Berita Terkini
Trending Tags

Hutan Jati Terbakar Hebat di Sampung, Asap Ganggu Jalur Ponorogo–Magetan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hutan jati timbulkan asap tebal di jalur utama. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan jati kembali terjadi di wilayah Perum Perhutani BKPH Sampung, KPH Madiun, Selasa (21/7/2026). Kobaran api yang melanda petak 62 di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, tidak hanya menghanguskan sekitar dua hektare hutan, tetapi juga menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Ponorogo–Magetan.

Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi cuaca yang kering, tumpukan daun jati, serta tiupan angin kencang membuat api cepat membesar dan merembet ke semak serta ilalang di sekitar kawasan hutan.

Sejumlah warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, terutama saat kobaran mulai mendekati badan jalan. Asap tebal yang menutupi ruas jalan membuat jarak pandang pengendara berkurang sehingga membahayakan pengguna jalan.Salah seorang warga, Zainul Rohman, mengaku awalnya melintas dari arah Magetan menuju Ponorogo. Saat melihat hutan terbakar dan belum ada petugas di lokasi, ia bersama warga lain berinisiatif membantu memadamkan api agar tidak semakin meluas.

“Saya tadi mau ke Ponorogo dari arah Magetan. Jalannya penuh asap dan bau asap. Ternyata hutannya terbakar. Karena belum ada petugas, saya berusaha memadamkan api agar tidak menyebar ke mana-mana,” ujar Zainul Rohman.

Sementara itu, Petugas Perhutani BKPH Sampung, Andik Kuswoyo, menjelaskan tim sebenarnya telah melakukan pemadaman sejak api pertama muncul sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Namun, pada malam hari pihaknya kembali menerima laporan bahwa api muncul lagi di lokasi yang sama.

“Api mulai muncul sekitar pukul tiga sore. Tim sudah melakukan pemadaman sampai pukul tujuh malam, tetapi kami mendapat laporan api kembali muncul. Luas area yang terbakar kurang lebih dua hektare. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Andik.

Selain merusak tanaman jati dan vegetasi di kawasan hutan, kebakaran juga berpotensi merusak ekosistem serta menurunkan kualitas tanah apabila terus berulang. Hingga Selasa malam, petugas bersama warga masih melakukan upaya pemadaman dan pemantauan untuk mencegah api kembali meluas. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramainya informasi terkait beras premium yang diduga oplosan menjadi keresahan tersendiri bagi pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM). Mereka merasakan dampak turun minat pembeli terhadap beras kualitas premium. Bahkan, sepekan terakhir tidak konsumen yang membeli beras tersebut. “Sudah seminggu ini tidak ada yang beli. Memang jarang yang minat tetapi biasanya […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Dari Aspirasi Jadi Korupsi ? Kasus Pokir di Magetan Seret Ketua DPRD dan 5 Lainnya Jadi Tersangka Play Button

    Dari Aspirasi Jadi Korupsi ? Kasus Pokir di Magetan Seret Ketua DPRD dan 5 Lainnya Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tahun 2020–2024. Penetapan ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, yang juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka dan langsung menahan seluruhnya. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menjelaskan bahwa tiga […]

    Bagikan
  • Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun  – Kebakaran melanda rumah sekaligus toko kelontong milik Siman (76) dan Sutari (75) di Jalan Gajah Mada, Kota Madiun, pada Senin (17/2/2025) sekitar pukul 10.58 WIB. Petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun menerjunkan 2 unit mobil penembak dan 2 unit mobil suplai dalam peristiwa ini. Kobaran api […]

    Bagikan
  • Peringati Harlah Pancasila, Bupati Madiun Sebut Sebagai “Way of Life”  Bangsa Indonesia

    Peringati Harlah Pancasila, Bupati Madiun Sebut Sebagai “Way of Life”  Bangsa Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar tingkat SMP dan SMA, hingga mahasiswa. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian […]

    Bagikan
  • Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

    Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 tahap kedua masih berlangsung dan menjadi ajang perebutan ketat para peserta. Namun, sebanyak lima peserta asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dinyatakan gugur lantaran tidak hadir saat ujian. Ujian dilaksanakan di Asrama Haji, Kota Madiun, pada Rabu (14/05/2025). Ketidakhadiran lima […]

    Bagikan
expand_less