Berita Terkini
Trending Tags

LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
19.040 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Tambahan 19.040 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga sejak Kamis (26/06/2025) hingga Sabtu (28/06/2025) ternyata belum mampu mengatasi kelangkaan yang terus dikeluhkan warga Magetan. Di tengah momentum peringatan Tahun Baru Islam, masyarakat terutama pelaku usaha mikro dan rumah tangga, justru semakin kesulitan mendapatkan gas melon bersubsidi tersebut.

Di kawasan Alun-Alun Magetan, para pedagang kecil mengaku harus inden hingga dua hari hanya untuk memperoleh satu tabung gas. Meski harga mulai menurun dari Rp. 28 ribu menjadi Rp. 23–25 ribu per tabung, kelangkaan tetap terjadi.

“Kami ini korban. Sudah usahanya kecil, gas langka, malah harus nunggu dua hari. Gimana bisa jalan dagangan kami?” ungkap Eko, penjual batagor, Senin (30/06/2025).

Purnomo, pedagang seblak, bahkan memilih mematikan salah satu kompor agar bisa menghemat gas. Ia curiga ada penyelewengan distribusi.

“Kalau sudah ditambah pasokan tapi tetap langka, ya mungkin ada yang diselewengkan,” katanya.

Tak hanya Eko dan Purnomo, Ratin, penjual mie ayam, lebih memilih pulang lebih cepat demi menghindari risiko kehabisan gas di tengah melayani pelanggan.

“Daripada masak setengah jalan terus gas habis, mending pulang duluan. Nggak enak sama pelanggan,” ujarnya.

Sementara itu, Damiati, penjual kopi di Pasar Parang, terpaksa menutup warungnya. Ia mengaku tak bisa menggunakan kayu bakar sebagai alternatif.

“Berapapun saya bayar kalau ada gasnya. Tapi kalau kosong terus, ya mau gimana,” katanya pasrah.

Keluhan juga datang dari warga biasa. Sarmi, seorang ibu rumah tangga, harus berkeliling mencari gas namun tetap tidak mendapatkannya.

“Alasannya macam-macam, katanya buat hajatan, atau hari libur. Tapi kami ini yang selalu jadi korban. Rakyat kecil terus yang susah,” ujarnya kesal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, mengatakan kelangkaan hanya terjadi di wilayah kota dan Kecamatan Parang.

“Kami akan lakukan pengecekan langsung ke lapangan bersama tim pengawasan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sucipto menyebutkan saat ini Magetan memiliki 19 agen dan 826 pangkalan, dengan alokasi rata-rata 23.277 tabung gas per hari. Data dari Pertamina juga menunjukkan penyaluran dalam kondisi normal.

Meski distribusi tercatat normal di atas kertas, fakta di lapangan menunjukkan kondisi sebaliknya. Sebagian masyarakat maupun pelaku UMKM mengalami kesulitan memperoleh gas 3 kilogram untuk aktivitas harian mereka.

Warga berharap pemerintah tidak sekadar memberikan klarifikasi, tapi hadir langsung memastikan distribusi subsidi tepat sasaran dan tidak diselewengkan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, pelaku UMKM terancam lumpuh, dan masyarakat kelas bawah kian terjepit di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Maraknya penggunaan bumbu instan siap pakai mulai berdampak pada penjualan bumbu dapur tradisional di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pedagang mengaku omzet terus menurun karena masyarakat kini lebih memilih bumbu kemasan yang dinilai lebih praktis untuk mengolah masakan berbahan dasar ayam maupun daging sapi. Komoditas rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, hingga kencur […]

    Bagikan
  • 8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung. Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar. “Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Terima 3.525 Dosis, DKPP Gencar Vaksinasi Cegah PMK

    Pemkab Madiun Terima 3.525 Dosis, DKPP Gencar Vaksinasi Cegah PMK

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menerima alokasi 3.525 dosis vaksin PMK dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan vaksinasi PMK dimulai di beberapa wilayah di Madiun, salah satunya di Desa Wayut, Kecamatan Jiwan pada Selasa pagi ( 21/1/2025). Sebanyak 200 ekor sapi milik warga telah divaksin. Petugas DKPP dibantu perangkat desa setempat mendatangi […]

    Bagikan
  • Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian menyasar fasilitas pendidikan di SD Negeri Cangakan 2, Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Sejumlah perangkat pembelajaran berupa satu laptop dan dua chromebook raib digondol kawanan pencuri. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan sekolah pada pagi harinya. Kondisi ruang kantor berantakan, lemari […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas Rp. 243 Miliar, DPRD Ponorogo Ingatkan Pemkab Tak Salah Prioritas

    TKD Dipangkas Rp. 243 Miliar, DPRD Ponorogo Ingatkan Pemkab Tak Salah Prioritas

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari DPRD Ponorogo. Dewan meminta eksekutif berhati-hati dalam menyusun skala prioritas anggaran, agar program pembangunan tidak terganggu secara signifikan. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, total pemangkasan TKD mencapai Rp. 243,1 miliar. Jumlah tersebut berasal dari berbagai pos, mulai […]

    Bagikan
  • Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

    Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Perum Bulog memastikan harga gabah di tingkat petani tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah. Kepastian itu disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri panen perdana musim tanam 2026 di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bulog melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan harga pembelian […]

    Bagikan
expand_less