Berita Terkini
Trending Tags

Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga Josenan sampaikan penolakan pembangunan KKMP di lapangan, (6/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah warga Kelurahan Josenan menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di area Lapangan Josenan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada pihak kelurahan dalam pertemuan mediasi yang di Kantor Kelurahan Josenan pada Senin (6/4/2026).

Perwakilan warga, Tri Setiawan mengatakan masyarakat tidak menolak program pemerintah, namun keberatan jika pembangunan koperasi dilakukan secara permanen di lapangan yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga.

“Kalau program pemerintah sebenarnya kami setuju. Tapi yang kami tolak adalah pembangunan permanen di Lapangan Josenan. Karena semua kegiatan warga, mulai olahraga sepak bola, voli, sampai kegiatan keagamaan seperti Idul Fitri dan Idul Adha dilakukan di sini,” ujar Tri.

Menurutnya, keberadaan bangunan permanen di lapangan tersebut dikhawatirkan akan mengganggu berbagai aktivitas masyarakat yang selama ini terpusat di lokasi tersebut.

Tri juga menyebutkan bahwa sebelum rencana pembangunan muncul, warga mengaku belum pernah menerima sosialisasi secara langsung terkait proyek tersebut.

“Kalau sebelumnya belum ada sosialisasi sama sekali. Itu yang menjadi kesalahan dari oknum tertentu,” katanya.

Dalam mediasi yang berlangsung di kantor kelurahan, warga dan pemerintah setempat akhirnya menyepakati bahwa rencana pembangunan untuk sementara dipending atau ditunda.

“Pak Lurah menyampaikan sementara ini dipending dulu. Jadi bukan dihentikan, tapi ditunda sambil menunggu musyawarah lagi dengan warga,” jelas Tri.

Meski demikian, warga mengaku siap kembali menyuarakan aspirasi jika pembangunan tersebut tetap dilanjutkan tanpa kesepakatan bersama. “Kalau nanti diteruskan, warga pasti akan melakukan aksi, tapi tidak anarki,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Josenan Sigit Sudarto mengatakan aspirasi warga yang disampaikan saat ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pihak kelurahan juga telah menggelar Musyawarah Kelurahan (Muskel) yang melibatkan RT, RW, serta tokoh masyarakat.

“Ini aspirasi warga yang kesekian. Kemarin kita sudah mediasi, sudah Muskul juga, RT, RW dan tokoh masyarakat sudah diundang dan saat itu disepakati,” ujar Sigit.

Ia menjelaskan bahwa program KKMP merupakan program yang harus dijalankan karena merupakan perintah dari pemerintah. Namun, keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menjadi kendala utama dalam menentukan lokasi pembangunan.

“Kesulitannya memang soal lahan. Di Josenan ada dua lokasi yang dipertimbangkan. Awalnya kita mengusulkan di Bina Loka, tapi tidak memenuhi syarat karena lebarnya harus 20 meter,” jelasnya.

Karena keterbatasan tersebut, opsi kedua yang dinilai memungkinkan adalah Lapangan Josenan. Penentuan lokasi itu juga telah melalui survei oleh satuan tugas dari Pemerintah Kota Madiun yang melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah.

“Satgas dari Pemkot, mulai DLH, PU hingga bagian aset sudah survei lapangan dan lokasi itu disetujui,” katanya.

Meski demikian, pihak kelurahan menegaskan akan kembali menggelar pertemuan dengan masyarakat guna mencari solusi terbaik agar tidak terjadi konflik di tengah warga.

“Intinya kita ingin tidak ada benturan. Nanti akan kita kumpulkan lagi warga untuk musyawarah,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah petani di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan lambatnya penyerapan hasil panen tomat oleh pemerintah daerah. Akibatnya, sebagian hasil panen terancam tidak terserap dan berpotensi terbuang. Padahal, pada Jumat (26/09/2025) lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan Pemkab Madiun segera membeli tomat hasil panen petani dengan […]

    Bagikan
  • Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan terkait penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Madiun untuk tahun 2026 belum memasuki proses resmi. Kepala Disnaker Koperasi, Usaha Mikro (KUM) Kota Madiun, Agus Siswanta, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan rapat dari Dewan Pengupahan. “Belum masuk pembahasan. Masih sebatas komunikasi informal antar-pemangku kepentingan,” ujarnya pada Jumat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Assyafi’iyyah, Durisawo, Ponorogo, menggelar sholat gaib dan doa bersama, Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan korban runtuhnya bangunan lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang roboh saat proses pengecoran pada Selasa (30/09/2025). Sedikitnya 1.200 santri memadati masjid pesantren setelah sholat dzuhur berjamaah. […]

    Bagikan
  • Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Nama seorang anggota DPRD Jawa Timur berinisial AH terseret dalam kasus narkoba setelah disebut oleh seorang pengedar berinisial MA. Polres Ngawi mengungkap keterlibatan AH usai menangkap MA dan menemukan jejak transaksi sabu yang mengarah ke politisi tersebut. Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menjelaskan awal mula kasus ini. “Pada Selasa malam […]

    Bagikan
expand_less