Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 Untuk Petani Madiun Capai 48 Ribu Ton

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 356
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
stok Pupuk Bersubsidi yang ada didalam gudang penyimpanan, Foto : Tova Pradana-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani pada tahun anggaran 2026. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, total alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun ini mencapai lebih dari 48 ribu ton dan sudah dapat ditebus petani sejak awal Januari 2026.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, mengatakan bahwa penebusan pupuk bersubsidi telah dibuka sejak awal Januari dan dilakukan melalui kios resmi sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah ditetapkan.

“Per Januari 2026, pupuk bersubsidi sudah bisa ditebus di kios sesuai RDKK. Mekanismenya tetap mengacu pada ketentuan nasional dan data petani yang sudah tervalidasi,” ujar Zainul Arifin saat ditemui, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Nomor total alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 meliputi Urea sebanyak 24.746 ton, NPK 18.173 ton, NPK Formula Khusus 94 ton, Pupuk Organik (POG) 5.881 ton, serta ZA 10 ton. 

Alokasi tersebut disebar ke 15 kecamatan di Kabupaten Madiun sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Kecamatan dengan alokasi terbesar antara lain Saradan, Sawahan, dan Mejayan, seiring dengan luas lahan pertanian dan jumlah petani aktif di wilayah tersebut. Sementara itu, kecamatan lain seperti Balerejo, Dagangan, dan Dolopo tetap mendapatkan alokasi proporsional berdasarkan data RDKK.

Arifin menjelaskan, hingga awal Januari 2026 tercatat 76.067 petani penerima pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun. Data penerima tersebut telah berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan terintegrasi dalam sistem pendataan nasional untuk memastikan subsidi tepat sasaran.

“Jumlah penerima pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun sebanyak 76.067 petani sesuai data NIK. Ini penting agar penyaluran betul-betul diterima petani yang berhak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zainul menyebutkan bahwa peluang penambahan kuota pupuk bersubsidi masih terbuka. Pemerintah daerah dapat mengajukan permohonan tambahan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur apabila serapan pupuk di lapangan telah mencapai ambang batas tertentu.

“Jika realisasi penebusan sudah mencapai 60 persen, kami bisa mengajukan permohonan tambahan alokasi ke provinsi. Ini untuk mengantisipasi kebutuhan petani, terutama di masa tanam puncak,” katanya. Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun juga mengimbau petani untuk aktif berkoordinasi dengan kelompok tani dan kios resmi agar penebusan pupuk berjalan lancar. Selain itu, petani diminta memastikan data RDKK selalu diperbarui agar tidak terkendala saat penyaluran. ( Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lapuk termakan usia. Itulah gambaran ruang kelas yang berada di SD Negeri Ngelang Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Atap ruang kelas dua itu pun roboh pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat atap roboh, seluruh siswa dan guru sudah pulang. Sehingga musibah robohnya atap ruang kelas tersebut tak sampai menimbulkan […]

    Bagikan
  • 811 Warga Binaan Lapas I Madiun Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 2 Orang Langsung Bebas

    811 Warga Binaan Lapas I Madiun Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 2 Orang Langsung Bebas

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah menjadi kado spesial bagi 811 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan  Kelas I Madiun. Mereka mendapatkan remisi atau potongan masa tahanan. Dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan remisi. Kepala Lapas I Madiun Andi Wijaya Rivai, menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan […]

    Bagikan
  • Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda sejumlah daerah berdampak langsung pada pasokan daging sapi di Pasar Sleko Kota Madiun. Para pedagang daging sapi mengeluhkan penurunan pasokan serta turunnya minat pembeli. Salah satu pedagang daging sapi, Hartanto, mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir pasokan daging sapi yang diterimanya menurun. “Biasanya […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkab Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Anggaran Rp2,05 Triliun Disiapkan

    DPRD dan Pemkab Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Anggaran Rp2,05 Triliun Disiapkan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2026. Kesepakatan itu dituangkan melalui penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun dalam rapat paripurna, Kamis (04/09/2025). Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Madiun, Mujono, menjelaskan bahwa dokumen KUA-PPAS menjadi pedoman […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Sampung, Evakuasi Berlangsung Hampir Satu Jam

    Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Sampung, Evakuasi Berlangsung Hampir Satu Jam

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, warga Dusun Jati, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sampung, tepatnya di bawah jembatan sungai di Kecamatan Sampung, Sabtu (19/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban saat itu berada di sekitar sungai bersama […]

    Bagikan
  • Motivasi Prajuritnya, Danrem Untoro Siap Berikan Reward and Punishment

    Motivasi Prajuritnya, Danrem Untoro Siap Berikan Reward and Punishment

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Sebagai upaya untuk melihat langsung kondisi prajurit dan satuan Yonif 511/DY, sejak kemarin (7/5/2025), Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto tinggal dan bermalam di sana. Selama itu, ia juga melakukan berbagai kegiatan bersama prajuritnya. Dari hasil pengamatannya, Untoro mengaku bangga dengan kondisi prajurit dan satuan Yonif 511/DY yang dinilainya sudah sangat […]

    Bagikan
expand_less