Berita Terkini
Trending Tags

Cetak Bibit Pesilat Cilik, Inisiatif KKG PJOK Sawahan Dorong Regenerasi Atlet Sejak Dini

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Sawahan mengenalkan para siswa berlatih pencak silat secara terarah, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di bawah langit Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, semangat Madiun Kampung Pesilat bukan sekadar slogan yang terpajang di spanduk atau baliho. Di tangan para guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK), semangat itu menjelma jadi gerakan nyata yakni mencetak bibit pesilat sejak bangku sekolah dasar.

Melalui program fasilitasi pencak silat seni yang digagas Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Sawahan, para siswa diberi kesempatan mengenal dan berlatih pencak silat secara terarah. Program ini melibatkan guru PJOK, kepala sekolah, serta sanggar pencak silat yang tersebar di wilayah kecamatan.

“Fasilitasi sudah dimulai sejak Januari 2025. Siswa yang menunjukkan minat dan potensi direkomendasikan sekolah untuk berlatih di sanggar terdekat,” ujar Ika Purmeitasari, Ketua KKG PJOK Kecamatan Sawahan.

Menurut Ika, program tersebut telah membuahkan hasil. Sejumlah siswa dari Sawahan berhasil mewakili kecamatan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten dan beberapa lomba daerah. Antusiasme siswa juga meningkat dan semakin banyak yang bergabung ke sanggar untuk berlatih rutin.

Beberapa sekolah bahkan mengintegrasikan pencak silat ke dalam kegiatan ekstrakurikuler. “Kami ingin menciptakan iklim kompetitif yang sehat bagi murid, sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap warisan budaya lokal,” kata Ika.

Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari para kepala sekolah yang tergabung dalam KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Sawahan. Menurut Rudy Dwi Sunaryanto, Ketua KKKS, seluruh kepala sekolah di wilayahnya sepakat menjadikan pencak silat sebagai bagian penting dari pembelajaran karakter. “Seluruh kepala sekolah mendukung kegiatan fasilitasi pencak silat seni ini,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut juga berakar pada kebijakan daerah. Pemerintah Kabupaten Madiun telah menginsersi pencak silat ke dalam mata pelajaran PJOK, kebijakan yang disahkan langsung oleh Bupati Madiun pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025.

“Bagi guru PJOK yang dulu hanya belajar pencak silat saat kuliah, program ini menjadi sarana untuk mengingat kembali sekaligus mempelajari perkembangan baru dalam dunia pencak silat,” tambah Rudy.

Lebih dari sekadar olahraga, pencak silat di Sawahan dipandang sebagai medium pendidikan karakter. Melalui latihan rutin, siswa belajar disiplin, tekun, dan bertanggung jawab. Sementara saat bertanding, mereka dilatih untuk berani, percaya diri, dan mampu mengendalikan diri di bawah tekanan.

“Nilai-nilai yang diajarkan dalam pencak silat sangat relevan dengan pembentukan karakter anak,” kata Ika. “Mulai dari sikap hormat kepada guru, kerja sama antar teman, hingga rasa cinta tanah air.”

Selain itu, pencak silat juga mengajarkan nilai religiusitas dan kebersamaan sebagai pondasi penting bagi tumbuhnya generasi yang tangguh dan beretika. Program fasilitasi ini menjadi jembatan antara sekolah dan komunitas pencak silat di tingkat akar rumput. Di setiap sanggar, para pelatih membantu guru dalam memberikan pelatihan teknik dasar hingga seni gerak.

Dengan cara ini, pencak silat bukan hanya bagian dari kegiatan olahraga sekolah, melainkan juga ruang untuk membangun karakter dan identitas budaya pelajar Madiun. Bagi Kecamatan Sawahan, upaya ini bukan sekadar mencari juara. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana warisan budaya pesilat bisa terus hidup, diteruskan oleh generasi muda yang belajar tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk menjadi manusia yang beradab.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Mitigasi Aktivitas Tambang yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forkopimda di Pendapa Surya Graha, Selasa (07/10/2025) kemarin, menyisakan kekecewaan. Pasalnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur selaku pihak yang berwenang terkait perizinan tambang tidak hadir dalam forum. Seperti diungkapkan Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
  • Upaya pencarian Karyono, korban tenggelam di Waduk Bendo Membuahkan Hasil.

    Upaya pencarian Karyono, korban tenggelam di Waduk Bendo Membuahkan Hasil.

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PONOROGO – Upaya pencarian Karyono, korban tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo membuahkan hasil. Korban, ditemukan pada hari keempat pencarian, Selasa (24/12/2024). Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo Prasetyo mengatakan, korban yang merupakan warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, ditemukan dalam kondisi meninggal. Titik lokasi penemuan jenazah, berada sekitar 72 meter ke arah selatan, dari lokasi […]

    Bagikan
  • Komunitas Ojol Madiun Raya Gelar Doa Bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

    Komunitas Ojol Madiun Raya Gelar Doa Bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komunitas ojek online (Ojol) Madiun Raya turut berduka atas wafatnya Affan Kurniawan, salah satu pengemudi ojol yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/08/2025) lalu. Sebagai bentuk solidaritas, ratusan pengemudi ojol menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Kota Madiun, Jumat (29/08/2025) […]

    Bagikan
  • Bagikan Bendera Merah Putih, Kapolsek Wungu Ajak Warga Tingkatkan Rasa Nasionalis Jelang HUT ke-80 RI

    Bagikan Bendera Merah Putih, Kapolsek Wungu Ajak Warga Tingkatkan Rasa Nasionalis Jelang HUT ke-80 RI

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wungu menggelar aksi pembagian bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 bersama jajaran TNI dan Kecamatan Wungu di Jalan Raya Perbatasan Kota- Kabupaten Madiun. Kapolsek […]

    Bagikan
  • Atap Rumah Joglo Rusak Parah Akibat Angin Kencang dan Petir

    Atap Rumah Joglo Rusak Parah Akibat Angin Kencang dan Petir

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah bergaya joglo milik Agus Santoso di Desa Kutu Wetan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, rusak parah pada bagian atapnya setelah diterjang angin kencang disertai sambaran petir. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (28/10) sore, bersamaan dengan hujan ringan yang melanda wilayah tersebut. Genteng rumah Agus berhamburan akibat terjangan angin dan getaran […]

    Bagikan
  • Ribut Riyanto: Ubah “Kabur Aja Dulu” Menjadi “Cari Modal Dulu”

    Ribut Riyanto: Ubah “Kabur Aja Dulu” Menjadi “Cari Modal Dulu”

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tren #KaburAjaDulu belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial. Fenomena ini merujuk pada keinginan generasi muda untuk merantau ke luar negeri tanpa persiapan matang. Namun, Wakil Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut, mengingatkan bahwa langkah tersebut sebaiknya dibarengi dengan persiapan yang matang agar benar-benar membawa manfaat. Ribut, yang pernah bekerja […]

    Bagikan
expand_less