mengingat permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat. Salah satu yang menjadi prioritas adalah perluasan area parkir,” ujar Suharjono di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, proses penertiban berjalan dengan lancar. Warga yang menempati bangunan tersebut telah diinformasikan sebelumnya mengenai rencana ini dan banyak yang secara sukarela mengosongkan tempat tinggal mereka.

“Sosialisasi telah dilakukan sejak awal. Warga pun telah meminta waktu hingga 29 Mei 2025 untuk mengosongkan bangunan, dan permintaan tersebut kami akomodasi,” jelasnya.

Terkait kompensasi, Suharjono menegaskan bahwa karena bangunan yang dibongkar berada di atas aset milik PT KAI, tidak ada ganti rugi yang diberikan. Namun, warga diberi kesempatan untuk mengambil barang pribadi maupun material bangunan yang masih bisa digunakan sebelum proses pembongkaran dilakukan.

“Karena bangunan tersebut merupakan milik perusahaan dan telah lama ditempati, kami tetap memberikan ruang bagi warga untuk memanfaatkan material yang masih layak,” katanya.

Penataan kawasan Stasiun Madiun ke depan tidak hanya berfokus pada area parkir, tetapi juga mencakup pembangunan fasilitas perkantoran dan zona layanan terintegrasi. Rencananya, kawasan akan dibagi menjadi beberapa zona, termasuk layanan penumpang lokal dan jarak jauh, logistik, perkantoran, serta area komersial.

“Kami berharap kawasan stasiun ini ke depan menjadi tempat yang nyaman untuk para penumpang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan zona komersial seperti restoran dan fasilitas lainnya,” pungkas Suharjono.

Penertiban ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakiyem atau yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo. Diketahui, perempuan berusia 82 tahun itu ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung. Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Moh. Arbain menjelaskan kondisi Mbok […]

    Bagikan
  • Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim panen durian kembali membawa berkah bagi Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dusun Segulung, Desa Segulung, yang berada di kawasan pegunungan, berubah menjadi magnet bagi para pecinta durian dari berbagai daerah.  Tak hanya berburu buah durian segar, pengunjung juga dimanjakan dengan suasana sejuk dan sajian kuliner khas berbahan durian. Pembeli datang silih […]

    Bagikan
  • Modus Jenguk Pasien, 3 Pelaku Pencurian Mobil Diringkus Satreskrim Polres Madiun

    Modus Jenguk Pasien, 3 Pelaku Pencurian Mobil Diringkus Satreskrim Polres Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus pencurian berkedok jenguk pasien di sebuah Puskesmas di Kabupaten Madiun diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Madiun. Pelaku yakni Anang Jatmiko (39) warga Kelurahan Simokerto Surabaya bersama dua rekannya dan RS (46), warga Balongbendo, Sidoarjo, dan BS (37), warga Simokerto, Surabaya. Pelaku mengambil kunci dan STNK kendaraan korban yang lengah, […]

    Bagikan
  • 5 KA Daop 7 Madiun Terlambat Imbas Kecelakaan di Perlintasan JPL 105 KM 128+630

    5 KA Daop 7 Madiun Terlambat Imbas Kecelakaan di Perlintasan JPL 105 KM 128+630

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan sebidang JPL 105 KM 128+630, tepatnya di antara Stasiun Saradan dan Stasiun Bogor di Kabupaten Nganjuk pada Rabu (25/2/2026) pukul 03.07 WIB. Insiden tersebut berdampak pada terganggunya sejumlah perjalanan kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Manager Humas […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025). Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
expand_less