Berita Terkini
Trending Tags

Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kopdes Merah Putih Desa Mategal, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan — Di atas kertas, ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Magetan digadang-gadang jadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Namun di lapangan, ceritanya berbeda. Salah satunya dialami Kopdes Merah Putih Desa Mategal, yang berjalan dengan modal seadanya dari anggota.

Ketua koperasi, M. Rifai Arissandi, menyebut jumlah anggota saat ini baru sekitar 25 orang.

“Untuk saat ini jumlah anggota kita sekitar 25 orang, Mas,” ungkap Rifai.

Masalah permodalan menjadi persoalan utama. Pemerintah pusat sudah meresmikan Kopdes Merah Putih secara nasional, tetapi modal usaha belum pernah menyentuh koperasi di desa.

“Modal usaha kita seluruhnya dari anggota, berupa simpanan wajib, pokok, dan sukarela. Dari pemerintah sendiri belum ada keputusan terkait modal usaha ekonomi. Jadi untuk saat ini kita masih mengandalkan modal dari anggota,” jelas Rifai.

Untuk usaha, Kopdes Mategal memilih langkah realistis dengan menjual pupuk non-subsidi dan beras SPHP kemasan 5 kilogram. Tidak ada seremoni besar, hanya kerja nyata agar koperasi tetap berjalan.

“Untuk usaha, kita sementara menjual pupuk non-subsidi dan juga beras SPHP,” tambah Rifai.

Promosi juga dilakukan dengan cara sederhana. Kegiatan desa dimanfaatkan sebagai media sosialisasi, seperti pada acara jalan santai bulan Agustus lalu. Kupon pupuk dan voucher beras dibagikan kepada warga agar mereka mengetahui keberadaan koperasi.

“Ketika ada jalan santai di desa, kami bagi-bagi kupon pupuk dan doorprize berupa voucher. Jadi masyarakat tahu, oh ternyata koperasinya di sini,” terang Rifai.

Rencana pengembangan ke depan sudah mulai terlihat. Pihak Pertamina melakukan survei terkait penyaluran gas subsidi 3 kilogram, meski tindak lanjutnya masih menunggu keputusan lanjutan.

“Sudah ada survei, tapi untuk tindak lanjutnya kita masih nunggu info dari pihak terkait,” kata Rifai.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produksi PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun kini makin tersebar luas. Produk dengan nama Ngrowo AE ini pun sudah dapat dipesan oleh masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi pun sudah menjalani retret dan kembali ke Kota Madiun pun langsung minum Ngrowo AE. “Ini merupakan produk asli […]

    Bagikan
  • Jenazah PMI Asal Magetan Tiba di Tanah Air, Keluarga Diselimuti Duka

    Jenazah PMI Asal Magetan Tiba di Tanah Air, Keluarga Diselimuti Duka

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana duka menyelimuti Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Senin (27/10/2025) malam. Jenazah Fendi Setiawan (31), Pekerja Migran Indonesia (PMI) akhirnya tiba di rumah duka setelah sempat tertunda karena kendala administrasi pemulangan dari Malaysia. Isak tangis keluarga dan warga pecah ketika peti jenazah tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Beberapa kerabat tak […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Tingkatkan Kondusifitas Wilayah, Ratusan Personel Dilibatkan Dalam Patroli Gabungan Skala Besar

    Tingkatkan Kondusifitas Wilayah, Ratusan Personel Dilibatkan Dalam Patroli Gabungan Skala Besar

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Situasi di Kabupaten Madiun hingga kini dipastikan tetap kondusif. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun AKBP Kemas Indranatanegara usai mengikuti apel skala besar patroli gabungan pengamanan wilayah masyarakat. “Alhamdulillah, khusus di Kabupaten Madiun kondisi tetap kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, sekolah maupun perkantoran tetap masuk seperti biasa,” ujar Kapolres, Selasa (2/9/2025). […]

    Bagikan
  • Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun bersama Pertamina Jatimbalinus Wilayah Madiun dan Hiswana Migas menggelar inspeksi mendadak terhadap pelaku usaha pengguna LPG di wilayah Balerejo dan Mejayan, Selasa (12/08/2025). Hasilnya, sejumlah pengusaha kategori hotel, restoran, kafe (Horeka), peternakan, dan usaha laundry masih kedapatan menggunakan tabung LPG […]

    Bagikan
  • Sempat Tersendat Karena Verval, BLT Kesra ke 38.371 Warga Madiun Mulai Disalurkan

    Sempat Tersendat Karena Verval, BLT Kesra ke 38.371 Warga Madiun Mulai Disalurkan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kabupaten Madiun mulai berjalan. Sebanyak 38.371 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anton Susilo, mengatakan pencairan dilakukan sejak dua pekan terakhir. Mekanisme penyaluran berlangsung […]

    Bagikan
expand_less