Berita Terkini
Trending Tags

Dikbud Kabupaten Madiun Redistribusi SD Negeri, Seimbangkan Rasio Guru dan Murid

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan kepala Sekolah di Kabupaten Madiun mengikuti bimbingan teknis, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tengah menyiapkan langkah redistribusi sejumlah Sekolah Dasar Negeri. Kebijakan ini diarahkan untuk menata ulang distribusi guru dan tenaga kependidikan yang dinilai tidak seimbang dengan jumlah peserta didik di beberapa sekolah.

Kepala Dikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan kebijakan tersebut berangkat dari temuan bahwa ada sekolah dengan jumlah guru berlebih tetapi kekurangan murid. Sementara disisi lain terdapat sekolah yang mengalami kondisi sebaliknya.

“Yang kami lakukan adalah redistribusi sumber daya tenaga pendidik dan kependidikan agar pelayanan pembelajaran lebih maksimal,” ujar Agus saat ditemui Jumat (14/11/2025).

Menurut Agus, penataan ulang penempatan guru dilakukan untuk mengatasi ketimpangan yang selama ini berpengaruh terhadap kualitas layanan pendidikan. Guru dari sekolah dengan murid sedikit akan dipindahkan ke sekolah yang jumlah siswanya lebih banyak.

Namun kebijakan ini, kata Agus, sering disalahpahami masyarakat sebagai bentuk penggabungan atau penghapusan sekolah. Ia menegaskan bahwa redistribusi guru berbeda dengan regrouping maupun merger. Utamanya karena regrouping menyangkut pengelolaan aset daerah dan prosesnya lebih kompleks.

“Kami tidak ingin langkah ini menimbulkan masalah baru, baik dari sisi aset maupun status lembaga pendidikan,” tegasnya.

Agus menambahkan, meski jumlah murid di beberapa sekolah menurun, status sekolah tetap dipertahankan karena masih tercatat sebagai aset daerah. Dinas akan berkoordinasi dengan BPKAD dan pemerintah desa untuk memastikan aset tersebut tetap dimanfaatkan.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah menjadikan bangunan sekolah dengan jumlah murid sangat sedikit sebagai sanggar seni dan budaya. Hal itu sejalan dengan identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia.

Kebijakan redistribusi guru juga berdampak pada murid. Sekolah dengan jumlah siswa sangat sedikit berpotensi digabungkan secara administratif dengan sekolah terdekat. Namun tanpa menghapus status asetnya.

Agus memastikan keputusan ini diambil berdasarkan analisis menyeluruh, termasuk kondisi demografis dan geografis setiap wilayah.

“Semua keputusan kami ambil berdasarkan kajian data dan kondisi lapangan. Sekolah yang masih punya semangat dan kreativitas tetap kami beri kesempatan, tentu dengan masa evaluasi,” pungkasnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • Ketimpangan Distribusi Program MBG di Magetan, Perluasan Sasaran Belum Diiringi Pemerataan

    Ketimpangan Distribusi Program MBG di Magetan, Perluasan Sasaran Belum Diiringi Pemerataan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai mencakup guru dan tenaga kependidikan sejak Januari 2026 membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan pelaku pendidikan. Namun, pelaksanaan di Kabupaten Magetan justru memunculkan ironi. Ketika kelompok penerima manfaat bertambah, ribuan siswa di sejumlah wilayah masih belum merasakan program MBG sejak pertama kali digulirkan. […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Tebu Terguling di Karas Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    Truk Bermuatan Tebu Terguling di Karas Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah truk bermuatan tebu terguling di Jalan Raya Glodok–Kendal, tepatnya di depan SDN Jungke, Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (12/06/2025). Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan sempat mengakibatkan kemacetan. Kejadian bermula saat truk bernomor polisi H 9512 AE yang dikemudikan Bagus Yuhana […]

    Bagikan
  • Operasi Zebra Semeru 2025 di Ponorogo, Tilang Manual Berlaku Lagi

    Operasi Zebra Semeru 2025 di Ponorogo, Tilang Manual Berlaku Lagi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo mengerahkan sekitar 300 personel gabungan dalam Operasi Zebra Semeru 2025 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025. Apel pasukan digelar di halaman Mapolres Ponorogo pada Senin (17/11/2025), melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, serta berbagai instansi pendukung lainnya. Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu […]

    Bagikan
  • Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tren penggunaan transportasi publik kereta api di wilayah Madiun Raya mengalami lonjakan drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan layanan KA Lokal Bias (Bandara Adi Sumarmo) selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). ​Hingga penutupan periode libur pada 4 Januari 2026, total […]

    Bagikan
  • Alat Berat Excavator Evakuasi Material Longsor di Lereng Wilis Dusun Kandangan Madiun

    Alat Berat Excavator Evakuasi Material Longsor di Lereng Wilis Dusun Kandangan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah alat berat excavator sedang berupaya membersihkan material longsor di Lereng Wilis, Dusun Kandangan, Desa Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Sabtu (1/2/2025). Longsor yang sebelumnya memutus akses dan sulit dilalui oleh pejalan kaki kini mulai menunjukkan perkembangan. Sebagian jalur sudah dapat dibuka, meskipun tim evakuasi masih terkendala dengan keberadaan pohon-pohon besar […]

    Bagikan
expand_less