Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 63
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar uji tanak beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang layak konsumsi.
Uji tanak dilakukan dengan memasak sampel beras untuk menilai kualitasnya secara organoleptik. Pemeriksaan meliputi aroma, warna, tekstur, tingkat kepulenan, hingga cita rasa setelah beras dimasak. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan mutu sebelum beras didistribusikan melalui program pemerintah.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Madiun, Agung Sarianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi sekaligus komitmen BULOG dalam menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah.
“Kegiatan uji tanak ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa beras Cadangan Beras Pemerintah yang akan disalurkan kepada masyarakat benar-benar memiliki kualitas yang baik dan layak konsumsi. Kami memastikan proses pengelolaan beras dilakukan dengan standar yang baik, mulai dari penyimpanan hingga sebelum beras tersebut disalurkan kepada masyarakat,” ujar Agung.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah dan media menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas beras yang dikelola BULOG.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dan rekan-rekan media. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak dapat melihat langsung kualitas beras yang nantinya diterima masyarakat. Ini merupakan bentuk transparansi sekaligus tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas pangan,” katanya.
Agung menjelaskan, beras yang diuji merupakan stok Cadangan Beras Pemerintah yang disiapkan untuk mendukung Program Bantuan Pangan Beras dan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Program Bantuan Pangan Beras ditujukan bagi masyarakat penerima manfaat, sedangkan SPHP berperan menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu mengendalikan harga beras di tingkat konsumen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, menilai kualitas pangan harus menjadi perhatian utama dalam setiap program penyaluran bantuan.
“Kami menyambut baik kegiatan uji tanak ini. Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal ketersediaan, tetapi juga mutu dan keamanan pangan yang diterima masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan BULOG terus diperkuat agar seluruh program pangan berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Senada, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setyawan, mengatakan ketersediaan beras berkualitas dengan harga terjangkau menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar.
“Program SPHP diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan masyarakat sehingga harga beras tetap terkendali. Kami mendukung langkah BULOG melakukan pengujian kualitas secara terbuka bersama pemerintah daerah dan media,” kata Indra.
Melalui kegiatan tersebut, BULOG bersama Pemerintah Kabupaten Madiun berharap masyarakat memperoleh jaminan bahwa beras yang disalurkan melalui program pemerintah telah melalui proses pengujian mutu, sehingga aman, layak dikonsumsi, dan mampu mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga beras di wilayah Madiun. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez




