Berita Terkini
Trending Tags

Tingkatkan Respons Kebakaran, Pemkot Madiun Siapkan Pos Damkar Baru

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, dalam kegiatan Sosialisasi Sarana dan Prasarana Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan pelayanan kebakaran demi mempercepat respons penanganan kejadian darurat di wilayah Kota Madiun. Salah satu langkah yang diambil adalah rencana pembangunan tiga pos pelayanan kebakaran, masing-masing satu pos di tiga kecamatan Kota Madiun.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dalam kegiatan Sosialisasi Sarana dan Prasarana Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung yang digelar pada Rabu (30/07/2025).

“Nanti kalau tidak berbentuk dinas baru, Damkar akan kita tempatkan di tiga kecamatan. Artinya, tidak perlu organisasi baru, hanya posnya saja yang ditambah. Personelnya pun akan kita isi dengan tenaga-tenaga terampil dan pintar. Kita tambah jumlah personel agar bisa siaga 24 jam,” ungkap Maidi.

Bahkan, Maidi juga berencana mendorong pengembang perumahan besar agar menyediakan unit damkar mandiri. “Perumahan yang memiliki lebih dari 100 rumah nanti wajib punya damkar kecil sendiri. Itu akan kita masukkan sebagai salah satu persyaratan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono, menyatakan pihaknya akan menyesuaikan kebutuhan dengan kajian lokasi yang tepat.

“Nantinya, kita akan terapkan lokasi mana saja yang sesuai untuk pos pelayanan damkar. Ini akan kita kaji secara manajerial. Dengan adanya pos pemadam kebakaran di setiap wilayah, diharapkan pelayanan bisa semakin cepat,” jelas Sunardi.

Menurutnya, saat ini standar pelayanan minimal (SPM) kebakaran di Kota Madiun sudah cukup baik. “Kita bahkan sudah melampaui waktu tanggap darurat yang ditetapkan Kemendagri, yaitu 15 menit. Semakin cepat waktu tanggapnya, semakin baik pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Sunardi.

Dengan penambahan pos pelayanan ini, diharapkan masyarakat Kota Madiun akan mendapatkan respons kebakaran yang lebih sigap dan menyeluruh di seluruh kecamatan.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemeriahan Madiun Carnival 2025, 38 Peserta Unjuk Kreativitas Memukau

    Kemeriahan Madiun Carnival 2025, 38 Peserta Unjuk Kreativitas Memukau

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Spektakuler! Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kemeriahan Madiun Carnival 2025 yang digelar pada Senin (25/08/2025). Perhelatan tahunan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dengan membunyikan gembrung bersama jajaran Forkopimda di Pahlawan Street Center (PSC). Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute karnaval yang dimulai dari PSC, melewati Jalan Cokroaminoto, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Apresiasi Empat Desa Atas Pelunasan Pajak PBB-P2 Tahun 2025

    Pemkab Madiun Apresiasi Empat Desa Atas Pelunasan Pajak PBB-P2 Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan apresiasi tinggi kepada empat desa yang telah melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025 lebih awal. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk motivasi kepada desa-desa lainnya agar turut meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Empat desa yang menerima penghargaan […]

    Bagikan
  • Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra. “Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen […]

    Bagikan
  • Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Geger, Kabupaten Madiun, setelah menerima laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan. Seorang pria berinisial ADP (24), warga Desa Uteran, diamankan polisi hanya sekitar dua menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 110. Korban berinisial CD (27), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger, melaporkan dugaan pelecehan yang […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana banjir bandang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Selasa Petang (28/01/2025). Terlihat sebuah video amatir warga menunjukan luapan air sungai yang merendam ratusan rumah warga.  Berbagai perabotan rumah tangga terbawa arus banjir. Termasuk dokumen bahkan seekor sapi milik salah satu warga turut hanyut terkena terjangan banjir.  […]

    Bagikan
  • Dua Gugatan Gus Wahid Seret Pimpinan DPRD dan DPC PKB Magetan

    Dua Gugatan Gus Wahid Seret Pimpinan DPRD dan DPC PKB Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konflik internal di tubuh Fraksi PKB DPRD Magetan memasuki babak baru. Anggota DPRD Magetan, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, resmi menyeret pimpinan DPRD Magetan ke Pengadilan Negeri (PN) setempat. Ia menggugat tiga pimpinan dewan atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang disebut […]

    Bagikan
expand_less