Berita Terkini
Trending Tags

Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan.

Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung penggunaan APBD. Menurut mahasiswa, langkah pemerintah daerah membeli mobil dinas dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran dan reformasi birokrasi.

“Kalau soal kendaraan dinas cepat diurus, tapi persoalan publik seperti jalan rusak dan pelayanan masih terbengkalai,” ujar Luqman Hakim, Ketua PMII Magetan, dalam orasinya yang disaksikan langsung jajaran pejabat daerah.

Mahasiswa menegaskan pemerintah seharusnya lebih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, keterbukaan anggaran, hingga percepatan digitalisasi layanan publik.

Tak hanya Pemkab Magetan, aksi ini juga melayangkan sejumlah tuntutan ke berbagai institusi. DPRD Magetan diminta memperketat fungsi pengawasan. DPR RI didesak segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan mengendalikan harga kebutuhan pokok. Sementara itu, Polres Magetan diingatkan agar mengawal aksi secara humanis tanpa tindakan represif.

Menanggapi kritikan tersebut, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyampaikan bahwa mobil dinas yang lama sudah tidak layak pakai. Ia menegaskan pengadaan kendaraan bukan keputusan mendadak.

“Rencana pengadaan sudah masuk sejak periode sebelumnya. Kalau dihitung, biaya sewa justru lebih tinggi dibandingkan membeli,” jelasnya.

Suyatni juga menambahkan, masyarakat bisa mengakses informasi keuangan daerah melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Semua sudah bisa dipantau secara terbuka,” katanya.

Namun, sebagian mahasiswa menganggap transparansi melalui aplikasi belum cukup menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama terkait harga bahan pokok dan kondisi jalan yang masih memprihatinkan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Lokasi Esek-Esek, Satpol PP Ngawi Bongkar Belasan Bangunan Liar

    Diduga Lokasi Esek-Esek, Satpol PP Ngawi Bongkar Belasan Bangunan Liar

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Belasan bangunan liar yang berdiri di Alas Malang, Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Ngawi, dibongkar paksa oleh Satpol PP setempat. Bangunan-bangunan tanpa izin yang menempati tanah desa tersebut diduga kuat digunakan untuk praktek prostitusi. Berdasarkan informasi yang diterima oleh pihak Satpol PP, praktek esek-esek di lokasi tersebut telah berlangsung selama enam bulan terakhir. […]

    Bagikan
  • PMI Asal Ngawi Klaim Dirugikan Rp357 Juta, Guru PPPK di Magetan Dituding Ingkar Janji Pernikahan

    PMI Asal Ngawi Klaim Dirugikan Rp357 Juta, Guru PPPK di Magetan Dituding Ingkar Janji Pernikahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penantian enam tahun untuk membangun rumah tangga berujung kekecewaan bagi RW, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ngawi, Jawa Timur. Ia mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan kerugian finansial setelah pria yang selama ini disebut sebagai calon suaminya, NS, seorang guru PPPK yang mengajar agama di salah satu SMP Negeri di […]

    Bagikan
  • Tempat Hiburan Malam (THM) Wajib Tutup Selama Bulan Puasa Ramadhan

    Tempat Hiburan Malam (THM) Wajib Tutup Selama Bulan Puasa Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan sejumlah kebijakan selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025. Salah satu berkaitan dengan operasional tempat hiburan malam (THM) yang wajib tutup. Hal itu tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) Madiun nomor 1/2025. “Jadi sampai 31 Maret nanti THM sementara tutup dulu. Seperti tahun-tahun lalu untuk menghormati bulan suci […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan memasuki tahap lanjutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan resmi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan indikasi kuat adanya unsur pidana. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menjelaskan bahwa peningkatan status tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu. Ia […]

    Bagikan
  • Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Forum Kamtibmas Jogo Kota Madiun pada Selasa (16/09/2025). Kegiatan ini menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas, paguyuban pencak silat, Cabdindik Madiun hingga Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Kota Madiun. Dalam forum ini membahas terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Madiun dalam kurun waktu 2025 […]

    Bagikan
  • Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun pada Senin (30/06/2025). Mereka menyampaikan protes atas carut-marutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2025/2026. Mereka menilai sistem seleksi tahun ini tidak adil dan menyebabkan banyak siswa asal Kota Madiun tidak tertampung di […]

    Bagikan
expand_less