Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Diduga PADes Bocor, Ratusan Warga Dempelan Tuntut Bendahara Desa Mundur

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Dempelan menggelar aksi protes di kantor Desa Dempelan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Dempelan menggelar aksi protes di kantor Desa Dempelan, Kabupaten Madiun, Kamis (28/08/2025). Massa menuntut transparansi pengelolaan keuangan desa dan mendesak Bendahara Desa sekaligus Kaur Keuangan, Tatik Puji Rahayu, mundur dari jabatannya.

Unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan ketat aparat TNI/Polri dari Polres Madiun. Hanya perwakilan massa yang diizinkan masuk ke aula kantor desa untuk mengikuti mediasi dengan pemerintah desa.

Koordinator aksi, Suwarno, menegaskan warga kecewa karena sejumlah kegiatan desa tidak terealisasi meski pendapatan asli desa (PADes) telah ditarik penuh dari masyarakat.

“Kami mendesak kaur keuangan mundur. Jika tidak, Pj Kades harus membuat rekomendasi pemberhentian ke camat,” kata Suwarno.

Suwarno menyebut kekecewaan memuncak menjelang perayaan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus lalu. Pemerintah desa tak menggelar kegiatan masyarakat meski dana PADes sudah dipungut. 

“Masyarakat sudah melunasi iuran. Yang kami tahu setoran ke desa Rp91 juta, tapi bendahara mengakui menerima Rp134 juta. Selisih ini yang menimbulkan pertanyaan,” ujarnya.

Dalam forum mediasi, Tatik Puji Rahayu mengakui dana PADes baru disetorkan ke kas desa pada pertengahan Agustus. Dari total penerimaan Rp134 juta, hanya Rp91 juta masuk ke rekening desa. Ia mengklaim sisa dana dipakai untuk menalangi kegiatan desa.

Tatik juga menyatakan siap mundur dari jabatan kaur keuangan, namun menolak melepas statusnya sebagai perangkat desa. 

“Saya sudah ajukan mutasi jabatan. Kalau soal pemberhentian perangkat desa ada prosedur hukum, tidak bisa sembarangan,” kata Tatik.

Target PADes Desa Dempelan tahun 2025 mencapai Rp150 juta yang bersumber dari setoran pasar desa, sewa tanah bengkok, dan pendapatan lainnya. Dana tersebut seharusnya dipakai membiayai pembangunan serta program kesejahteraan masyarakat desa.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Madiun Maidi Dibawa KPK Usai Diperiksa di Polres Madiun

    Walikota Madiun Maidi Dibawa KPK Usai Diperiksa di Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wali Kota Madiun Maidi dibawa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan selama berjam-jam di Markas Polres Madiun, Jawa Timur, Senin (19/1/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di wilayah Kota Madiun. Pantauan di lokasi, Maidi keluar dari gedung Polres Madiun sekitar pukul 17.20 […]

    Bagikan
  • Tinggal Sendiri, Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

    Tinggal Sendiri, Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, digegerkan meninggalnya seorang lansia di dalam rumahnya pada Kamis malam (17/04/2025). Korban diketahui bernama Supin, 59 tahun, yang selama ini tinggal seorang diri. Tim Inafis Polres Madiun dan Polsek Jiwan mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi. Kejadian ini terungkap setelah seorang anak kecil […]

    Bagikan
  • Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus kericuhan dan perusakan di Kantor DPRD Kota Madiun pada 30 Agustus 2025 terus berlanjut. Hingga kini, jumlah tersangka yang ditetapkan polisi bertambah menjadi sepuluh orang. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, mengungkapkan bahwa satu tersangka baru berinisial W.R resmi ditetapkan pekan lalu. “Satu minggu yang lalu kita […]

    Bagikan
  • Bupati Sugiri dan Janji Menyulut Api Seni Rupa Ponorogo

    Bupati Sugiri dan Janji Menyulut Api Seni Rupa Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Di balik gegap gempita Reog yang telah menjadikan Ponorogo dikenal luas, sekelompok pelukis muda tengah berjuang untuk mendapat tempat dalam panggung budaya daerah. Mereka berkarya dengan penuh semangat, meski ruang ekspresi masih terbatas. Di sinilah, sosok Bupati Sugiri Sancoko hadir membawa harapan. Momen itu terjadi dalam gelaran Ponorogo Creative Festival […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

    Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Ngawi pada Kamis (02/10/2025) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Dampaknya cukup luas, mulai dari rumah warga rusak, fasilitas umum terdampak, hingga pohon tumbang yang menutup akses jalan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Mantingan […]

    Bagikan
  • 1.779 PPPK Paruh Waktu Ponorogo Perpanjang Kontrak, 39 Pegawai Tak Lagi Tercatat

    1.779 PPPK Paruh Waktu Ponorogo Perpanjang Kontrak, 39 Pegawai Tak Lagi Tercatat

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki masa perpanjangan kontrak untuk periode kedua. Jumlah tersebut menyusut dari 1.818 pegawai saat pengangkatan pada 2024. Sebanyak 39 pegawai tidak lagi tercatat dalam daftar perpanjangan karena berbagai alasan, mulai dari pensiun, mengundurkan diri, hingga meninggal […]

    Bagikan
expand_less