Berita Terkini
Trending Tags

Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan guru dan pelajar meriahkan tari massal Hardiknas Magetan. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung semarak. Ribuan guru dan pelajar memadati Alun-Alun Magetan dalam pagelaran tari massal yang menjadi puncak peringatan Hardiknas.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.026 peserta yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP hingga pelajar SMA. Penampilan tari massal itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol kolaborasi dunia pendidikan dalam melestarikan budaya lokal.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari puncak peringatan Hardiknas 2026 yang dikemas melalui semarak seni dan budaya.

“Sore ini adalah kegiatan puncak memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan diisi tari massal yang diikuti guru PAUD, SD hingga SMP sebanyak 2.026 peserta,” ujar Nanik, Senin sore (25/5/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menggali kreativitas serta inovasi para tenaga pendidik dan peserta didik di Magetan. Selain itu, tari massal juga diharapkan menjadi media pelestarian budaya daerah.

“Tujuannya untuk menggali kreativitas para guru juga anak-anak, inovasi dari bapak ibu guru, sekaligus melestarikan budaya lokal khususnya budaya yang ada di Kabupaten Magetan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Magetan, Suhardi, menjelaskan jumlah peserta sengaja disesuaikan dengan tahun pelaksanaan Hardiknas 2026.

“Pesertanya terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP dan 40 siswa tingkat SMA. Jumlahnya 2.026 sesuai tahun peringatan saat ini,” ungkapnya.

Berdasarkan data panitia, rincian peserta tari massal tersebut meliputi sekitar 500 guru PAUD dan TK, 1.200 guru SD, 286 guru SMP, serta 40 siswa SMA sebagai perwakilan pelajar tingkat menengah atas. Seluruh peserta tampil membawakan tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan bernuansa budaya lokal di hadapan ribuan masyarakat yang memadati kawasan Alun-Alun Magetan.

Ia menyebut tema Hardiknas tahun ini adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan”. Tema tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada di tangan sekolah maupun pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terlibat, baik lingkungan pendidikan, orang tua, anak maupun masyarakat. Karena kemajuan pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Suhardi.

Selain menyuguhkan tari massal, rangkaian Hardiknas di Magetan juga diwarnai berbagai penampilan seni dan kreativitas pelajar. Antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati lokasi acara menunjukkan tingginya semangat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Pick Up Masuk Jurang 15 Meter, Satu dari Tiga Penumpang Meninggal Dunia

    Mobil Pick Up Masuk Jurang 15 Meter, Satu dari Tiga Penumpang Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Maospati–Goranggareng, Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2026). Sebuah mobil pick up dengan nomor polisi AE 8131 NG terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter dan menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini berlangsung ketika mobil pikap […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dibuat curiga temuan paket yang terbungkus rapi, di sebuah selokan dekat pembuangan sampah pada Kamis (23/1/2025) sekira pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi pun memasang garis polisi guna olah TKP. Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama menjelaskan temuan itu diketahui […]

    Bagikan
  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Bangun Tanggul Darurat di Bantaran untuk Atasi Banjir

    BPBD Kota Madiun Bangun Tanggul Darurat di Bantaran untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun terus bergerak cepat dalam mengantisipasi potensi bencana banjir yang kerap terjadi di musim hujan. Salah satu upaya terbaru yang sedang dilakukan adalah pembangunan tanggul darurat di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran, tepatnya di sisi utara area yang digunakan sebagai lintasan off-road. Pembangunan tanggul […]

    Bagikan
  • Kurun Waktu 2 Jam, Kuota 400 Kursi Balik Gratis Sudah Terpenuhi

    Kurun Waktu 2 Jam, Kuota 400 Kursi Balik Gratis Sudah Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program balik gratis Lebaran 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat. Hanya dalam waktu dua jam, seluruh kuota sebanyak 400 kursi telah terisi. Program ini menyediakan dua tujuan utama, yakni Surabaya dan Jakarta, untuk membantu pemudik kembali ke perantauan setelah merayakan Lebaran di kampung […]

    Bagikan
expand_less