Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot dan DPRD sepakati KUA-PPAS Kota Madiun 2027. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Rabu (29/7/2026).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun Tahun 2027.

Penyusunan KUA-PPAS 2027 mengacu pada arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menitikberatkan percepatan penguatan fondasi ekonomi, sosial, serta tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, salah satu prioritas pembangunan pada 2027 adalah penyelesaian persoalan pengelolaan sampah yang menjadi bagian dari pembangunan berbasis lingkungan.

“Pengelolaan sampah akan menjadi prioritas pembangunan yang pertama. Seluruh pembangunan ke depan berbasis lingkungan, sehingga fokus 2027 akan diarahkan pada pengelolaan sampah,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, Pemkot Madiun juga memprioritaskan pembangunan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan dinamika geopolitik yang berdampak pada perekonomian nasional hingga daerah.

Menurut Bagus, pemerintah daerah akan membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi melalui berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kita membuka seluruh potensi ekonomi untuk masyarakat. Pendapatan daerah memang penting, tetapi pendapatan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Karena itu seluruh OPD kami arahkan agar program-program ekonomi benar-benar menyasar masyarakat secara langsung,” katanya.

Ia menambahkan, strategi tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap menurunnya Transfer ke Daerah (TKD). Meski demikian, Pemkot optimistis pembangunan tetap dapat berjalan melalui penyesuaian pola belanja dan penguatan program prioritas.

“Belajar dari 2026, meski TKD berkurang, pembangunan tetap bisa berjalan. Tahun 2027 program akan lebih fokus pada intervensi langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menegaskan seluruh tahapan pembahasan KUA-PPAS telah dilalui sesuai mekanisme yang berlaku. Pembahasan dilakukan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurutnya, substansi KUA-PPAS 2027 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah.

“Karena tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD, maka seluruh program dan kegiatan harus mengarah pada pencapaian visi dan misi kepala daerah. Seluruh substansi sudah kami diskusikan bersama dan telah selesai,” ujar Istono.

Ia juga memastikan penandatanganan nota kesepakatan berlangsung sesuai prosedur meski Armaya, Ketua DPRD Kota Madiun tidak hadir karena menjalankan tugas partai di Jakarta.

Selain itu, juga diwarnai dengan aksi walk out oleh 3 anggota DPRD yakni Didik Yulianto, Usman Efendi serta Deny Djoko Purnomo saat rapat paripurna. Hal itu dinilai bagian dari dinamika dan sikap politik masing-masing.

Image Not Found
Paripurna diwarnai dengan aksi walk out 3 anggota DPRD yakni Didik Yulianto, Usman Efendi serta Deny Djoko Purnomo. Foto : Istimewa

“Ya, ini sudah tahapannya sudah selesai. Kalau ada dari person yang berbeda sikap, ya itu monggo. Itu wilayahnya masing-masing, kami tidak ngikutin ke sana, gitu. Tapi secara prosedural, secara hirarki aturan, semuanya sudah kita lalui,” jelas Istono.

Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkot dan DPRD Kota Madiun selanjutnya akan melanjutkan proses penyusunan Rancangan APBD 2027. Program akan diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta memastikan efektivitas pembangunan daerah di tengah tantangan fiskal. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian karung berisi bawang merah seberat 50 kilogram di Pasar Sayur Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, terekam kamera pengawas. Kejadian berlangsung pada Selasa (05/08/2025) sore, dan kini telah ditangani oleh Polsek Dolopo. Pelaku diketahui membuka tumpukan karung yang tertutup terpal di kios milik Warsi. Dalam rekaman CCTV berdurasi 41 […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

    DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar audiensi dengan Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) serta perwakilan Forum GTT-PTT, Kamis (20/3/2025). Pertemuan tersebut membahas kesejahteraan tenaga pendidik honorer serta proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dihadiri oleh anggota Komisi D […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suro atau Muharram pada kalender Islam menjadi momen sakral bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Salah satunya kegiatan pengesahan warga baru. Tercatat, tahun 2025 ini, sebanyak 90 ribu warga baru PSHT siap disahkan. Menghadapi momen tersebut, Ketua Umum PSHT, R. Moerdjoko memberikan arahan atau himbauan kepada para […]

    Bagikan
  • Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis, Dinkes-PPKB : Cek Resiko Kesehatan Sejak Dini

    Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis, Dinkes-PPKB : Cek Resiko Kesehatan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Madiun telah berjalan. Warga pun antusias memanfaatkan program yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto. Seperti yang terpantau di Puskesmas Ngegong Kecamatan Manguharjo, warga sudah banyak yang antri untuk cek kesehatan. Untuk mengikuti program CKG ini, masyarakat bisa mengakses melalui aplikasi Satu Sehat. Melalui […]

    Bagikan
  • Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2026 kepada para wajib pajak. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp32,2 miliar. Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, menjelaskan bahwa distribusi SPPT dilakukan melalui aparat […]

    Bagikan
  • Disnaker Tegaskan THR Pekerja Wajib Dibayar Penuh Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

    Disnaker Tegaskan THR Pekerja Wajib Dibayar Penuh Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah memastikan pekerja swasta di Kota Madiun akan menerima tunjangan hari raya (THR) menjelang Hari Raya Idul Fitri. Perusahaan diwajibkan membayarkan THR secara penuh paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran dan tidak diperbolehkan mencicil pembayaran. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnaker-KUM) Kota Madiun, Ahsan Sri Hasto, menegaskan […]

    Bagikan
expand_less