Berita Terkini
Trending Tags

Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto saat melakukan Grand Opening SPPG di Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan,
Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul insiden keracunan yang terjadi di salah satu SPPG di Kecamatan Mejayan.

Insiden yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gejala keracunan itu disebut sebagai peringatan serius bagi para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bupati menilai, kelalaian dapat terjadi karena SOP tidak dijalankan secara ketat.

“Kami mohon maaf karena mungkin ada kelalaian dari pihak SPPG. Kami selalu tekankan semua harus sesuai SOP dan melibatkan Dinas Kesehatan dalam verifikasi kelayakan dan higienitas makanan,” ujar Hari Wuryanto, Sabtu (29/11/2025).

Hari memastikan operasional SPPG yang diduga menjadi sumber insiden telah dihentikan sementara. Penghentian dilakukan guna mempermudah evaluasi dan penelusuran penyebab pasti masalah.

“Kemarin saya minta stop dulu. Akan kita tinjau kembali dan kita berikan arahan supaya jelas permasalahannya di mana,” tegasnya.

Ia menyebut, pengawasan kini diperketat mengingat Ketua Satgas SPPG adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun. Pemkab disebut ingin memastikan seluruh SPPG bekerja disiplin dan tujuan program benar-benar dirasakan masyarakat.

Bupati menambahkan, penghentian bersifat sementara hingga proses analisis selesai. Ia menyatakan evaluasi akan dipercepat agar layanan dapat beroperasi kembali.

“Secepatnya akan kita analisa dan koordinasikan supaya bisa segera beroperasi kembali,” ujarnya.

Pemkab juga menjamin penerima manfaat akan mendapat sosialisasi terkait insiden tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Ada sedikit kekurangan yang perlu kita benahi, dan itu harus disampaikan agar tidak memicu kegaduhan,” tambahnya.

Usai menghadiri Grand Opening SPPG di Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Hari Wuryanto menyampaikan bahwa jumlah SPPG di Kabupaten Madiun terus meningkat.

“SPPG ini yang ke-27 yang sudah beroperasional. Mudah-mudahan bisa membantu menyukseskan program MBG Presiden,” kata Hari.

Pemkab mengikuti arahan Badan Gizi Nasional terkait target jumlah layanan. Kabupaten Madiun diproyeksikan memiliki 45 hingga 50 SPPG yang beroperasi penuh.

“Kita dirata-rata di angka 2.500 penerima. Mudah-mudahan Desember bisa terpenuhi dan semester depan semua sudah bisa menikmati layanan MBG,” tutupnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan di Kabupaten Madiun bertambah. Kali ini, SPPG di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan resmi beroperasi pada Rabu (24/09/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun serta disaksikan oleh stakeholder terkait. Dapur ini bakal menyediakan makan bergizi […]

    Bagikan
  • Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun […]

    Bagikan
  • Penusukan di Depan Pasar Ngale, Pemilik Angkringan Tewas

    Penusukan di Depan Pasar Ngale, Pemilik Angkringan Tewas

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi penusukan terjadi di depan Pasar Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis (28/08/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Seorang pria tak dikenal menikam seorang pemilik angkringan hingga meninggal dunia. Pelaku disebut datang lebih dulu ke salah satu angkringan dan memesan kopi. Beberapa waktu kemudian korban tiba di lokasi dengan sepeda motor, lalu […]

    Bagikan
  • Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

    Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menetapkan dua desa sebagai zona merah rawan tanah longsor. Dua wilayah tersebut yakni Desa Banaran, Kecamatan Pulung, dan Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Penetapan status tersebut dilakukan setelah adanya identifikasi dari tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menilai kondisi geografis kedua desa berada […]

    Bagikan
  • Rumah Warga Sidorejo Magetan Roboh, Diduga Akibat Lapuk dan Cuaca Ekstrem

    Rumah Warga Sidorejo Magetan Roboh, Diduga Akibat Lapuk dan Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah rumah milik Misran (46), warga Dukuh Balipanjang, Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, roboh pada Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 09.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, Misran diketahui tengah berada di dapur. Tiba-tiba, bagian kuda-kuda atap rumah patah dan menyebabkan bangunan ambruk. Diduga kuat, […]

    Bagikan
expand_less