Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tembakau mengeluhkan harga jual tembakau yang anjlok di pasaran. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran.

Biasanya, daun tembakau basah dari kebun bisa laku hingga Rp5.000 per kilogram. Namun tahun ini, harga hanya berkisar Rp4.000 per kilogram. Mayoritas petani memilih menjual hasil panennya langsung dalam bentuk daun utuh setelah dipetik, tanpa sempat diolah lebih lanjut.

“Ketika daun siap dipanen malah turun hujan, hasilnya jadi jelek. Daun bagian bawah cepat mengering, kemungkinan karena pupuk urea berlebihan, ditambah lagi serangan ulat,” jelas Suyono yang sudah menanam tembakau sejak 1979.

Ia menambahkan, harga tembakau tahun ini jauh dari memuaskan. “Kalau daun basah hanya Rp4.000 per kilogram, padahal dulu bisa Rp5.000,” tambahnya.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Magetan, Siswanto, mengungkapkan persoalan ini tidak hanya terjadi di Magetan, melainkan juga di daerah lain. Menurutnya, faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kualitas tembakau.

“Tahun ini cuaca benar-benar menguji. Kualitas tembakau yang biasanya bisa mencapai grade E, kini hanya sampai grade D. Selain itu, karena panas tidak maksimal, daun tidak bisa kering sempurna. Itu dapat membuat kualitas turun hingga dua tingkat,” ujarnya.

Siswanto menjelaskan, harga tembakau rajangan halus masih relatif lebih baik, berkisar Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, meski sebagian petani memilih menunda penjualan sambil menunggu harga naik.

“Strategi kami adalah memperkuat pasar lokal dan memperbaiki proses pengeringan agar kualitas tetap terjaga. Minimal, hasil panen petani tetap bisa terserap pasar dan ada keuntungan yang bisa dirasakan,” tambahnya.

Meski harga anjlok, petani di lereng Gunung Lawu tetap berharap ada perbaikan pasar. Selain menjual dalam bentuk daun basah, sebagian mencoba mengolah rajangan halus atau menjual varietas unggulan seperti Kemloko untuk mitra perusahaan.

“Kami berharap ke depan ada kepastian pasar dan dukungan sarana prasarana agar petani tidak selalu merugi ketika cuaca tidak berpihak,” tutup Siswanto.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAGAMA Madiun Kawal Hilirisasi Riset UGM, Dampingi Mahasiswa KKN Kembangkan Gamagora 7 hingga Program Pemberdayaan Desa

    KAGAMA Madiun Kawal Hilirisasi Riset UGM, Dampingi Mahasiswa KKN Kembangkan Gamagora 7 hingga Program Pemberdayaan Desa

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Keberhasilan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kabupaten Madiun tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Salah satunya datang dari Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Cabang Madiun yang aktif mendampingi mahasiswa sejak tahap perencanaan hingga implementasi program di lapangan. Setelah mahasiswa KKN memaparkan capaian […]

    Bagikan
  • Usulan PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Masuk ke DPRD, Jamaluddin Malik Diusulkan Gantikan Nurwachid

    Usulan PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Masuk ke DPRD, Jamaluddin Malik Diusulkan Gantikan Nurwachid

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menerima surat usulan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Surat tersebut berkaitan dengan pemberhentian Nurwachid dari keanggotaan partai sekaligus pengajuan calon pengganti untuk kursi DPRD Magetan. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB […]

    Bagikan
  • Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Trenggalek – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Swasembada Pangan. Untuk mewujudkan hal itu,TNI AD berencana membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di tahun 2025 di seluruh Indonesia. Salah satunya di Trenggalek, Jawa Timur. “Lahan untuk BTP di Trenggalek kita siapkan di Kecamatan Bendungan dan Karangan. Luasan mencapai 36,95 hektare. Bendungan 27,05 […]

    Bagikan
  • Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

    Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia pendidikan di Kabupaten Magetan tengah mengalami transformasi signifikan. Tak hanya fokus pada pelajaran konvensional, para guru kini sedang dibekali keterampilan masa depan pemrograman (koding) dan kecerdasan artifisial (AI). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. […]

    Bagikan
  • Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian yang dilakukan sekelompok emak-emak di sebuah minimarket wilayah Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, terekam kamera pengawas atau CCTV. Para pelaku yang terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki itu menjalankan aksinya dengan modus terstruktur dan rapi. Mereka menyasar susu kemasan dan menyembunyikannya di balik rok pelaku perempuan. Kejadian […]

    Bagikan
  • Tipu Janda Lewat TikTok, Pria 55 Tahun asal Madiun Nyaru Anggota TNI

    Tipu Janda Lewat TikTok, Pria 55 Tahun asal Madiun Nyaru Anggota TNI

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria berinisial P (55), warga Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, ditangkap aparat Kepolisian Sektor Maospati karena diduga melakukan penipuan terhadap seorang janda dengan modus menyamar sebagai anggota TNI. Kanit Reskrim Polsek Maospati, Iptu Sardi, menyatakan bahwa pelaku diamankan pada Senin (16/06/2025) di rumahnya di wilayah Kabupaten Madiun. Penangkapan ini merupakan […]

    Bagikan
expand_less