Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot dan DPRD sepakati KUA-PPAS Kota Madiun 2027. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Rabu (29/7/2026).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun Tahun 2027.

Penyusunan KUA-PPAS 2027 mengacu pada arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menitikberatkan percepatan penguatan fondasi ekonomi, sosial, serta tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, salah satu prioritas pembangunan pada 2027 adalah penyelesaian persoalan pengelolaan sampah yang menjadi bagian dari pembangunan berbasis lingkungan.

“Pengelolaan sampah akan menjadi prioritas pembangunan yang pertama. Seluruh pembangunan ke depan berbasis lingkungan, sehingga fokus 2027 akan diarahkan pada pengelolaan sampah,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, Pemkot Madiun juga memprioritaskan pembangunan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan dinamika geopolitik yang berdampak pada perekonomian nasional hingga daerah.

Menurut Bagus, pemerintah daerah akan membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi melalui berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kita membuka seluruh potensi ekonomi untuk masyarakat. Pendapatan daerah memang penting, tetapi pendapatan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Karena itu seluruh OPD kami arahkan agar program-program ekonomi benar-benar menyasar masyarakat secara langsung,” katanya.

Ia menambahkan, strategi tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap menurunnya Transfer ke Daerah (TKD). Meski demikian, Pemkot optimistis pembangunan tetap dapat berjalan melalui penyesuaian pola belanja dan penguatan program prioritas.

“Belajar dari 2026, meski TKD berkurang, pembangunan tetap bisa berjalan. Tahun 2027 program akan lebih fokus pada intervensi langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menegaskan seluruh tahapan pembahasan KUA-PPAS telah dilalui sesuai mekanisme yang berlaku. Pembahasan dilakukan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurutnya, substansi KUA-PPAS 2027 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah.

“Karena tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD, maka seluruh program dan kegiatan harus mengarah pada pencapaian visi dan misi kepala daerah. Seluruh substansi sudah kami diskusikan bersama dan telah selesai,” ujar Istono.

Ia juga memastikan penandatanganan nota kesepakatan berlangsung sesuai prosedur meski Armaya, Ketua DPRD Kota Madiun tidak hadir karena menjalankan tugas partai di Jakarta.

Selain itu, juga diwarnai dengan aksi walk out oleh 3 anggota DPRD yakni Didik Yulianto, Usman Efendi serta Deny Djoko Purnomo saat rapat paripurna. Hal itu dinilai bagian dari dinamika dan sikap politik masing-masing.

Image Not Found
Paripurna diwarnai dengan aksi walk out 3 anggota DPRD yakni Didik Yulianto, Usman Efendi serta Deny Djoko Purnomo. Foto : Istimewa

“Ya, ini sudah tahapannya sudah selesai. Kalau ada dari person yang berbeda sikap, ya itu monggo. Itu wilayahnya masing-masing, kami tidak ngikutin ke sana, gitu. Tapi secara prosedural, secara hirarki aturan, semuanya sudah kita lalui,” jelas Istono.

Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkot dan DPRD Kota Madiun selanjutnya akan melanjutkan proses penyusunan Rancangan APBD 2027. Program akan diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta memastikan efektivitas pembangunan daerah di tengah tantangan fiskal. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

    Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Hal itu disampaikan usai peninjauan TKA di SMP Negeri 1 Madiun yang didampingi Cabdindik Madiun-Ngawi serta Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (8/4/2026). Aries menilai kesiapan sarana dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah […]

    Bagikan
  • Wisata Telaga Sarangan Sepi Saat Lebaran? Pelaku Usaha Soroti Minim Atraksi dan Promosi

    Wisata Telaga Sarangan Sepi Saat Lebaran? Pelaku Usaha Soroti Minim Atraksi dan Promosi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kunjungan wisatawan ke kawasan Telaga Sarangan selama libur Lebaran 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Meski sempat membludak pada puncak liburan, tren keseluruhan menunjukkan jumlah wisatawan dan lama tinggal (length of stay) yang menurun. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Magetan, Nunung Widyastuti, menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan berarti kawasan wisata […]

    Bagikan
  • Isak Tangis Sambut Jenazah PMI Asal Ponorogo Korban Kebakaran Apartemen Hongkong di Rumah Duka

    Isak Tangis Sambut Jenazah PMI Asal Ponorogo Korban Kebakaran Apartemen Hongkong di Rumah Duka

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penantian panjang keluarga Dina Martiana akhirnya berujung kepastian. Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Ponorogo yang menjadi korban kebakaran apartemen di Hongkong tiba di rumah duka pada Kamis (25/12/2025) malam. Jenazah Dina Martiana (36) sebelumnya mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah seluruh proses administrasi selesai, […]

    Bagikan
  • Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kuasa Hukum Pemohon Paslon Nomor Urut 3 Sujatno-Ida Yuhana Ulfa menghadirkan 3 saksi fakta dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (7/2/2025), pukul 13.30 WIB.  Mereka diantaranya pemilih yang tidak menggunakan hak suara karena kerja di luar kota, Tri Andi Riyanto, Budi sebagai Ayahanda […]

    Bagikan
  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
expand_less