Berita Terkini
Trending Tags

Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi Pendopo Surya Graha Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan.

Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya dilantik menjadi Sekda definitif.

Sesuai persyaratan macung Sekda Magetan, batas maksimal umur saat dilantik adalah 56 tahun. Sementara salah satu calon memiliki tanggal lahir 8 Mei 1969, sesuai data pada Nomor Induk Pegawai ( NIP ).

Berikut Ini persyaratannya :

● Berstatus PNS aktif dengan pangkat minimal IV/b (Pembina Tingkat I).

● Pendidikan minimal S1/D4, lebih diutamakan lulusan pascasarjana.

● Berusia maksimal 56 tahun saat dilantik.

● Pernah atau sedang menduduki jabatan eselon IIb (Kepala Dinas/Kepala Badan) sekurang-kurangnya 2 tahun.

● Memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik.

● Sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin.

● Lulus uji kompetensi manajerial, teknis, dan sosial kultural yang diselenggarakan panitia seleksi.

Dengan persyaratan ketat tersebut, diharapkan Sekda terpilih adalah figur profesional yang mampu menggerakkan birokrasi Magetan secara efektif dan bebas dari kepentingan politik sesaat.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti menegaskan proses seleksi Sekda dilakukan secara independen, profesional, dan bebas intervensi. Isu jual-beli jabatan yang kerap muncul dalam perebutan kursi strategis di daerah ditampik dengan tegas.

Dengan perpanjangan pendaftaran ini, publik menaruh harapan agar kompetisi berlangsung lebih terbuka, sehingga Sekda terpilih benar-benar figur terbaik yang mampu menggerakkan roda birokrasi Magetan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun – Pemkab Madiun sangat serius dalam antisipasi bencana. Salah satu sudah dilakukan adalah rembug maton dalam memetakan dan mitigasi lokasi rawan bencana, misalnya saja di daerah Kecamatan Dagangan. “Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini ketika terjadi sebuah bencana  adalah faktor laporan data yang kurang sinkron,” kata Fajar Andy, anggota Tagana […]

    Bagikan
  • Bazar Ramadhan, Korem 081/DSJ Sediakan Sembako Murah untuk Masyarakat

    Bazar Ramadhan, Korem 081/DSJ Sediakan Sembako Murah untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Korem 081/Dhirotsaha  Jaya Madiun menggelar Bazar Ramadhan yang diselenggarakan di Pahlawan Business Center (PBC) pada, Selasa (25/03/2025). Kegiatan bazar ini juga diselenggarakan serentak di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia.  “Bazar ini melibatkan berbagai pihak, seperti jajaran UMK Kodim, Bulog, PPI, […]

    Bagikan
  • Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

    Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Tenda Jambore Anak Sholeh Ambruk

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, pada Jumat sore (17/10/2025), menyebabkan sejumlah tenda dalam kegiatan Jambore Anak Sholeh Santri TPA dan TPQ di Lapangan Reksogati, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat peserta bersiap mengikuti upacara pembukaan. Angin kencang datang secara […]

    Bagikan
  • Mobil Boks Vs Truk, 1 Orang Meninggal Dunia di TKP

    Mobil Boks Vs Truk, 1 Orang Meninggal Dunia di TKP

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (02/07/2025). Sebuah mobil boks bermuatan jeruk bertabrakan dengan truk yang keluar dari area Pabrik Gula Pagotan. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil boks bernopol AG 8345 VL dikemudikan […]

    Bagikan
  • Tanamkan Kedisiplinan, Dindik Kota Madiun Jalani Retret Re-Kalibrasi di Yonif Para Raider 501

    Tanamkan Kedisiplinan, Dindik Kota Madiun Jalani Retret Re-Kalibrasi di Yonif Para Raider 501

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun menyelenggarakan kegiatan Retret Re-Kalibrasi bagi pengawas, kepala sekolah, serta tenaga pendidik berstatus P3K jenjang TK, SD, dan SMP negeri. Program ini dilaksanakan di Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha, Jumat (03/10/2025). Retret yang dibagi dalam dua gelombang tersebut dirancang untuk menyegarkan kembali semangat para peserta sekaligus […]

    Bagikan
  • 10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

    10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran. Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan […]

    Bagikan
expand_less