Berita Terkini
Trending Tags

Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pedagang makanan di alun – alun Magetan tengah memasang gas LPG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana parkir timur Alun-Alun Magetan yang biasanya dipenuhi aroma makanan kaki lima mendadak sepi dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena minim pembeli, tapi karena para pedagang tak lagi bisa berjualan akibat kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, harga tabung gas melon pun melonjak Rp. 26ribu hingga Rp. 28 ribu, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Dapat satu tabung saja harus berebut. Padahal saya butuh tiga tabung untuk jualan,” ujar Eko, penjual batagor, Selasa (24/06/2025).

Kelangkaan sudah berlangsung sejak sepekan terakhir, namun dampak terparah dirasakan dalam tiga hari terakhir. Di sejumlah titik, termasuk dalam kota, hampir seluruh pangkalan kehabisan stok. Sejumlah pelaku usaha kecil di sektor kuliner terpaksa mematikan kompor dan mengurangi jam operasional karena keterbatasan pasokan gas.

Purnomo (25), pedagang seblak, mengaku mematikan salah satu kompor karena hanya memiliki satu tabung tersisa.

“Katanya karena banyak acara hajatan, tapi kami yang kena imbas. Sulit cari nafkah kalau begini terus,” ucapnya.

Senada, Ratin (50), penjual mie ayam, memilih tutup lebih awal setiap hari untuk menghindari risiko kehabisan gas saat melayani pelanggan.

“Takutnya pas masak malah gas habis. Pelanggan kecewa, bisa-bisa nggak balik lagi,” ujarnya.

Di wilayah Pasar Parang, Damiati (45) bahkan menutup warung kopinya karena tak mendapatkan gas.

“Kalau nggak ada gas ya tutup. Saya nggak bisa pakai kayu bakar, tempat saya sempit,” katanya.

Kelangkaan gas subsidi tidak hanya menghantam pedagang, tapi juga warga rumah tangga. Sulis, seorang ibu rumah tangga, mengaku harus berkeliling ke banyak tempat namun tetap tak menemukan tabung gas.

“Alasannya macam-macam, libur panjang, hajatan. Tapi ujungnya ya kami yang susah,” keluhnya.

Ia mendesak pemerintah untuk membenahi sistem distribusi dan memastikan subsidi tepat sasaran. Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pemangku kebijakan lainnya.

“Ada 19 agen dan 826 pangkalan dengan alokasi harian rata-rata 23.277 tabung. Data dari Pertamina menyatakan penyaluran dalam kondisi normal,” jelasnya.

Namun, sebagai bentuk antisipasi, Disperindag menyebutkan akan ada tambahan distribusi sebanyak 19.040 tabung gas elpiji mulai Rabu hingga Sabtu pekan ini, menyambut momen 1 Muharram. Sucipto juga menekankan bahwa elpiji bersubsidi 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro, bukan untuk restoran, hotel, hajatan, maupun peternakan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damkar Magetan Masuk Sekolah, SDN Bogoarum 2 Jadi Pelopor Edukasi Kebakaran di Plaosan

    Damkar Magetan Masuk Sekolah, SDN Bogoarum 2 Jadi Pelopor Edukasi Kebakaran di Plaosan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Upaya memperluas edukasi keselamatan kebakaran kini mulai menyasar sekolah-sekolah di Kabupaten Magetan. Sejumlah personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan menggelar sosialisasi dan pelatihan dasar pemadaman di SDN Bogoarum 2 Kecamatan Plaosan. Sekolah ini tercatat sebagai yang pertama mengundang petugas Damkar untuk edukasi keselamatan di lingkup sekolahan. Kegiatan itu diikuti 46 siswa dan […]

    Bagikan
  • WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    • calendar_month 12 menit yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Prestasi ini menjadi raihan WTP ke-12 secara berturut-turut sejak tahun 2014. Meski kembali memperoleh opini tertinggi dalam audit pengelolaan keuangan daerah, BPK masih menemukan sejumlah catatan yang […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Anggaran Terpangkas, DPRD Kota Madiun Stop Perjalanan Dinas Sejak Awal Agustus

    Anggaran Terpangkas, DPRD Kota Madiun Stop Perjalanan Dinas Sejak Awal Agustus

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas perjalanan dinas anggota DPRD Kota Madiun terhenti sejak awal Agustus 2025. Kebijakan tersebut merupakan dampak dari instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran yang memangkas pos sekretariat dewan hingga 50 persen. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, pemangkasan anggaran otomatis berimbas pada kegiatan dewan yang sudah […]

    Bagikan
  • Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun hingga pertengahan April 2026 baru mencapai 29,41 persen. Meski demikian, capaian di masing-masing daerah menunjukkan progres yang berbeda, dengan Kota Madiun telah tuntas 100 persen. Pimpinan Perum Bulog Kancab Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan masih terus berjalan […]

    Bagikan
  • 2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan dua pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia di wilayahnya terinfeksi penyakit menular seksual, masing-masing HIV dan sifilis (raja singa). Temuan itu diketahui usai dilakukan rapid test pada Senin (26/05/2025) malam. Pemeriksaan dilakukan setelah enam PSK dan dua pengelola warung remang-remang diamankan Satpol PP dalam […]

    Bagikan
expand_less