Berita Terkini
Trending Tags

2 Mobil Damkar Madiun Rusak Berat, Tinggal 3 Armada Layani Seluruh Wilayah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi 2 Unit kendaraan pemadam kebakaran rusak di sebuah bengkel di Caruban. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kesiapsiagaan penanganan kebakaran di Kabupaten Madiun sedang menghadapi tantangan. Dari total lima unit mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, dua armada kini harus menjalani perbaikan di bengkel akibat mengalami kerusakan berat. Kondisi itu membuat hanya tiga unit yang saat ini melayani seluruh wilayah Kabupaten Madiun.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan berkurangnya jumlah armada berpotensi memengaruhi kecepatan respons petugas saat terjadi kebakaran, terutama jika insiden berskala besar terjadi di lokasi yang berjauhan.

“Karena armadanya terbatas, mau tidak mau kami harus meminta bantuan unit dari pos lain untuk menangani kebakaran besar. Tentu membutuhkan waktu tambahan karena jarak antarpos cukup jauh,” kata Andy, Selasa (21/7/2026).

Saat ini, lima armada pemadam terbagi di tiga pos pelayanan. Namun, dua kendaraan harus menjalani perbaikan yang diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua bulan. Selama periode tersebut, tiga armada yang tersisa harus menangani seluruh layanan pemadaman kebakaran maupun operasi penyelamatan di Kabupaten Madiun.

Andy menjelaskan tingginya intensitas tugas membuat armada bekerja hampir setiap hari, baik untuk memadamkan kebakaran maupun menjalankan berbagai operasi penyelamatan. Akibatnya, beban kerja kendaraan menjadi semakin berat ketika jumlah armada berkurang.

“Karena kegiatan kami hampir setiap hari, baik penanganan kebakaran maupun penyelamatan, kendaraan yang digunakan memang terus beroperasi,” ujarnya.

Menurut Andy, kondisi tersebut menjadi alasan kuat agar penambahan armada masuk dalam prioritas Pemerintah Kabupaten Madiun. Dengan jumlah kendaraan yang lebih memadai, layanan pemadaman diharapkan tetap optimal meski ada armada yang menjalani perawatan.

“Kalau ada tambahan armada, saat satu kendaraan rusak atau sedang pemeliharaan masih ada unit cadangan. Ketika terjadi kebakaran besar, personel dari pos lain juga bisa langsung menyusul sehingga proses pemadaman lebih cepat dan kerugian masyarakat bisa ditekan,” jelasnya.

Di sisi lain, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun juga akan mendapat tambahan satu unit mobil pemadam berukuran kecil yang dirancang khusus untuk menjangkau kawasan pegunungan. Armada tersebut direncanakan hadir pada tahun depan setelah mendapat persetujuan Bupati Madiun.

Menurut Andy, kendaraan itu dibutuhkan karena akses jalan di wilayah dataran tinggi banyak yang sempit sehingga sulit dilalui mobil pemadam berukuran besar.

“Kendala paling besar memang saat ada kebakaran di daerah pegunungan karena jalannya sempit. Alhamdulillah, Pak Bupati sudah menyetujui pengadaan satu unit khusus itu untuk tahun depan,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Madiun Sita Aset Terpidana Korupsi Transaksi Fiktif Bank Jatim

    Kejari Kota Madiun Sita Aset Terpidana Korupsi Transaksi Fiktif Bank Jatim

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – Kejaksaan Negeri Kota Madiun melakukan penyitaan terhadap aset harta benda milik Ahmad Septian Hardianto (37), terpidana kasus korupsi transaksi fiktif Bank Jatim Madiun. Korps Adhyaksa tersebut tengah melakukan pelacakan terhadap aset yang bersangkutan. Hal itu didasari mantan penyelia bank tersebut belum membayarkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 2,83 miliar. Arfan […]

    Bagikan
  • Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik rencana pengadaan mobil dinas yang sempat memicu aksi mahasiswa di depan DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025), akhirnya mendapat jawaban dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, memastikan bahwa pos anggaran untuk kendaraan dinas senilai hampir Rp. 10 miliar sudah tidak lagi digunakan untuk pembelian mobil baru. Dana tersebut dialihkan […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Magetan, Senin (17/11/2025). Agenda tahunan ini menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan berlalu lintas yang akan berlangsung selama dua pekan, hingga 30 November 2025. Apel dipimpin Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol […]

    Bagikan
  • Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri. Rafli yang juga pemilik RQ […]

    Bagikan
  • Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Praktik pengangkatan anak secara ilegal menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Pemkab mengingatkan proses adopsi tidak boleh dilakukan sembarangan karena celah dalam prosedur dapat dimanfaatkan sebagai kedok perdagangan anak dan eksploitasi manusia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Madiun meminta kepala desa ikut menjadi tangan panjang pemerintah daerah dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
  • Petakan Titik Kerawanan Suroan 2026 di Madiun, Anarkisme Ditindak Tegas 

    Petakan Titik Kerawanan Suroan 2026 di Madiun, Anarkisme Ditindak Tegas 

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aparat keamanan menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan anarkis maupun penyebaran ketakutan di tengah masyarakat selama peringatan Bulan Muharram atau Suro 2026. Titik-titik kerawanan telah dipetakan dan ratusan personel gabungan disiagakan untuk memastikan situasi di Madiun Raya tetap aman dan kondusif. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi […]

    Bagikan
expand_less