Berita Terkini
Trending Tags

Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo saat pimpin upacara pemecatan anggota polisi, Foto : Humas Polres Ponorogo

Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anggota Polres Ponorogo, BT, resmi diberhentikan secara tidak hormat dari institusi kepolisian setelah terbukti melakukan pelanggaran berat berupa desersi atau meninggalkan tugas dinas tanpa izin selama lebih dari lima bulan.

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap bintara berpangkat Brigadir Polisi itu digelar di halaman Mapolres Ponorogo, Kamis (15/5/2025). Meski digelar secara resmi, BT tidak hadir dalam prosesi tersebut. Sebagai gantinya, pihak kepolisian menggunakan foto dirinya sebagai simbol dalam upacara PTDH yang berlangsung secara in absentia.

Wakapolres Ponorogo, Kompol Gandi Darma Yudanto, membenarkan bahwa BT dijatuhi sanksi tegas karena telah mangkir dari tugas selama 162 hari kerja.

“Yang bersangkutan meninggalkan tugas selama 162 hari kerja. Sebelumnya sudah dijatuhi sanksi sidang disiplin karena tidak masuk kerja lebih dari 30 hari berturut-turut. Namun setelah itu, BT kembali mengulangi pelanggaran yang sama,” ungkap Kompol Gandi saat dikonfirmasi pada Jumat (16/05/2025).

BT berdalih sakit sebagai alasan ketidakhadirannya. Namun, menurut Kompol Gandi, alasan tersebut tidak dapat diterima karena yang bersangkutan tidak mengikuti prosedur dan tidak memanfaatkan fasilitas dokter kepolisian yang telah disediakan.

“Kami sudah sampaikan bahwa jika sakit, ada mekanisme yang harus ditempuh. Kami punya dokter Polri yang siap memfasilitasi. Tapi yang bersangkutan tidak mau mengikuti prosedur itu dan tetap meninggalkan tugas,” tegasnya.

BT diketahui bertugas di Polres Ponorogo sejak dua tahun terakhir, setelah sebelumnya pernah berdinas di Polres Bangkalan, Pacitan, dan Sumenep. Riwayat pelanggaran disiplin bukan hal baru baginya. Ia tercatat sudah beberapa kali menjalani sidang kode etik dan disiplin di sejumlah wilayah tugas sebelumnya.

“Di Ponorogo sendiri, sidang disiplin terhadap BT dilakukan sejak akhir 2024. Namun setelah sidang, ia kembali mengulangi pelanggaran yang sama,” tambah Kompol Gandi.

Sebelum keputusan PTDH dijatuhkan, proses panjang telah ditempuh Polres Ponorogo. Mulai dari sidang etik, sidang wanjak mutasi di tingkat Polda, hingga pengajuan banding oleh BT yang akhirnya ditolak. Dengan pemecatan ini, BT resmi tidak lagi menjadi bagian dari Kepolisian Republik Indonesia.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat yang tergabung dalam paguyuban kampung pesilat di Kabupaten Madiun mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa. Deklarasi yang berlangsung di Gedung Padepokan Kampung Pesilat Caruban pada Selasa (09/09/2025) itu dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan […]

    Bagikan
  • Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konsep Marhaen yang diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman. Bedanya, jika pada masa kolonial Marhaen digambarkan sebagai petani kecil yang memiliki alat produksi tetapi tetap hidup dalam kemiskinan, kini sosok tersebut hadir dalam wajah baru: pekerja ekonomi digital yang tetap terjebak dalam ketidakpastian hidup. […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

    Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan rakyat melanda dua kawasan perbukitan di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (30/6/2026) sore. Kobaran api membakar kawasan hutan rimba campur di Gunung Dloko, Desa Tatung, serta Gunung Gede, Desa Muneng. Cuaca kering dan tebalnya serasah daun membuat api cepat menjalar. Warga bersama petugas harus berjibaku mencegah api merembet ke […]

    Bagikan
  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
  • Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

    Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upaya memastikan anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai tahapan usianya kini semakin mudah diakses masyarakat Kabupaten Madiun. RSUD Caruban menghadirkan layanan Poli Tumbuh Kembang Anak, yang fokus pada pemantauan serta penanganan dini berbagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Layanan ini dikembangkan sebagai bentuk skrining kesehatan sejak dini agar potensi anak dapat […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tunggu Pertek BKN untuk Mutasi Jabatan, 11 OPD Masuk Evaluasi

    Pemkab Magetan Tunggu Pertek BKN untuk Mutasi Jabatan, 11 OPD Masuk Evaluasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menunggu terbitnya Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum melaksanakan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah posisi strategis tercatat masih kosong, termasuk jabatan camat serta sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama. Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa proses tersebut masih […]

    Bagikan
expand_less