Berita Terkini
Trending Tags

Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Setelah 1 jam, akhirnya Damkar Ngawi berhasil melepas resleting L (9) warga Walikukun, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang anak berinisial L (9), warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, harus menjalani penanganan darurat setelah alat kelaminnya terjepit resleting celana yang ia kenakan. Kejadian tersebut membuat korban menangis histeris karena menahan sakit.

Insiden bermula saat orang tua korban mendapati putranya tak mampu melepaskan resleting yang menjepit bagian sensitif. Panik, keluarga kemudian membawa L ke Puskesmas Widodaren dan menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Ngawi untuk mendapatkan bantuan. Upaya awal melepas resleting, bahkan setelah sebagian celana dipotong, tidak berhasil karena penjepitan sudah terlalu kuat.

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Ngawi, Rochmat Angga Permadi, membenarkan adanya laporan yang masuk ke Pos Barat terkait permintaan pertolongan tersebut. Ia menyebut petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati karena bagian yang terjepit merupakan area yang sensitif, sehingga tidak boleh ditarik sembarangan,” jelasnya.

Proses pembebasan resleting dilakukan menggunakan peralatan sederhana. Petugas perlahan membuka struktur kawat pada resleting dengan tang, agar tekanan yang menjepit kulit bisa berkurang tanpa menambah luka.

Setelah sekitar satu jam, resleting akhirnya berhasil dilepas. Korban kemudian menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tenaga medis Puskesmas untuk memastikan tidak terjadi cedera serius.

Rochmat mengimbau warga, khususnya yang memiliki anak kecil dan remaja, agar lebih berhati-hati saat menggunakan pakaian beresleting. Ia menyarankan untuk memastikan resleting dikenakan dengan benar atau memilih pakaian yang lebih aman.

“Kami mengingatkan agar lebih waspada ketika memakai celana beresleting, terutama pada anak-anak,” tutupnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) menjadi atensi Pemkot Madiun. Mulai dari pola pengamanan, kebutuhan pokok, hingga event telah disiapkan. Konvoi menggunakan knalpot brong dan sound horeg dilarang melintas di jalanan Kota Pendekar. Pemkot akan menyiapkan sejumlah tempat yang bisa digunakan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2025. Meliputi, […]

    Bagikan
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, melakukan panen sayuran dan ikan lele di SDN Mojorejo 2 pada Jumat pagi (02/05/2025). Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan sistem absensi berbasis barcode yang dinamakan Sibabe atau Sistem Barcode Absensi Belajar. Kegiatan ini disambut […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Siagakan Ratusan Personel Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Polres Madiun Siagakan Ratusan Personel Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun menyiagakan 400 personel gabungan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Madiun. Langkah ini dilakukan seiring peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peralihan musim yang rawan cuaca ekstrem. Apel kesiapsiagaan digelar di Lapangan Tri Brata Mapolres Madiun, Senin (3/11), dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
  • Pembangunan Relokasi Pasar Hewan Pahingan Magetan Hampir Rampung

    Pembangunan Relokasi Pasar Hewan Pahingan Magetan Hampir Rampung

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Pasar Hewan Maospati yang menjadi tempat relokasi dari Pasar Hewan Pahingan Maospati kini memasuki tahap akhir. Proyek yang berada di belakang Puskesmas Maospati tersebut telah mencapai progres sekitar 88 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2025 mendatang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, menjelaskan bahwa pemindahan […]

    Bagikan
  • Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

    Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang menjadi pendorong ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi siswa sekolah, kini menyisakan persoalan baru di Kabupaten Magetan. Sebanyak 11 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, harus berhenti bekerja setelah hanya sepekan bertugas di dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala […]

    Bagikan
expand_less