Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebagai lembaga legislasi, DPRD Ponorogo berupaya memastikan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berjalan terarah dan berkualitas. Menyongsong tahun 2026, para wakil rakyat telah menyiapkan enam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk dibahas bersama Eksekutif. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan Rancangan Perda (Raperda) inisiatif DPRD Ponorogo.

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengungkapkan bahwa penyusunan propemperda dilakukan sebelum penetapan APBD 2026. Dari enam agenda pembentukan Perda, empat merupakan regulasi tahunan yang wajib dirampungkan. Keempatnya meliputi Raperda APBD 2027, Laporan Pertanggungjawaban Bupati tahun 2025, perubahan APBD 2026, serta Perda tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang rencananya direvisi oleh Pemkab Ponorogo.

“Dua lainnya merupakan Perda inisiatif hasil kajian DPRD yang diserap dari aspirasi masyarakat dan dibahas di masing-masing komisi,” jelasnya.

Dua Raperda inisiatif tersebut tentang pelayanan bidang pangan, pertanian, dan perikanan yang menjadi pembahasan Komisi B serta tentang penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas yang dibahas oleh Komisi D. Dwi berharap tiap tahun setidaknya dua komisi dapat melahirkan regulasi baru yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Kami tidak mengejar kuantitas Raperda inisiatif, tetapi kualitas dan sejauh mana aturan ini mampu memberi dampak positif bagi masyarakat,” tegas politisi yang akrab disapa Kang Wi tersebut.

Ia menambahkan, Raperda inisiatif harus memiliki implikasi langsung terhadap kebutuhan daerah. Sebagai contoh, aturan tentang pangan diharapkan mampu menyambung prioritas program ketahanan pangan yang saat ini tengah menjadi fokus pemerintah pusat. “Pemerintah pusat sedang konsen pada isu ketahanan pangan, dan tentu kami di daerah ikut mendorongnya melalui regulasi yang relevan,” pungkasnya. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul insiden keracunan yang terjadi di salah satu SPPG di Kecamatan Mejayan. Insiden yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gejala keracunan itu disebut sebagai peringatan serius bagi para pengelola […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Pembersihan Material Longsor Jalur Nasional Ponorogo-Trenggalek Tunggu Pemetaan, Rawan Longsor Susulan

    Pembersihan Material Longsor Jalur Nasional Ponorogo-Trenggalek Tunggu Pemetaan, Rawan Longsor Susulan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Musibah tanah longsor yang membawa material batu berukuran raksasa menutup total jalur nasional penghubung Ponorogo–Trenggalek. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari. Tebing batu di sisi jalan tiba-tiba […]

    Bagikan
  • Diskominfo Kota Madiun Eksekusi Kabel Fiber Optik Semrawut, Provider Diminta Sistem Ducting

    Diskominfo Kota Madiun Eksekusi Kabel Fiber Optik Semrawut, Provider Diminta Sistem Ducting

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penertiban terhadap kabel fiber optik yang semrawut bukan sekedar gertak sambal dari Pemerintah Kota Madiun. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat, penertiban dan perapian kabel itu mulai dilakukan pada Jumat (09/01/2026) di Jalan Panglima Sudirman Kota Madiun. Tunggul Priyono, Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Arnowo Widjaja Terpilih Sebagai Ketua KONI Kabupaten Madiun Secara Aklamasi, Dapat Dukungan 30 Cabor.

    Arnowo Widjaja Terpilih Sebagai Ketua KONI Kabupaten Madiun Secara Aklamasi, Dapat Dukungan 30 Cabor.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tahun 2025. Hasil rapat Musorkab Arnowo Widjaja terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun periode 2025-2029 secara aklamasi Minggu Siang (23/02/2025). Mantan Kepala Dinas Perkim tersebut mendapat dukungan penuh dari sebanyak 30 Cabang Olahraga (Cabor) […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual […]

    Bagikan
expand_less