Berita Terkini
Trending Tags

Cetak Bibit Pesilat Cilik, Inisiatif KKG PJOK Sawahan Dorong Regenerasi Atlet Sejak Dini

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Sawahan mengenalkan para siswa berlatih pencak silat secara terarah, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di bawah langit Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, semangat Madiun Kampung Pesilat bukan sekadar slogan yang terpajang di spanduk atau baliho. Di tangan para guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK), semangat itu menjelma jadi gerakan nyata yakni mencetak bibit pesilat sejak bangku sekolah dasar.

Melalui program fasilitasi pencak silat seni yang digagas Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Sawahan, para siswa diberi kesempatan mengenal dan berlatih pencak silat secara terarah. Program ini melibatkan guru PJOK, kepala sekolah, serta sanggar pencak silat yang tersebar di wilayah kecamatan.

“Fasilitasi sudah dimulai sejak Januari 2025. Siswa yang menunjukkan minat dan potensi direkomendasikan sekolah untuk berlatih di sanggar terdekat,” ujar Ika Purmeitasari, Ketua KKG PJOK Kecamatan Sawahan.

Menurut Ika, program tersebut telah membuahkan hasil. Sejumlah siswa dari Sawahan berhasil mewakili kecamatan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten dan beberapa lomba daerah. Antusiasme siswa juga meningkat dan semakin banyak yang bergabung ke sanggar untuk berlatih rutin.

Beberapa sekolah bahkan mengintegrasikan pencak silat ke dalam kegiatan ekstrakurikuler. “Kami ingin menciptakan iklim kompetitif yang sehat bagi murid, sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap warisan budaya lokal,” kata Ika.

Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari para kepala sekolah yang tergabung dalam KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Sawahan. Menurut Rudy Dwi Sunaryanto, Ketua KKKS, seluruh kepala sekolah di wilayahnya sepakat menjadikan pencak silat sebagai bagian penting dari pembelajaran karakter. “Seluruh kepala sekolah mendukung kegiatan fasilitasi pencak silat seni ini,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut juga berakar pada kebijakan daerah. Pemerintah Kabupaten Madiun telah menginsersi pencak silat ke dalam mata pelajaran PJOK, kebijakan yang disahkan langsung oleh Bupati Madiun pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025.

“Bagi guru PJOK yang dulu hanya belajar pencak silat saat kuliah, program ini menjadi sarana untuk mengingat kembali sekaligus mempelajari perkembangan baru dalam dunia pencak silat,” tambah Rudy.

Lebih dari sekadar olahraga, pencak silat di Sawahan dipandang sebagai medium pendidikan karakter. Melalui latihan rutin, siswa belajar disiplin, tekun, dan bertanggung jawab. Sementara saat bertanding, mereka dilatih untuk berani, percaya diri, dan mampu mengendalikan diri di bawah tekanan.

“Nilai-nilai yang diajarkan dalam pencak silat sangat relevan dengan pembentukan karakter anak,” kata Ika. “Mulai dari sikap hormat kepada guru, kerja sama antar teman, hingga rasa cinta tanah air.”

Selain itu, pencak silat juga mengajarkan nilai religiusitas dan kebersamaan sebagai pondasi penting bagi tumbuhnya generasi yang tangguh dan beretika. Program fasilitasi ini menjadi jembatan antara sekolah dan komunitas pencak silat di tingkat akar rumput. Di setiap sanggar, para pelatih membantu guru dalam memberikan pelatihan teknik dasar hingga seni gerak.

Dengan cara ini, pencak silat bukan hanya bagian dari kegiatan olahraga sekolah, melainkan juga ruang untuk membangun karakter dan identitas budaya pelajar Madiun. Bagi Kecamatan Sawahan, upaya ini bukan sekadar mencari juara. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana warisan budaya pesilat bisa terus hidup, diteruskan oleh generasi muda yang belajar tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk menjadi manusia yang beradab.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi mengajukan sebanyak 1.412 tenaga honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan ini menindaklanjuti SK Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanudin, menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada di tahap verifikasi […]

    Bagikan
  • Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

    Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia, Nanik S. Deyang, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (03/05/2025). Kunjungan ini untuk meninjau calon lokasi pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungannya, Nanik disambut langsung […]

    Bagikan
  • Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah. Belasan jemaah umroh asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sempat tertahan di Bandara Jeddah akibat pengaturan ulang jadwal penerbangan dan faktor keamanan. Konflik yang memanas membuat sejumlah jalur udara di kawasan tersebut ditutup sementara. […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • TPID Triwulan II, Pemkot Madiun Siapkan Strategi Kendalikan Harga dan Perkuat Ketahanan Pangan

    TPID Triwulan II, Pemkot Madiun Siapkan Strategi Kendalikan Harga dan Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Triwulan II di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (24/06/2025). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan dihadiri sejumlah pejabat terkait. Dalam arahannya, Wali Kota Maidi menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi tekanan inflasi yang […]

    Bagikan
  • Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 264 Perjalanan KA, Layani 323 Ribu Penumpang

    Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 264 Perjalanan KA, Layani 323 Ribu Penumpang

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengoperasikan sebanyak 264 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) selama masa Angkutan Lebaran 1447 H/2026, yakni mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Operasional tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. Rata-rata terdapat 12 […]

    Bagikan
expand_less