Berita Terkini
Trending Tags

Sepasma 2025 Usai, Bupati Madiun Harap Jadi Simbol Persatuan Warga

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rangkaian kegiatan Sepasar Ing Madiun (Sepasma) resmi ditutup pada Minggu (27/07/2025) oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Rangkaian kegiatan Sepasar Ing Madiun (Sepasma) resmi ditutup pada Minggu (27/07/2025) oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Kegiatan yang berlangsung selama hampir sebulan ini menyuguhkan berbagai pertunjukan budaya rakyat dan festival seni yang tersebar di tiga titik wilayah Kabupaten Madiun.

Dimulai sejak 2 Juli 2025, Sepasma digelar secara maraton di tiga lokasi berbeda: wilayah selatan di Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo; wilayah tengah di Lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu; dan ditutup di wilayah utara, Alun-alun Reksogati Caruban.

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menyampaikan harapan agar Sepasma menjadi lebih dari sekadar acara hiburan tahunan. Ia menyebut gelaran ini sebagai simbol kebersamaan yang perlu terus dirawat untuk kemajuan daerah.

“Saya berharap semangat kebersamaan yang terjalin selama Sepasma berlangsung dapat kita pupuk bersama untuk memajukan Kabupaten Madiun,” ujar Hari di hadapan warga yang memadati Alun-alun Reksogati Minggu (27/07/2027).

Selama penyelenggaraan, Sepasma menghadirkan ragam hiburan rakyat mulai dari pertunjukan tari tradisional, kesenian Dongkrek, pencak silat, pertunjukan dangdut, hingga ditutup dengan Festival Keroncong Nasional yang menghadirkan musisi dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan bahwa pelaksanaan Sepasma tahun ini turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Selain meningkatnya kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah, keterlibatan pelaku UMKM dari seluruh kecamatan dinilai turut menumbuhkan sektor ekonomi kreatif.

“Ini menjadi daya ungkit baru, khususnya bagi para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif,” kata Anang.

Lebih dari sekadar perayaan budaya, Sepasma tahun ini juga dinilai sebagai upaya mendekatkan pelayanan dan hiburan publik ke seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah daerah menyebut format multi-titik seperti ini akan dievaluasi untuk dikembangkan lebih optimal pada edisi mendatang.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

    Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola. Kehadiran para pemain nasional dalam laga eksebisi Timnas All Star kontra Gontor FC dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran karakter bagi para santri. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pondok Gontor, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Minggu (31/5), […]

    Bagikan
  • Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi mengalami kendala serius. Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan sementara operasional sejak Senin (15/12/2025) akibat belum cairnya dana bantuan dari pemerintah pusat. Kondisi ini berdampak langsung pada 16 lembaga sekolah penerima manfaat. SPPG Dahlia yang berlokasi di Desa Kandangan, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Empat Jembatan Rampung, Kodim Siapkan Pembangunan Tahap Berikutnya

    Empat Jembatan Rampung, Kodim Siapkan Pembangunan Tahap Berikutnya

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang digagas Kodim 0802/Ponorogo terus berlanjut. Setelah empat jembatan Tahap III Tahun 2026 selesai dibangun dan dimanfaatkan masyarakat, kini Kodim kembali menyiapkan pembangunan di empat lokasi baru yang dinilai membutuhkan akses penghubung antarwilayah. Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra mengatakan, pihaknya telah melakukan survei langsung untuk […]

    Bagikan
  • Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta berpalang pintu menuju Stasiun Magetan, Jawa Timur, saat KA Malioboro Ekspres menabrak tujuh pemotor pada Senin (19/05/2025). Insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Pasca kecelakaan, keluarga korban mulai berdatangan ke ruang jenazah RSUD Sayidiman Magetan untuk memastikan identitas anggota keluarganya […]

    Bagikan
  • Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, […]

    Bagikan
expand_less