Berita Terkini
Trending Tags

Angka Stunting Turun Tapi Lambat, Bupati Madiun Soroti Akurasi Pendataan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau salah satu kegiatan posyandu di Desa Uteran Kecamatan Geger. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Upaya Pemerintah Kabupaten Madiun menekan angka stunting menunjukkan tren positif, tetapi penurunannya masih berjalan lambat. Hingga Juli 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Madiun tercatat 5,02 persen, turun tipis dari 5,14 persen pada 2025.

Data tersebut menunjukkan prevalensi stunting hanya turun sekitar 0,12 persen dalam setahun. Sebelumnya, angka stunting juga turun dari 5,48 persen pada 2024 menjadi 5,14 persen pada 2025 atau sekitar 0,34 persen.

Angka terbaru itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring Bulan Timbang Kabupaten Madiun pada Agustus 2026 di Desa Uteran Kecamatan Geger, Selasa (11/8/2026). Dengan jumlah balita di Kabupaten Madiun mencapai lebih dari 30 ribu anak, pemerintah masih menghadapi tantangan untuk mempercepat penurunan kasus stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, dalam sambutanya menjelaskan Bulan Timbang menjadi salah satu upaya untuk memastikan pertumbuhan balita terpantau sekaligus memperkuat pencegahan stunting.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berisi monitoring dan evaluasi pelaksanaan Bulan Timbang di Posyandu, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan stunting.

“Prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan dari 5,48 persen pada 2024 menjadi 5,14 persen pada 2025, dan pada Juli 2026 menjadi 5,02 persen. Jadi terjadi tren penurunan,” kata dr Heri.

Hingga 2025, Kabupaten Madiun memiliki 877 Posyandu aktif atau 100 persen dari seluruh Posyandu yang ada. Jumlah tersebut didukung sebanyak 6.449 kader.

Pada pelaksanaan Bulan Timbang serentak 2025, cakupan Posyandu juga mencapai 100 persen. Tahun ini, Pemkab Madiun kembali menargetkan seluruh Posyandu dapat melaksanakan Bulan Timbang sehingga seluruh balita memperoleh pemantauan pertumbuhan secara optimal.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menilai masih ada pekerjaan rumah dalam proses pencatatan maupun pengukuran balita. Menurutnya, akurasi data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan angka prevalensi stunting.

Hari menyebut kehadiran dalam pelaksanaan Bulan Timbang mencapai sekitar 92 persen. Namun, ia mengingatkan para kader Posyandu agar mencatat hasil pengukuran sesuai kondisi sebenarnya dan tidak melakukan pembulatan angka.

Image Not Found
Kader Posyandu diminta akurat mengukur balita. Foto : Tova-Sinergia

“Harus ditulis apa adanya. Kalau misalnya 1,2 ya 1,2, jangan dibulatkan menjadi 1. Kalau 1,5 menjadi 2, tidak. Tetap komanya ditulis,” ujar Hari.

Menurutnya, kesalahan kecil dalam pencatatan dapat memengaruhi hasil penghitungan prevalensi karena data tersebut dikumpulkan dari jumlah balita yang cukup besar.

Selain pencatatan, Hari juga menyoroti masih adanya kendala dalam pengukuran tinggi badan balita. Karena itu, pemerintah akan memberikan pendalaman kepada kader Posyandu agar proses pengukuran dan pencatatan dilakukan sesuai standar.

“Ini termasuk cara mengukur tinggi badan. Kita masih ada beberapa kendala di pengukuran tinggi badan,” katanya.

Hari mengatakan Pemkab Madiun tidak hanya melakukan intervensi ketika anak sudah masuk kategori stunting. Upaya pencegahan dilakukan sejak usia sekolah hingga sebelum pasangan menikah.

Intervensi tersebut antara lain pemberian tablet tambah darah kepada remaja, edukasi kepada calon pengantin, hingga pemberian imunisasi.

Menurut Hari, langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya kasus stunting baru. Terlebih, anak yang telah melewati usia lima tahun tidak lagi masuk dalam kelompok data balita yang menjadi sasaran utama pengukuran stunting.

“Kalau sudah lewat lima tahun mereka sudah keluar dari data ini. Jadi kita harapkan yang menambah itu, seperti pasangan yang baru menikah, langkah intervensi ini supaya tidak menambah angka stunting ke depannya,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kolonel Inf Rama Pratama memiliki kesan mendalam selama menjabat sebagai Komandan Korem 081/Dhirot Saha Jaya. Selama hampir 7 bulan bertugas di Korem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama mengaku berat meninggalkan satuan yang telah membesarkan namanya tersebut. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat menjadi hal yang tidak akan terlupakan. “Selama saya […]

    Bagikan
  • Menikmati Wisata Air Sorbendo Magetan, Ramai Pengunjung di Libur Nataru

    Menikmati Wisata Air Sorbendo Magetan, Ramai Pengunjung di Libur Nataru

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa suasana berbeda di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Salah satu yang banyak dibicarakan dan ramai dikunjungi adalah Wisata Sorbendo, Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan. Bukan tanpa alasan, tempat ini menawarkan daya tarik yang tak dimiliki banyak destinasi lain. Air alami yang mengalir langsung […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi, 315 Liter Diamankan

    Polres Ngawi Bongkar Praktik Penimbunan Solar Subsidi, 315 Liter Diamankan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di wilayah Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Sabtu malam (11/4/2026). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan ratusan liter solar yang diduga akan dijual kembali dengan harga di atas ketentuan. Kasus ini terungkap saat petugas mencurigai sebuah mobil […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong”  photo_camera 4

    Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah. Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa […]

    Bagikan
  • Masih Banyak SPPG di Madiun Belum Kantongi Sertifikasi Kebakaran dan SLF

    Masih Banyak SPPG di Madiun Belum Kantongi Sertifikasi Kebakaran dan SLF

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun mengungkap masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi sertifikasi mitigasi kebakaran dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Padahal, dua dokumen tersebut menjadi syarat wajib dalam kelengkapan administrasi operasional dapur program makan bergizi gratis (MBG). Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Soroti SILPA dan Dorong Optimalisasi PAD 2025

    DPRD Kabupaten Madiun Soroti SILPA dan Dorong Optimalisasi PAD 2025

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Kamis (26/06/2025). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, dan dihadiri seluruh anggota dewan serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Madiun. Sebanyak […]

    Bagikan
expand_less