Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 279
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo saat pimpin upacara pemecatan anggota polisi, Foto : Humas Polres Ponorogo

Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anggota Polres Ponorogo, BT, resmi diberhentikan secara tidak hormat dari institusi kepolisian setelah terbukti melakukan pelanggaran berat berupa desersi atau meninggalkan tugas dinas tanpa izin selama lebih dari lima bulan.

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap bintara berpangkat Brigadir Polisi itu digelar di halaman Mapolres Ponorogo, Kamis (15/5/2025). Meski digelar secara resmi, BT tidak hadir dalam prosesi tersebut. Sebagai gantinya, pihak kepolisian menggunakan foto dirinya sebagai simbol dalam upacara PTDH yang berlangsung secara in absentia.

Wakapolres Ponorogo, Kompol Gandi Darma Yudanto, membenarkan bahwa BT dijatuhi sanksi tegas karena telah mangkir dari tugas selama 162 hari kerja.

“Yang bersangkutan meninggalkan tugas selama 162 hari kerja. Sebelumnya sudah dijatuhi sanksi sidang disiplin karena tidak masuk kerja lebih dari 30 hari berturut-turut. Namun setelah itu, BT kembali mengulangi pelanggaran yang sama,” ungkap Kompol Gandi saat dikonfirmasi pada Jumat (16/05/2025).

BT berdalih sakit sebagai alasan ketidakhadirannya. Namun, menurut Kompol Gandi, alasan tersebut tidak dapat diterima karena yang bersangkutan tidak mengikuti prosedur dan tidak memanfaatkan fasilitas dokter kepolisian yang telah disediakan.

“Kami sudah sampaikan bahwa jika sakit, ada mekanisme yang harus ditempuh. Kami punya dokter Polri yang siap memfasilitasi. Tapi yang bersangkutan tidak mau mengikuti prosedur itu dan tetap meninggalkan tugas,” tegasnya.

BT diketahui bertugas di Polres Ponorogo sejak dua tahun terakhir, setelah sebelumnya pernah berdinas di Polres Bangkalan, Pacitan, dan Sumenep. Riwayat pelanggaran disiplin bukan hal baru baginya. Ia tercatat sudah beberapa kali menjalani sidang kode etik dan disiplin di sejumlah wilayah tugas sebelumnya.

“Di Ponorogo sendiri, sidang disiplin terhadap BT dilakukan sejak akhir 2024. Namun setelah sidang, ia kembali mengulangi pelanggaran yang sama,” tambah Kompol Gandi.

Sebelum keputusan PTDH dijatuhkan, proses panjang telah ditempuh Polres Ponorogo. Mulai dari sidang etik, sidang wanjak mutasi di tingkat Polda, hingga pengajuan banding oleh BT yang akhirnya ditolak. Dengan pemecatan ini, BT resmi tidak lagi menjadi bagian dari Kepolisian Republik Indonesia.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Magetan Ciptakan Jet Car Bergaya Lamborghini, Tembus Pasar Wisata Air hingga Bali

    Pemuda Magetan Ciptakan Jet Car Bergaya Lamborghini, Tembus Pasar Wisata Air hingga Bali

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kreativitas pemuda Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai menunjukkan tajinya di industri wisata air. Berawal dari kebutuhan wahana speedboat di kawasan Telaga Sarangan, sejumlah pemuda di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, kini mampu mengembangkan produk sendiri hingga menciptakan Jet Car, speedboat yang dimodifikasi dengan desain menyerupai mobil sport dan dapat melaju di atas […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

    Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun kembali menyalurkan sebanyak 9.000 liter MinyaKita atau sekitar 750 kardus di Pasar Besar Madiun (PBM), Kamis (2/7/2026). Penyaluran rutin tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memastikan kualitas minyak goreng yang beredar tetap aman bagi masyarakat. Kepala Perum […]

    Bagikan
  • Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gedung lama milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Jalan Tripandita, Kelurahan Sukowinangun segera alih fungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan bangunan tersebut tidak lagi dipakai sebagai gudang penyimpanan barang, melainkan akan dialihfungsikan untuk mendukung pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

    Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun yang dibuka sejak 13 Januari 2026 masih minim peminat. Hingga memasuki pekan pertama pendaftaran, belum satu pun pelamar yang mengirimkan berkas. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro mengatakan, pendaftaran seleksi Sekda masih dibuka hingga 28 Januari 2026. […]

    Bagikan
  • Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Praktik pengangkatan anak secara ilegal menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Pemkab mengingatkan proses adopsi tidak boleh dilakukan sembarangan karena celah dalam prosedur dapat dimanfaatkan sebagai kedok perdagangan anak dan eksploitasi manusia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Madiun meminta kepala desa ikut menjadi tangan panjang pemerintah daerah dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
  • Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi

    Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesempatan Kabupaten Magetan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui skema Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, regulasi yang digagas pada masa pemerintahan Joko Widodo tersebut membuka akses pendanaan hingga ratusan miliar rupiah untuk pengembangan kawasan strategis. Sejauh ini, alokasi anggaran yang tersedia dalam skema tersebut belum sepenuhnya […]

    Bagikan
expand_less