Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi Pendopo Surya Graha Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan.

Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya dilantik menjadi Sekda definitif.

Sesuai persyaratan macung Sekda Magetan, batas maksimal umur saat dilantik adalah 56 tahun. Sementara salah satu calon memiliki tanggal lahir 8 Mei 1969, sesuai data pada Nomor Induk Pegawai ( NIP ).

Berikut Ini persyaratannya :

● Berstatus PNS aktif dengan pangkat minimal IV/b (Pembina Tingkat I).

● Pendidikan minimal S1/D4, lebih diutamakan lulusan pascasarjana.

● Berusia maksimal 56 tahun saat dilantik.

● Pernah atau sedang menduduki jabatan eselon IIb (Kepala Dinas/Kepala Badan) sekurang-kurangnya 2 tahun.

● Memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik.

● Sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin.

● Lulus uji kompetensi manajerial, teknis, dan sosial kultural yang diselenggarakan panitia seleksi.

Dengan persyaratan ketat tersebut, diharapkan Sekda terpilih adalah figur profesional yang mampu menggerakkan birokrasi Magetan secara efektif dan bebas dari kepentingan politik sesaat.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti menegaskan proses seleksi Sekda dilakukan secara independen, profesional, dan bebas intervensi. Isu jual-beli jabatan yang kerap muncul dalam perebutan kursi strategis di daerah ditampik dengan tegas.

Dengan perpanjangan pendaftaran ini, publik menaruh harapan agar kompetisi berlangsung lebih terbuka, sehingga Sekda terpilih benar-benar figur terbaik yang mampu menggerakkan roda birokrasi Magetan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jembatan Klumutan Dikebut, Target Rampung Desember 2025

    Pembangunan Jembatan Klumutan Dikebut, Target Rampung Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terus digenjot meski menghadapi kendala cuaca di musim penghujan. Hingga Senin (3/11/2025), progres proyek tersebut telah mencapai 63,1 persen dari target 63,6 persen atau hanya mengalami deviasi 0,5 persen. “Hari ini kami terus pacu agar cepat selesai, meski sempat terkendala luapan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

    Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memberikan pembinaan kepada sejumlah siswa SMP yang sebelumnya diduga terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab kolektif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah. […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Bukan karena glamornya resepsi pernikahan, namun karena kesederhanaannya saat momen sakral pernikahan Siti Fatonah (29), dan Ribut Ariyanto (34) di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sine pada Senin (21/04/2025). Dari video yang beredar, tidak ada terop atau panitia Wedding Organizer, selama pernikahan berlangsung […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
  • Loka POM Madiun Waspadai Peredaran Obat Tanpa Izin dan Penyalahgunaan Double L

    Loka POM Madiun Waspadai Peredaran Obat Tanpa Izin dan Penyalahgunaan Double L

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Wilayah Madiun meminta masyarakat tetap waspada terhadap peredaran obat tanpa izin edar, obat palsu hingga obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah obat jenis Double L dan obat sejenisnya. Kepala Loka POM Wilayah Madiun, Azis Jihaduddin, mengatakan secara umum peredaran obat dan […]

    Bagikan
  • Komisi D DPRD Madiun Hearing Isu Dugaan Penahanan Ijazah, Panggil Manajemen Pabrik Plastik

    Komisi D DPRD Madiun Hearing Isu Dugaan Penahanan Ijazah, Panggil Manajemen Pabrik Plastik

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menindaklanjuti isu dugaan penahanan ijazah oleh produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, dengan menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (29/4/2026). Rapat berlangsung tertutup di ruang DPRD dan menghadirkan pihak perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Kabupaten Madiun, serta pengawas ketenagakerjaan […]

    Bagikan
expand_less