Berita Terkini
Trending Tags

Angka Stunting Turun Tapi Lambat, Bupati Madiun Soroti Akurasi Pendataan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 199
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau salah satu kegiatan posyandu di Desa Uteran Kecamatan Geger. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Upaya Pemerintah Kabupaten Madiun menekan angka stunting menunjukkan tren positif, tetapi penurunannya masih berjalan lambat. Hingga Juli 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Madiun tercatat 5,02 persen, turun tipis dari 5,14 persen pada 2025.

Data tersebut menunjukkan prevalensi stunting hanya turun sekitar 0,12 persen dalam setahun. Sebelumnya, angka stunting juga turun dari 5,48 persen pada 2024 menjadi 5,14 persen pada 2025 atau sekitar 0,34 persen.

Angka terbaru itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring Bulan Timbang Kabupaten Madiun pada Agustus 2026 di Desa Uteran Kecamatan Geger, Selasa (11/8/2026). Dengan jumlah balita di Kabupaten Madiun mencapai lebih dari 30 ribu anak, pemerintah masih menghadapi tantangan untuk mempercepat penurunan kasus stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, dalam sambutanya menjelaskan Bulan Timbang menjadi salah satu upaya untuk memastikan pertumbuhan balita terpantau sekaligus memperkuat pencegahan stunting.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berisi monitoring dan evaluasi pelaksanaan Bulan Timbang di Posyandu, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan stunting.

“Prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan dari 5,48 persen pada 2024 menjadi 5,14 persen pada 2025, dan pada Juli 2026 menjadi 5,02 persen. Jadi terjadi tren penurunan,” kata dr Heri.

Hingga 2025, Kabupaten Madiun memiliki 877 Posyandu aktif atau 100 persen dari seluruh Posyandu yang ada. Jumlah tersebut didukung sebanyak 6.449 kader.

Pada pelaksanaan Bulan Timbang serentak 2025, cakupan Posyandu juga mencapai 100 persen. Tahun ini, Pemkab Madiun kembali menargetkan seluruh Posyandu dapat melaksanakan Bulan Timbang sehingga seluruh balita memperoleh pemantauan pertumbuhan secara optimal.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menilai masih ada pekerjaan rumah dalam proses pencatatan maupun pengukuran balita. Menurutnya, akurasi data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan angka prevalensi stunting.

Hari menyebut kehadiran dalam pelaksanaan Bulan Timbang mencapai sekitar 92 persen. Namun, ia mengingatkan para kader Posyandu agar mencatat hasil pengukuran sesuai kondisi sebenarnya dan tidak melakukan pembulatan angka.

Image Not Found
Kader Posyandu diminta akurat mengukur balita. Foto : Tova-Sinergia

“Harus ditulis apa adanya. Kalau misalnya 1,2 ya 1,2, jangan dibulatkan menjadi 1. Kalau 1,5 menjadi 2, tidak. Tetap komanya ditulis,” ujar Hari.

Menurutnya, kesalahan kecil dalam pencatatan dapat memengaruhi hasil penghitungan prevalensi karena data tersebut dikumpulkan dari jumlah balita yang cukup besar.

Selain pencatatan, Hari juga menyoroti masih adanya kendala dalam pengukuran tinggi badan balita. Karena itu, pemerintah akan memberikan pendalaman kepada kader Posyandu agar proses pengukuran dan pencatatan dilakukan sesuai standar.

“Ini termasuk cara mengukur tinggi badan. Kita masih ada beberapa kendala di pengukuran tinggi badan,” katanya.

Hari mengatakan Pemkab Madiun tidak hanya melakukan intervensi ketika anak sudah masuk kategori stunting. Upaya pencegahan dilakukan sejak usia sekolah hingga sebelum pasangan menikah.

Intervensi tersebut antara lain pemberian tablet tambah darah kepada remaja, edukasi kepada calon pengantin, hingga pemberian imunisasi.

Menurut Hari, langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya kasus stunting baru. Terlebih, anak yang telah melewati usia lima tahun tidak lagi masuk dalam kelompok data balita yang menjadi sasaran utama pengukuran stunting.

“Kalau sudah lewat lima tahun mereka sudah keluar dari data ini. Jadi kita harapkan yang menambah itu, seperti pasangan yang baru menikah, langkah intervensi ini supaya tidak menambah angka stunting ke depannya,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah Jajaran Korem 081/DSJ Diserbu Warga

    Gerakan Pangan Murah Jajaran Korem 081/DSJ Diserbu Warga

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Koramil 0803/03 Balerejo di halaman Kantor Kecamatan Balerejo, Sabtu (30/08/2025), mendapat sambutan hangat dari warga. Sejak pagi, masyarakat tampak memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Meski ramai, antrean tetap berlangsung tertib dan kondusif. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kabupaten Magetan, Minggu (05/10/2025) pagi. Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur. Khofifah mengungkapkan, sejak awal masa kepemimpinannya, ia selalu berusaha hadir langsung dalam […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

    Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menegaskan pentingnya penyelarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional serta efisiensi anggaran dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026. Upacara digelar di halaman Balai Kota Madiun, Senin (27/4/2026), dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dan diikuti jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Penggeledahan dilakukan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara Sekitar pukul 11 siang. Setelah berlangsung sekitar lebih dari enam jam, tim penyidik KPK keluar dari gedung membawa tiga koper kecil berisi barang […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan, Korem 081/DSJ Ajak Rekreasi Anak-Anak Yatim Piatu Griya Tahfidz

    Jelang Ramadan, Korem 081/DSJ Ajak Rekreasi Anak-Anak Yatim Piatu Griya Tahfidz

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Keceriaan tergambar dari wajah siswa kelas 1 kejar paket A Griya Tahfidz anak-anak yatim piatu di Jiwan, Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, difasilitasi Korem 081/DSJ, mereka berekreasi ke Telaga Sarangan, Magetan, Minggu (23/02/2025). Melalui rekreasi itu, Korem 081/DSJ ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di Griya Tahfidz tersebut. “Maksud dan […]

    Bagikan
  • 2 Tahun Kinerja DPRD Kota Madiun, Inisiasi 6 Raperda Inisiatif hingga Perkuat Sinergi dengan Eksekutif

    2 Tahun Kinerja DPRD Kota Madiun, Inisiasi 6 Raperda Inisiatif hingga Perkuat Sinergi dengan Eksekutif

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tepat per tanggal 26 Agustus 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun periode 2024-2029 telah melaksanakan 2 tahun kinerjanya. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna yang dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) yang turut dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun, jajaran Forkopimda, OPD Pemkot Madiun, stakeholder hingga KPU dan Bawaslu Kota […]

    Bagikan
expand_less