Berita Terkini
Trending Tags

Wisata Telaga Sarangan Sepi Saat Lebaran? Pelaku Usaha Soroti Minim Atraksi dan Promosi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Telaga Sarangan, Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Kunjungan wisatawan ke kawasan Telaga Sarangan selama libur Lebaran 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Meski sempat membludak pada puncak liburan, tren keseluruhan menunjukkan jumlah wisatawan dan lama tinggal (length of stay) yang menurun.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Magetan, Nunung Widyastuti, menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan berarti kawasan wisata sepi, melainkan terjadi penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Bukan sepi, tetapi memang ada penurunan jumlah wisatawan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, lama wisatawan menginap di hotel juga lebih rendah,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan pengunjung hanya terjadi pada hari-hari tertentu, seperti hari ketiga Lebaran. Namun secara akumulatif, jumlah kunjungan tetap lebih rendah.

Nunung menilai, salah satu penyebab utama penurunan adalah kurangnya atraksi wisata yang mampu membuat pengunjung bertahan lebih lama.

“Wisatawan itu perlu alasan untuk tinggal lebih lama. Harus ada atraksi atau daya tarik tambahan yang disuguhkan, terutama saat high season seperti Lebaran,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya promosi yang terintegrasi, terutama dalam merespons berbagai isu negatif yang sempat beredar sebelum libur Lebaran.

“Banyak pemberitaan soal cuaca ekstrem, longsor, hingga isu harga mahal. Padahal sebagian sudah ditangani. Tapi responsnya tidak terintegrasi dan tidak cepat, sehingga menimbulkan persepsi negatif,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya kecepatan dan integrasi informasi di era digital. Menurutnya, informasi yang tidak segera diklarifikasi akan mudah berkembang liar di media sosial.

“Kalau tidak segera direspons, informasi bisa ‘digoreng’ ke mana-mana dan berdampak buruk pada minat wisatawan,” ujarnya.

Image Not Found
Ketua Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Magetan, Nunung Widyastuti saat di wawancarai, (27/3), Foto : Kusnanto

Nunung bahkan menyebut, dari banyaknya informasi yang beredar, hanya sebagian kecil yang benar. Kondisi ini diperparah dengan minimnya publikasi mengenai fasilitas pendukung, seperti kantong parkir dan layanan shuttle yang sebenarnya tersedia. Selain promosi, aspek teknis seperti rekayasa lalu lintas juga dinilai perlu perbaikan. Ia mencontohkan adanya informasi kawasan penuh di pintu masuk, padahal kapasitas parkir di dalam masih tersedia.

“Di beberapa waktu tertulis Sarangan penuh, padahal kantong parkir masih luas. Ini tentu memengaruhi keputusan wisatawan untuk masuk,” katanya.

Di sisi lain, pelaku usaha di kawasan Sarangan mengaku telah melakukan berbagai upaya secara mandiri, termasuk promosi melalui media sosial masing-masing serta koordinasi antar pelaku usaha.

“Kami sudah menyampaikan kondisi sebenarnya melalui media sosial dan saling berbagi informasi. Tapi ini sifatnya masih parsial, belum terintegrasi secara sistematis,” jelas Nunung.

Ia menambahkan, persoalan ini merupakan masalah berulang yang terjadi hampir setiap tahun, namun belum mendapat solusi menyeluruh. Berdasarkan data sementara, penurunan terjadi pada periode 18–23 Lebaran 2026 dibandingkan hari yang sama pada tahun sebelumnya. Data tersebut dihimpun dari jumlah tiket masuk wisatawan ke kawasan Sarangan, baik yang menginap maupun tidak.

“Kalau dibandingkan hari yang sama, memang ada penurunan. Data pastinya harus dilihat lebih rinci, tapi tren penurunannya sudah terlihat,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pom Mini di Madiun Terbakar, Ruko dan Mobil Ludes Dilalap Api

    Pom Mini di Madiun Terbakar, Ruko dan Mobil Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebuah pom mini yang berada di depan ruko milik Tanem (60).warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ludes terbakar pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pom bensin. Dalam video amatir yang beredar, kobaran api terlihat membesar hanya dalam hitungan menit hingga melahap […]

    Bagikan
  • Viral, Terekam CCTV Aksi Pencuri Gondol Motor Warga Maospati

    Viral, Terekam CCTV Aksi Pencuri Gondol Motor Warga Maospati

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di jalur utama Madiun–Magetan, tepatnya di Kelurahan Maospati. Sebuah Honda Supra X milik Bagas, warga setempat, hilang dicuri pada Senin (17/11/2025) pagi. Meski sudah dilaporkan ke polisi, hingga kini motor belum ditemukan dan pelaku belum berhasil ditangkap. Peristiwa terjadi ketika korban tengah mengambil tabung gas di […]

    Bagikan
  • Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Angka insiden di perlintasan sebidang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih tergolong tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan kejadian sepanjang 2025 hingga awal 2026, yang sebagian besar dipicu rendahnya disiplin pengguna jalan. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, sepanjang 2025 terjadi 24 insiden di […]

    Bagikan
  • Rumah Perajin Kaligrafi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp. 100 Juta

    Rumah Perajin Kaligrafi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp. 100 Juta

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda rumah milik Suyanto, warga Gang Masjid, Kelurahan Manguharjo Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Sabtu petang (13/09/2025). Rumah yang juga digunakan sebagai tempat pembuatan kaligrafi itu ludes dilalap api karena dipenuhi material mudah terbakar seperti sterofoam, cat dan triplek. Kebakaran terjadi saat warga tengah melaksanakan sholat Magrib. Warga yang […]

    Bagikan
  • Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Madiun mengalami lonjakan saat peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Di Pasar Caruban Baru, Kecamatan Mejayan, setidaknya tiga komoditas utama mengalami kenaikan harga secara bersamaan. “Cabai, bawang merah, dan sayuran dari Magetan semuanya naik,” ungkap Suyati, salah satu pedagang di pasar tersebut […]

    Bagikan
  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
expand_less