Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang petani tengah menyebarkan pupuk, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Para petani di Kabupaten Magetan mengaku tahun ini distribusi pupuk subsidi terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Mbah Pangat, salah satu petani di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan.

“Sekarang lebih gampang, stoknya juga cukup. Kalau harga urea sekitar Rp. 135 ribu, Poska Rp. 140 ribu per sak. Lebih enak dibanding dulu,” ujarnya, Kamis (02/10/2025).

Menurut Mbah Pangat, pembelian pupuk subsidi biasanya dilakukan melalui kelompok tani dengan jatah tertentu. 

“Kalau lewat kelompok tani, biasanya KTP difotokopi dulu untuk pendataan, baru dapat jatah. Kalau non-subsidi bisa langsung beli di kios,” tambahnya.

Pengakuan petani itu sejalan dengan data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan. Staf Bidang Sarpras Pupuk, Edy Utomo, menyebut serapan pupuk subsidi hingga September 2025 rata-rata sudah mencapai 60 persen dari total alokasi.

“Alokasi pupuk tahun ini setelah realokasi kedua, Magetan mendapat 23.634 ton urea, 19.569 ton NPK, 24,4 ton NPK formula khusus, dan 10.339 ton pupuk organik. Dari jumlah itu, serapannya sekitar 60 persen,” ungkap Edy.

Ia menambahkan, realokasi sempat menambah pasokan sekitar 300 ton NPK. Meski demikian, tidak ada kendala besar dalam distribusi pupuk di lapangan. 

“Hanya ada kendala teknis kecil, seperti KTP petani yang buram sehingga tidak terbaca sistem. Itu bisa segera diatasi,” jelasnya.

Edy menjelaskan, mekanisme penebusan pupuk kini lebih fleksibel. Petani bisa langsung melakukan pembelian di kios resmi tanpa harus melalui kelompok tani. Adapun sasaran penerima pupuk subsidi sudah ditetapkan untuk sepuluh komoditas, mulai dari padi, jagung, kedelai, tebu, kopi, kakao, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga ubi kayu.

“Komoditas lain seperti kubis memang belum terakomodasi, tapi kami sudah melakukan usulan ke kementerian. Mudah-mudahan ke depan bisa dimasukkan,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, petani berharap kelancaran distribusi pupuk terus terjaga, sehingga kebutuhan musim tanam kedua di Magetan tidak terganggu.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

    Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah balon udara jatuh di pemukiman warga di Kelurahan Tonatan Kecamatan Kota, Ponorogo Jawa Timur pada Sabtu (07/06/2025) sekitar pukul 6.00 WIB. Jatuhnya balon udara itu terekam kamera warga dan viral di media sosial. Balon dengan tinggi sekitar 7 meter dan diameter 3 meter tersebut jatuh menimpa rumah milik Parni […]

    Bagikan
  • 37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 37 warga binaan dengan kategori risiko tinggi dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur resmi dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan, Minggu (28/07/2025). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiono, mengungkapkan bahwa seluruh warga binaan tersebut dipindahkan setelah melalui proses asesmen, penyidikan, dan […]

    Bagikan
  • LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

    LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – DPRD Kabupaten Ngawi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa (23/6/2026). Agenda rapat juga diisi dengan penyampaian jawaban Bupati Ngawi atas pandangan umum enam fraksi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Soroti Piutang Daerah Tahun 2024 sebesar Rp. 21 Miliar

    DPRD Kota Madiun Soroti Piutang Daerah Tahun 2024 sebesar Rp. 21 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Madiun terus berjalan secara intensif. Dalam Rapat Paripurna pada Rabu (21/05/2025), Fraksi-Frkasi DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah hal, salah satunya Piutang Daerah. Saldo netto piutang pendapatan tahun 2024 tercatat sebesar Rp.21.8 Miliar. Nominal tersebut meningkat jumlahnya jika dibanding dengan saldo piutang pada […]

    Bagikan
  • Tidur di Pinggir Jalan, Motor Warga Ngawi Dicuri, Pelaku Diciduk

    Tidur di Pinggir Jalan, Motor Warga Ngawi Dicuri, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi cepat jajaran Tim Resmob Satreskrim Polres Magetan bersama Polsek Maospati berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sempat viral terekam kamera CCTV di kawasan Jalan Nasional Maospati–Ngawi, tepatnya di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Pelaku berinisial S alias Tomblok (42), warga Kecamatan Karas, Magetan, berhasil ditangkap kurang dari 12 […]

    Bagikan
expand_less