Dampak KA Bangunkarta Anjlok, Sejumlah Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dialihkan dan Dibatalkan
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 51
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Anjloknya Kereta Api Bangunkarta di wilayah Emplasemen Bumiayu, Jawa Tengah, berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan, pengalihan rute, hingga pembatalan.
Peristiwa anjloknya tiga rangkaian kereta KA Bangunkarta terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB di jalur Daop 5 Purwokerto. Insiden ini menyebabkan jalur rel di lokasi tidak dapat dilalui, baik untuk arah hulu maupun hilir.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kejadian tersebut berdampak langsung karena KA Bangunkarta merupakan kereta dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun, tepatnya relasi Jombang–Pasar Senen.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, khususnya pengguna KA Bangunkarta, akibat gangguan perjalanan ini,” ujar Tohari dalam keterangan resmi.
Dampak paling signifikan dirasakan pada perubahan pola operasi sejumlah kereta yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun. PT KAI melakukan rekayasa perjalanan dengan mengalihkan rute agar perjalanan tetap berlangsung meski harus memutar lebih jauh.
Beberapa kereta yang terdampak di antaranya KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Bangunkarta, KA Bima, KA Jayakarta, KA Gajayana, serta KA tambahan relasi Gambir–Surabaya. Rute perjalanan kereta-kereta tersebut dialihkan melalui jalur alternatif seperti Cirebon, Semarang Tawang, hingga Solo Balapan.
Selain pengalihan rute, gangguan ini juga memicu potensi keterlambatan kedatangan dan keberangkatan kereta di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Penumpang pun harus menyesuaikan jadwal perjalanan akibat perubahan tersebut.
Meski demikian, KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh penumpang KA Bangunkarta dilaporkan dalam kondisi selamat.
“Dalam insiden tersebut dipastikan tidak terdapat korban jiwa, seluruh pelanggan KA Bangunkarta dinyatakan selamat dan aman,” kata Tohari.
Saat ini, petugas di lapangan masih melakukan penanganan untuk mengevakuasi rangkaian kereta dan memperbaiki jalur rel agar dapat kembali dilalui. PT KAI juga terus berkoordinasi guna mempercepat normalisasi perjalanan.
KAI Daop 7 Madiun mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, serta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi perusahaan.
Sebagai langkah lanjutan, PT KAI memastikan akan mengupayakan pemulihan operasional secepat mungkin dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






