Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Magetan Tegaskan Seleksi Sekda Harus Bebas dari Jual-Beli Jabatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Magetan, Suratno, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Magetan, Suratno, menepis isu adanya kepentingan politik dan praktik “balas budi” dalam seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Ia memastikan pengisian jabatan strategis ini wajib berjalan bersih, transparan, dan jauh dari jual-beli jabatan.

“Bupati sudah menyampaikan dalam video yang viral itu. Pemkab punya tim pansel, Kepala BKD juga memiliki catatan lengkap untuk mengisi jabatan kosong. Semua terakreditasi dan kredibel,” kata Suratno, Jumat (15/08/2025).

Ia menegaskan DPRD menolak keras adanya kepemimpinan yang lahir dari transaksi jabatan. “Waktu itu memang kami mengusung pasangan terpilih Bunda Sumantri dan Kang Suyatni, tapi itu di luar komitmen soal jabatan. Tidak boleh, betul-betul tidak boleh,” ujarnya.

Menanggapi kabar bahwa ada kandidat Sekda yang disebut “jago” DPRD, Suratno meminta publik mencari informasi dari sumber yang jelas. “Yang penting, Bupati sudah menyampaikan siapa yang jadi calon makelar jabatan. Kami siap menerima aduan,” tegasnya.

Suratno berharap posisi Sekda diisi birokrat yang kredibel, berintegritas, dan mampu menyatukan birokrasi pasca Pilkada dan PSU. “Saya sepenuhnya percaya pada kinerja pansel,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengingatkan seluruh ASN menjauhi praktik jual-beli jabatan. “Kalau ada yang mengatasnamakan Bupati atau Wakil Bupati untuk jual-beli jabatan, laporkan ke saya,” ucapnya dalam sebuah video yang beredar.

Sikap tegas ini diapresiasi Beni Ardi, pegiat anti-korupsi dari LSM Magetan Center. Ia menyatakan akan memantau proses seleksi demi Magetan yang bersih dari KKN. “Yang dicari itu Sekda, bukan juru bicara partai atau tukang stempel proyek. Harus bebas dari KKN—bukan ‘Koneksi, Kedekatan, dan Nepotisme’,” tegasnya.

Menurut Beni, seleksi kali ini menjadi ujian serius wajah birokrasi Magetan. “Kalau mau Magetan maju, mulai dari pejabat yang bersih dan birokrasi yang waras,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Magetan Antusias Tukar Uang Pecahan Baru untuk Persiapan THR Lebaran

    Warga Magetan Antusias Tukar Uang Pecahan Baru untuk Persiapan THR Lebaran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Antusiasme warga terlihat saat layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia digelar di halaman Masjid Agung Magetan, Senin (9/3/2026) siang. Masyarakat datang untuk menukarkan uang lama dengan pecahan baru yang akan digunakan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran. Penukaran uang ini merupakan bagian dari layanan kas keliling yang difasilitasi Bank […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
  • Pertuni Kota Madiun Gelar Pelatihan Terapi Kesehatan Tradisional bagi Tunanetra

    Pertuni Kota Madiun Gelar Pelatihan Terapi Kesehatan Tradisional bagi Tunanetra

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Madiun mendapatkan pelatihan terapi kesehatan tradisional di Aula Shelter Dinas Sosial PPPA Kota Madiun, Jalan Srindit, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Mangunharjo, Rabu (05/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah peserta tunanetra yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas tunanetra […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun resmi menetapkan Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2022. Penetapan status hukum dilakukan usai pemeriksaan intensif selama lebih dari enam jam pada Rabu, 6 Agustus […]

    Bagikan
  • Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia sekitar 8 tahun terakhir tinggal di gubuk reyot Jalan Paus Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Petugas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun telah meninjau kondisi keduanya. Hasil pendataan, pasangan lansia bernama Marmin dan Nyanirah itu sejatinya bukan warga Kota Madiun. “Pak […]

    Bagikan
  • Harga Sapi Kurban di Ngawi Berangsur Naik Jelang Idul Adha 2026

    Harga Sapi Kurban di Ngawi Berangsur Naik Jelang Idul Adha 2026

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang Idul Adha 2026, harga sapi kurban di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai mengalami kenaikan. Tren ini muncul seiring membaiknya kondisi kesehatan ternak setelah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kini semakin terkendali. Dalam beberapa tahun terakhir, PMK sempat memukul pasar hewan kurban, khususnya sapi. Kekhawatiran masyarakat terhadap penularan penyakit […]

    Bagikan
expand_less