Berita Terkini
Trending Tags

Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
  • visibility 90
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa, Kab. Ngawi, Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Beberapa hari terakhir Pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ramai diperbincangkan. Yakni ucapanya yang mengatakan pihak yang paling banyak mengganggu kepala desa adalah oknum LSM dan oknum wartawan bodrek mendapat tanggapan dari banyak kalangan.

Pernyataan Yandri itu disampaikan saat sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor 2 tahun 2024 di kanal YouTube Kemendes PDT pada Jum’at (31/01/2025).

“Jadi ada itu LSM atau Wartawan yang muter ke desa-desa. Minta duit 1 juta. Bayangkan jika muter di sejumlah desa” kata Yandri Susanto.

Di kesempatan lain, Mendes PDT mengaku jika yang diutarakan tersebut merupakan oknum. Bukan LSM atau wartawan secara menyeluruh.

“Maksud kami, hari ini, kami sampaikan (pelaku pemerasan) adalah oknum-oknum LSM, bukan LSM secara menyeluruh, bukan wartawan secara keseluruhan, tapi oknum-oknum wartawan. Kami juga telah meminta agar pihak kepolisian maupun kejaksaan bisa mengusutnya,” kata Yandri kepada wartawan di Kantor Kementerian Desan dan PDT, Jakarta.

LSM WKR : Pernyataan Yandri Susanto, Mendes PDT Dinilai Realita di Desa-Desa

Menyikapi hal itu, koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana Kedaulatan Rakyat ( LSM WKR) Madiun, Budi Santoso mengatakan pernyataan Mendes PDT tersebut memang benar adanya dan itu kondisi rill di Madiun saat ini. 

“Memang tidak dipungkiri ya, oknum LSM dan oknum wartawan bodrek itu selalu ada dan masih ada di desa-desa. Barangkali mereka tahu di desa ada dana baik berupa dana desa, atau alokasi dana desa atau bantuan keuangan khusus, dana hibah, sebagai sasaran empuk,” kata Budi Santosa, Kamis (6/2/2025).

Budi menjelaskan bagaimana cara mereka bekerja, diantaranya dengan mencari kesalahan pihak desa yang seolah-olah ada temuan maupun penyimpangan. Lalu mengancam, menggertak akan melaporkan serta memberitakan. Kedua oknum ini akan selalu bersama dalam “mengerjai” kepala desa seperti yang dituturkan Mendes PDT.

“Kedua oknum ini cara kerjanya mencari-cari kesalahan seakan-akan ada temuan atau seakan-akan ada penyimpangan yang dilakukan pihak desa. Kemudian menggertak, mengancam akan melaporkan dan memberitakan. Tapi ujung ujungnya mereka akan nego untuk mendapatkan sejumlah uang,” jelasnya.

Ia mengecam tindakan tersebut dengan menyebut hal itu sebagai pemerasan gaya baru. Untuk mengatasinya dia memberikan beberapa tips. Pertama harus berani melawan, kedua pihak desa selalu tertib administrasi dengan menyiapkan buku tamu untuk diisi oknum LSM dan oknum wartawan bodrek saat kunjungan dan jangan lupa ambil foto mereka untuk data. 

“Kalau ada oknum LSM atau oknum wartawan bodrek datang wajibkan mengisi buku tamu tersebut dan di foto. Sehingga jika terjadi pemerasan, minimal pihak pemerintah desa sudah punya bukti awal sebagai rekam jejak bahwa mereka pernah datang” pungkas Budi WKR.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades oleh Jaksa Madiun Tidak Terbukti

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menegaskan isu dugaan pemerasan terhadap kepala desa se-Kabupaten Madiun oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun tidak terbukti. Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar menyampaikan hasil klarifikasi yang dilakukan terhadap Kasi Intel Kejari Madiun, menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan. “Berita […]

    Bagikan
  • Walikota Madiun Maidi Dibawa KPK Usai Diperiksa di Polres Madiun

    Walikota Madiun Maidi Dibawa KPK Usai Diperiksa di Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wali Kota Madiun Maidi dibawa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan selama berjam-jam di Markas Polres Madiun, Jawa Timur, Senin (19/1/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di wilayah Kota Madiun. Pantauan di lokasi, Maidi keluar dari gedung Polres Madiun sekitar pukul 17.20 […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal segera membuka kesempatan bagi pegawai eselon III untuk naik jabatan. Hal itu seiring rencana Pemkot Madiun bakal melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Setidaknya 5 kursi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini tengah kosong. “Ya untuk pengisian jabatan nanti kita siapkan dalam 1-2 bulan […]

    Bagikan
  • Libur Panjang, Jasa Marga Tol Ngawi-Kertosono Siapkan Layanan 20 Mobile Reader

    Libur Panjang, Jasa Marga Tol Ngawi-Kertosono Siapkan Layanan 20 Mobile Reader

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur panjang Hari Raya Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada akhir Mei 2025, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memastikan seluruh layanan di ruas Tol Ngawi–Kertosono siap beroperasi secara optimal. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menyebut pihaknya memprediksi lonjakan volume kendaraan hingga ratusan ribu unit selama periode libur ini. […]

    Bagikan
  • Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus tewasnya pasangan suami istri, Kaseno (65) dan istrinya Sarilah (63), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung mereka sendiri, Sukar (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait temuan pasangan […]

    Bagikan
  • Inpres 1/2025 Turun, Pemkot Madiun Ancang-Ancang Refocusing APBD 2025

    Inpres 1/2025 Turun, Pemkot Madiun Ancang-Ancang Refocusing APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Presiden RI, Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Hal itu dipastikan bakal berdampak pada alokasi anggaran dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah (Pemda). Tak terkecuali bagi Pemerintah Kota Madiun. “Tindak lanjutnya, kami sudah memberikan surat edaran persis […]

    Bagikan
expand_less