Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Ponorogo Sita Lebih dari Rp 3 Miliar Terkait Kasus Dana BOS di SMK 2 PGRI

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menyita uang senilai Rp 3.175.000.000 dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menyita uang senilai Rp 3.175.000.000 dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK 2 PGRI Ponorogo. Kasus ini mencakup periode tahun 2019 hingga 2024 dengan total kerugian negara ditaksir mencapai Rp 25 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengatakan bahwa uang tersebut disita dari tiga orang saksi berinisial BS, AZ, dan MLH, yang terkait dengan perkara tersebut.

“Ketiga saksi ini secara sukarela mengembalikan uang ke negara dalam kasus penyalahgunaan dana BOS di SMK 2 PGRI Ponorogo,” ujar Agung kepada awak media, Selasa (24/06/2025).

Menurut Agung, uang tersebut sebelumnya digunakan oleh tersangka SA untuk keperluan pribadi, termasuk membeli tanah dan membayar sejumlah pinjaman. Rinciannya, sekitar Rp 300 juta dan Rp 175 juta digunakan untuk membayar utang kepada para saksi, sementara sisanya dipakai untuk membeli tanah.

“Salah satu saksi merupakan penjual tanah. Karena transaksi masih dalam tahap uang muka (DP), yang bersangkutan bersikap kooperatif dan mengembalikan uang tersebut,” jelas Agung.

Saat ini, uang yang disita telah dimasukkan ke dalam rekening penampungan khusus. Penyidik juga masih terus menelusuri aset-aset lain yang berkaitan dengan perkara ini. Agung tidak menutup kemungkinan adanya barang bukti tambahan.

“Selain uang ini, kami sebelumnya juga telah menyita 14 unit kendaraan, terdiri dari 10 bus pariwisata, 3 minibus, dan satu unit mobil jenis Pajero,” tegasnya.

Sampai saat ini, Kejari Ponorogo telah memeriksa sedikitnya 40 orang saksi, baik dari internal sekolah maupun pihak luar. Terkait kemungkinan adanya tersangka baru, Agung menyatakan pihaknya masih menunggu fakta-fakta di persidangan.

“Penyitaan barang bukti ini merupakan bagian dari proses pembuktian atas perbuatan tersangka. Kami akan terus bekerja dan menyampaikan setiap perkembangan yang ada,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor Tambang, Keluarga Kehilangan Sosok Pekerja Keras

    Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor Tambang, Keluarga Kehilangan Sosok Pekerja Keras

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Suroso (55), warga Dusun Betok, Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Ia menjadi korban longsor tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, pada Sabtu (27/9/2025). Jenazah Suroso ditemukan tim gabungan sehari setelah kejadian, tepatnya Minggu (28/9/2025) siang. Proses pencarian dilakukan sejak Sabtu pagi dan […]

    Bagikan
  • Dua Dapur Rumah di Magetan Roboh Dihantam Hujan Deras

    Dua Dapur Rumah di Magetan Roboh Dihantam Hujan Deras

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu malam (22/10/2025) menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan di bagian dapur. Selain insiden di Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Mbeji, Desa Plangkrongan. Dapur milik Lanjar, warga RT 20/RW 04 Dusun Mbeji, ambruk sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Adu Banteng Fortuner Vs Avanza, 5 Korban Luka-Luka

    Laka Lantas Adu Banteng Fortuner Vs Avanza, 5 Korban Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun – Ponorogo, tepatnya di Desa Sangen Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. 2 Kendaraan Roda Empat saling adu banteng Selasa (28/1/2025) waktu subuh. Lima korban diketahui mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.  “Tadi kejadian subuh saya keluar rumah ada dua kendaraan […]

    Bagikan
  • KPU Verifikasi Usulan PAW Anggota DPRD Fraksi PKB Magetan

    KPU Verifikasi Usulan PAW Anggota DPRD Fraksi PKB Magetan

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan yang di usulkan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi memasuki tahap verifikasi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Surat permintaan verifikasi persyaratan calon pengganti antar waktu dari DPRD Magetan sudah diterima KPUD pada Senin (13/10/2025) pagi. Berdasarkan […]

    Bagikan
  • Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah dibangun, baru satu yang memiliki Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS). Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, menyebutkan jumlah dapur […]

    Bagikan
  • Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola. Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang […]

    Bagikan
expand_less