Berita Terkini
Trending Tags

Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melakukan evaluasi Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan.

Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan kantor pemerintahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kini membenahi berbagai aspek pengamanan, mulai dari penataan ulang kamera pengawas (CCTV), penguatan personel penjagaan, hingga penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang dinilai masih menyisakan celah.

Langkah evaluasi tersebut dilakukan setelah ruang Bagian Hukum dan Bagian Organisasi Setdakab Magetan dibobol pencuri. Hingga kini, pelaku belum berhasil diungkap, sementara kasus tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengamanan di kompleks pemerintahan yang seharusnya memiliki pengawasan berlapis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, mengakui insiden tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan kelemahan sistem keamanan yang teridentifikasi tidak kembali dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya sudah komunikasi dengan Bagian Umum untuk diatur ulang. Mulai dari letak kamera sampai monitor CCTV. Ternyata monitor untuk melihat CCTV itu terlalu tinggi sehingga petugas yang berjaga kurang maksimal dalam memantau,” ujarnya.

Image Not Found
Ruang CCTV di kantor Setda Magetan

Temuan mengenai posisi monitor CCTV yang dinilai kurang efektif menunjukkan bahwa persoalan keamanan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan perangkat pengawasan, tetapi juga menyangkut desain sistem dan efektivitas penggunaannya. Kondisi tersebut menjadi sorotan mengingat area perkantoran pemerintah menyimpan berbagai aset dan dokumen penting yang membutuhkan perlindungan maksimal.

Selain pembenahan sarana pengawasan elektronik, Pemkab Magetan juga menyoroti aspek kedisiplinan dan prosedur pengamanan internal. Welly menegaskan bahwa evaluasi terbesar justru berada pada penerapan SOP, terutama terkait mekanisme penguncian ruangan dan pengelolaan kunci oleh petugas yang bertanggung jawab.

“Yang terpenting adalah SOP. Siapa yang bertanggung jawab menutup, siapa yang mengunci, kemudian kunci itu diserahkan ke pos oleh siapa dan bagaimana jika tidak diserahkan. Itu yang saya minta untuk diperbaiki,” katanya.

Di sisi lain, tim dari Bagian Hukum dan Bagian Organisasi masih melakukan penelusuran terhadap data-data yang tersimpan dalam perangkat yang hilang. Meski demikian, Pemkab memastikan sebagian besar data penting berhasil dipulihkan karena tersimpan dalam perangkat lain maupun sistem cadangan yang dimiliki masing-masing unit kerja.

“Sebagian besar datanya sudah bisa dicari kembali. Kan ada di komputer yang lain. Jadi sebagian besar sudah ditemukan lagi,” ujar Welly.

Terkait kerugian material, Pemkab Magetan akan menganggarkan pengadaan laptop pengganti melalui mekanisme anggaran yang berlaku pada periode berikutnya. Pengadaan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Sementara itu, mengenai dua laptop yang disebut merupakan milik pribadi pegawai, Pemkab masih akan berkoordinasi dengan kepala bagian terkait untuk menentukan mekanisme penyelesaiannya.

Kasus pencurian yang terjadi di pusat pemerintahan daerah ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Magetan. Selain menuntut percepatan pengungkapan kasus oleh aparat penegak hukum, insiden tersebut juga mengungkap perlunya penguatan sistem keamanan yang tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kedisiplinan prosedur dan pengawasan yang konsisten.

Ke depan, hasil evaluasi yang tengah dilakukan diharapkan tidak berhenti pada penataan ulang fasilitas keamanan semata, melainkan mampu menghasilkan sistem pengamanan yang lebih komprehensif agar kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan pemerintahan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Besarnya SILPA menjadi perhatian DPRD Kabupaten Magetan. Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menilai tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, masih tingginya SILPA dapat disebabkan oleh perencanaan yang kurang tepat maupun keterlambatan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) […]

    Bagikan
  • Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perumahan dan Permukiman ( Disperkim ) Kota Madiun cepat bergerak melihat kondisi dua pohon di depan rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Madiun di Jalan lombok Kota Madiun. 2 Pohon ini nyaris membuat kesulitan dipakai parkir mobil. Kepala Dinas Perkim Kota Madiun Jemakir bakal melakukan eksekusi penebangan dua pohon di […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Pantau Tiga Kejuaraan Olahraga, Dorong Pembinaan Atlet dan Ekosistem Cabor Semakin Berkembang

    Plt Wali Kota Madiun Pantau Tiga Kejuaraan Olahraga, Dorong Pembinaan Atlet dan Ekosistem Cabor Semakin Berkembang

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semangat olahraga di Kota Madiun terus menunjukkan geliat positif. Pada Sabtu (13/6/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun turun langsung meninjau tiga cabang olahraga (cabor) yang tengah menggelar kejuaraan. Termasuk dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Tiga kejuaraan yang dipantau tersebut yakni Pentathlon Modern Wali […]

    Bagikan
  • Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia kecantikan dan perawatan kulit mendapat angin segar di Kota Madiun. Sabtu (02/08/2025), ballroom Hotel Mercure menjadi saksi kemeriahan Grandskin Summit Madiun, sebuah acara perkenalan produk skincare yang kini resmi hadir di kota ini. Acara ini menjadi momentum penting dalam peluncuran produk-produk dari Grandskin, merk skincare yang digagas oleh tiga […]

    Bagikan
  • Satu Tahun Bumi Kampung Pesilat Ditangan Harmonis, Apa Saja Tantangan dan Harapannya ?

    Satu Tahun Bumi Kampung Pesilat Ditangan Harmonis, Apa Saja Tantangan dan Harapannya ?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Artinya tepat tanggal 20 Februari 2026 akan terjadi moment ulang tahun pertama bagi pasangan […]

    Bagikan
  • Insiden di Perlintasan JPL 121, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

    Insiden di Perlintasan JPL 121, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa tertempernya seseorang oleh KA 251B Jayakarta di perlintasan sebidang JPL 121 Km 151+1/9 petak jalan Caruban–Babadan, Kamis (12/2/2026) lalu. Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa seluruh petugas saat kejadian tersebut […]

    Bagikan
expand_less